---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Di negeri para kurcaci, semua orang mengenal Gimik. Karena Gimik disegani orang, karena Gimik ditakuti orang, karena seragam Jendralnya yang penuh bintang membuat kekuasannya lebih besar dari mentri, presiden bahkan dewa-dewa.Jangan heran, di sebuah negeri fasis, pemilik peluru dan senjata adalah raja, despot,dan diktatur. Gimik kenal betul powernya itu, makanya dia terus memelihara ketakutan di tengah masyarakat sipil non tentara.Menurut dia " Ketakutan dan depresi bagus untuk menjaga stabilitas nasional " Tapi tampang Gimik tidaklah menyeramkan. Tidak ada air muka antagonis di sana. Walaupun sebagai panglima angkatan bersenjata, dia terkenal keras, bengis, represif, dan pengguna metode " hancurkan sampai menjadi debu" dalam menggasak oposisi, separatisme di daerah, Gimik selalu tampil penuh senyum bagai nabi-nabi. Setiap minggu siaran TV nasional diwajibkan mewawancara sang tokoh satu itu, memberikan dia kesempatan bicara soal wejangan, tentang kesatuan bangsa, tentang perlunya rasa nasionalisme, dilengkapi sejumlah falsafah kromo penuh bunyi-bunyian sang sekerta. Kalau sedang begini Jendral Gimik memang lebih mirip raja Majapahit dari pada militer karir yang diraihnya melalui jilat-menjilat, singkir menyingkirkan, lomba kumpul darah dan korban pembunuhan terbanyak dll. Gimik memang penuh dengan gimmick.Omongannya penuh dengan kalimat klise yang datar dan retorika kosong. Coba dengar apa kata dia ketika ditanya soal demokrasi oleh wartawan asing. " Demokrasi negeri kami adalah demokrasi terbesar di dunia, yang mana kekuasaan sipil dituntun oleh militer,sebab tidak ada satu demokrasi tanpa pertahanan yang kuat " Tapi di negara anda, orang sipilkan belum pernah merdeka ? lanjut wartawan itu. Gimik menjawab, " Kami tidak pernah menjajah sipil, tugas kami adalah sebagai pembimbing politik masyarakat. Tugas kami adalah mempertahankan kesatuan bangsa dari ancaman luar.. bla..bla..bla.." Gimik sangat anti dengan GPM ( Gerakan Pulau Merdeka) yang seperti virus flu mulai melanda semua pojok negeri Kurcaci.Gimik tidak peduli alasan ketidak adilan pembagian kue pembangunan. Cuek terhadap jeritan kemiskinan daerah dibandingkan kekayaan hierarchy dan kroni di pusat. Dalam susunan komando, Gimiklah yang memberikan perintah untuk menumpas habis, membantai satu suku keras kepala di ujung utara pulau Salomon. Gimik bukan saja telah menciptakan genocide, neraka dan purgatory. Tapi dia sudah menganggap dirinya sebesar Tuhan.Jelas dia sanggup juga menciptakan surga bagi dirinya atau gengnya sendiri, misalnya seperti bikin pesta orgy, foya-foya di luar negeri, yang duitnya adalah produk peras atau bagi profit dengan konglomerasi asing yang memerlukan satpam dan algojo setiapkali mengeruk bumi anak negri. Seperti layaknya militer,Jumlah bintang di dada Gimik sebanding dengan jumlah wanita simpanan yang dia miliki. Makanya tidak heran istri para perwira Abri bertampang kuyup dan menyedihkan lantaran jarang disentuh suaminya sendiri, Gimik licik bagai belut dan mollusk.Karakternya susah diterka bagai Abyss. Suatu hari dia bisa kongkow-kongkow dengan seorang temannya sendiri dalam sebuah Kareoke Club , menikmati minuman dan kehangatan tubuh para hostess. Ketika sang sahabat dalam mabuknya mulai ngoceh meledek dan membuat guyon para tentara, esok harinya dia hilang tidak pernah kembali kerumah. Dia Dilenyapkan lantaran dianggap " berbahaya ". Sudah puluhan manusia hilang lantaran beginian, sudah ribuan nyawa manusia yang musnah lantaran Gimik tidak menyukai kritik dan perpecahan nasional. Kemanusian Gimik sesungguh nya setipis ismus . tangisan janda dan anak kecil, ratapan manusia miskin. jeritan manusia sekarat ketika tubuh mereka dirajam peluru anak buah, baginya tidak berarti apa apa. Meniru adegan film Apocalypse Now, dia malah berujar " Saya suka mencium bau misiu di pagi hari " ketika dia datang di sebuah perkampungan yang penduduknya baru saja dibantai kesatuannya. Dengan penuh canda dia malah menganjurkan para pasukan khusus itu untuk menikmati dara dan janda, " itu bukan perkosaan " begitu dia bilang ketika ada yang menanyakan soal rape and muder yang biasa dilakukan anak buahnya, " Itu mau sama mau, You tahulah...yang namanya di gunung dan hutan, para perempuan kan juga butuh kepuasaan. Jadi ini adalah hubungan mutualisma . Karena anak buah saya juga perlu setelah puasa berbulan bulan, jauh dari anak istri " Tapi misteri memang kadang datang susah dihadang dalam kehidupan. Pada suatu hari bu Gimmy mencoba datang menjenguk suami dengan putra sulungnya sendiri ke suatu daerah. Ditengah perjalanan, pada suatu sore yang basah oleh gerimis, rombongan ini manusia elit ini dicegat segerombolan orang. para laki-laki elit dipaksa keluar mobil, disuruh jongkok dan dieksekusi. Para perempuan diperkosa termasuk bu Gimmy bergantian. Sedang putra Gimmy yang masih berumur 14 tahun dipaksa menonton, karena dia meronta ronta, salah seorang penghadang menembak kedua belah kakinya.Setelah semua itu selesai, mereka ditelantarkan di pinggiran jalan, sampai akhirnya ditemukan dan di tolong masyarakat setempat. Tentu saja berita ini menggegerkan negeri kurcaci. Bukan main marahnya Gimik lantaran semua ini. Bukan main sedih dia melihat putra sulungnya sekarang lumpuh dan harus berkursi roda kemana-mana. Masa depan anaknya sirna sudah... Dan alangkah malunya dia, lantaran istrinya telah diperkosa mencoreng kehormatannya. Tapi ada satu sisi yang membuat dia gembira, " Sekarang aku punya alasan untuk membantai semua manusia utara pulau Salomon " Betapa dendam dan murka begejolak dalam dadanya. Betapa dia ingin menghancur leburkan semua kampung dari peradaban. betapa kuat emosi dan spirit untuk meluluh lantakan para separatis, gerombolan pengacau yang telah menyergap rombongan keluarganya. Dalam pidato di TV, Gimik tampil dengan gemilang. memperdayakan masyarakat dengan perlunya UU darurat. Dengan terampil dan meyakinkan dia mengeluarkan " The Godzila of all Gimmicks" " Saudara sebangsa, sudah saatnya kita memadamkan api perpecahan bersama-sama. Negeri kita tercinta ini sedang dalam keadaan kritis. Para anarkis dan Komunis telah bangun menggangu stabilitas negara yang kita cintai ini. Bukan saja mereka berani membunuhi manusia yang tidak bersalah, bahkan anak dan istri sayapun tega mereka siksa danperkosa. Karena itu hari ini saya memaklumkan bahwa negara dalam keadaan darurat.!" Bu Gimmy hamil, tapi lucunya dia tidak mau cabang bayinya digugurkan. Sekeras itu sang suami meminta sang bini untuk aborsi, sekeras itu juga sang Bu Gimmy mempertahankan sang bayi mati-matian. " Bayi ini adalah bayi mukjizat " begitu dia bilang sambil berkaca-kaca. Ketika Gimik melongo dan bertanya apa istimewanya itu bayi ? sang bini malah menyuruh suaminya menunggu sampai 9 bulan lagi. " Percayalah mas, bayi ini berasal dari Tuhan. ini bayi titipan seperti nabi Isa yang istimewa" Jendral Gimik mau bilang apa? Akhirnya diputuskan agar Bu Gimmy melahirkan di Australia, untuk menghindari gosip dan menjaga " stabilitas rumah tangga dan nasional "sang bayi nanti akan diadopsi sebuah keluarga kulit putih di Amerika, keluarga pemilik PT Freeport. 9 Bulan kemudian, saat istrinya melahirkan , Jendral Gimik berhasil menumpas habis para pemberontak. Konon tidak ada satupun mahluk yang sanggup hidup setelah daerahnya diserbu para infantri dan juru bunuh piawai binaan Gimik. Gimik segera terbang ke Australia. Saat menunggu dirumah sakit untuk melihat bayi mukjizat itu, hatinya ketar ketir. " Jangan-jangan bayi itu bertampang tokoh GPM " yang sekarang menetap di Swedia. 10 menit kemudian dia dipersilahkan masuk. Dan melihat sang bini yang sedang memeluk bayi kecil dalam selimut. Dengan perasaan tidak nyaman dia menanyakan soal keistimewaan sang bayi pada istrinya yang senyum- senyum dari tadi . " Apa ajaibnya itu bayi,bu ?" Perlahan Bu Gimmy menyerahkan manusia kecil itu di pangkuan lakinya. Ketika selimut itu lepas alangkah terkejutnya Jendral Gimik.. Menyaksikan tubuh bayi itu penuh dengan tattoo nama-nama prajurit khusus dari Batalion Sliwangi... Dibagian dada cilik itu bahkan tertera nomor code rahasia komando militer. Di pantatnya terdapat nomor resimen dan platon pasukan khusus yang dia bina untuk menumpas gerilya. Tentu saja ini adalah mukjizat. Seperti Damien Omen yang bercap 666 di kepala,tapi Jendral Gimik sangat terpukul. Dia melolong-lolong bagai orang gila. Dia mendamprat semua nama yang dia baca... Sejak itu Jendral Gimik kena Neurotic dan Nephortic syndrome. Kesehatan mentalnya juga terganggu. Seperti anak kecil yang hyperactive, dia sering kena tantrum. Kadang dia tertawa sendirian, kadang dia memaki maki tanpa sebab sendirian. Jendral Gimik sudah tidak waras. Tapi inilah lucunya hidup di negeri kurcaci. Begitu dia pulang, bukannya ditreat sebagai pasien rumah sakit jiwa, di tengah- tengah masyarakat depres, pamornya malah naik ke galaksi Adromeda. Jabatan Gimik sekarang adalah Presiden Kurcaci merangkap Panglima Besar Yang Maha Mulia... Abdul Gimik bin Kodim... Hasan Basri December 11,1999 ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 13 Dec 1999 jam 06:35:49 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
