----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

REHABILITASI MENTAL & EKONOMI RAKYAT ACEH
PCC-ACEH GELAR AKSI KEMANUSIAN DI SERAMBI MEKKAH

BANDA ACEH, Radio Nikoya-FM (Selasa, 14/12).
Suasana di Serambi Mekkah selama bulan suci ramadhan secara menyeluruh
semakin kondusif, walaupun dibeberapa wilayah masih terjadi tindakan
kekerasan. Kondisi semacam ini adalah waktu yang paling tepat untuk semua
pihak saling berfikir jernih, arif dan bijaksana untuk mencari solusi
menyelesaikan konflik di Aceh secara menyeluruh dan tuntas.
"Dalam bulan suci ini pula, People Crisis Centre (PCC-Aceh) bersama rakyat
Aceh mengelar kegiatan Pengabdian Masyarakat di Beutong Ateuh, Beutong Baroh
(Aceh Barat), Idi Rayeuk dan Julok (Aceh Timur), Pusong, Sp. Kramat, Matang
Kuli, Krueng Geukueh (Aceh Utara), Matang Geulumpang Dua, Bireuen (Aceh
Jeumpa), Trieng Gadeng, Meureudu (Pidie), Saree, Sibreh, Lhoong (Aceh Besar)
dan beberapa daerah di Aceh Selatan", kata Juanda, Koordinator PCC-Aceh
kepada Radio Nikoya-FM, semalam.

Menurut Juanda, "Kegiatan itu sangatlah penting untuk segera dilaksanakan
mengingat kondisi objektif masyarakat Aceh saat ini mengalami tingkat stress
dan trauma yang sangat tinggi, akibat terus menerus berlangsungnya konflik
berkepanjangan di Daerah Istimewa Aceh ini, kemudian ekses terjadinya
konflik di Aceh telah mengakibatkan hancurnya mentalitas rakyat, educational
rakyat serta perekonomian rakyat yang pada akhirnya akan melahirkan 'crisis
generation' di Aceh. Upaya penanggulangan itu dilakukan agar jangan sampai
terjadi crisis generation, sehingga harus secepatnya diselesaikan bersama,
jelasnya yang bisa menanggulangi problem tersebut adalah masyarakat Aceh
sendiri. PCC-Aceh akan melakukan upaya proses pendampingan dan proses
perehabilitasian dengan menempuh jalur kemanusiaan dan pengabdian
masyarakat".

Khusus untuk wilayah Beutong Ateuh (Aceh Barat) dimana disana telah terjadi
pembantaian massal terhadap seorang ulama kharismatik Aceh, Tengku Bantaqiah
bersama puluhan santri dan keluarga-nya beberapa waktu lalu, PCC Aceh
didukung oleh masyarakat setempat ingin membangun kembali suasana damai,
tentram tanpa ada lagi rasa ketakutan dan trauma serta merencanakan
menghidupkan kembali pesantren (dayah) Almarhum Tengku Bantaqiah beserta
para santri-nya. "Jika kegiatan tersebut berhasil, Beutong Ateuh akan kita
dijadikan sebagai  basis pendidikan dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan
Islam di Aceh", tambah Juanda.

Secara umum program pengabdian yang dilakukan PCC-Aceh bersama masyarakat di
seluruh Aceh ini, bertujuan untuk menanggulangi dan mengantisipasi
terjadinya 'crisis life' dan 'crisis generation'. Oleh karenanya PCC-Aceh
sangat mengharapkan semua pihak untuk dapat mendukung dan membantu secara
moril maupun materil terhadap terlaksananya program ini dan yang paling
penting untuk diketahui bahwa keberadaan relawan-relawan PCC-Aceh itu
sendiri di tengah-tengah masyarakat Aceh, hanya melakukan kegiatan
kemanusiaan yang tidak bertujuan politis, sebagai pengabdian kepada
masyarakat dan tanggung jawab moral bersama. (Tim).

News Division
RADIO NIKOYA 106.15 FM
Banda Aceh Hit Radio Station
Jaringan Radio Independen Unesco-PBB
http://www.nikoyafm.dk3.com
http://come.to/nikoyafm
Fax : +62.651.21071

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 14 Dec 1999 jam 02:29:40 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke