----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Warga Batee Iliek Masih Trauma Berat

Serambi-Samalanga
Kendati sebagian besar warga Batee Iliek Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireun sejak 
Rabu (14/12)
sudah kembali ke desa, namun hingga kemarin situasi di kawasan tersebut belum begitu 
nomal, setelah
insiden Sabtu pekan lalu. Bahkan, sebagian warga masih trauma berat dengan penyisiran 
yang dilakukan
aparat keamanan yang mengakibatkan musnahnya 37 ruko.
Keterangan yang diperoleh Serambi, Kamis (16/12) menyebutkan, hal serupa juga terjadi 
pada malam
hari. Walau pun, pihak PLN setempat sudah menerangi kembali wilayah yang sempat padam 
akibat
kebakaran, namun banyak warga yang belum berani keluar rumah. Sejumlah meunasah di 
desa tersebut
nyaris sepi karena jamaah shalat tarawih relatif sedikit.
Keterangan yang diperoleh Serambi, kemarin, sebagian penduduk setempat terutama yang 
masih memiliki
huniannya, kini sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Namun mereka mengaku masih 
trauma dengan
peristiwa itu. Sedangkan warga yang rumahnya ludes diamuk api, saat ini masih tinggal 
sementara di
meunasah-meunasah termasuk di rumah familinya sendiri.
Melihat situasi yang masih didera rasa takut, rutinitas warga sehari-hari belum 
berjalan sebagaimana
biasa. Bahkan, banyak barang-barang mereka yang sudah dikemas sehingga siap "angkat" 
jika
sewaktu-waktu insiden serupa kembali terulang. "Kami belum berani ke mana-mana, siapa 
tahu kejadian
serupa kembali terulang," ucap Ahmad Syahbuddin, salah seorang warga.
Ahmad yang kini menumpang di SD Batee Iliek menambahkan, ketidaknyamanan masih sangat 
terasa
terutama pada malam hari. Suasananya jauh berbeda dengan sebelumnya yang hampir setiap 
malam tak
pernah sepi dari keramaian. Ia mengaku, kalau sebelumnya sejumlah meunasah di sana 
setiap malam
dipenuhi jamaah shalat tarawih, tapi belakangan ini sepi.
Serambi yang mengamati langsung ke Batee Iliek kemarin terlihat, situasi di wilayah 
tersebut masih
tampak sepi. Umumnya warga masih diliputi kesedihan yang mendalam. Bahkan, sebagian 
warga terutama
yang huniannya sudah dilalap api hingga kini masih menumpang di meunasah-meunasah atau 
rumah
familinya baik di Samalanga maupun kecamatan tetangga tetangga seperti Bandardua, 
Jeunib, bahkan ada
yang ke Meureudu.
Demikian halnya penduduk Desa Meurah yang bertetangga dengan Batee Iliek. Mereka yang 
juga ikut
"hijrah" ke MIN Cot Meurak, sejak Rabu (14/12) sudah kembali ke desanya. Kemarin, 
semua warga di
sana bergotong royong membangun kembali bale (pos kamling) yang dibakar aparat.
Sejumlah penduduk Batee Iliek dan Meurah Kecamatan Samalanga yang ditemui Serambi 
kemarin mengaku,
walaupun kini mereka sudah kembali ke rumah, namun masih diliputi perasaan was-was.(ag)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Dec 1999 jam 04:02:34 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke