---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Komunitas Korban Tragedi 27 Juli Tuntut Adili Sutiyoso Jakarta, Antara Senin, 20 Desember 1999, 13:24 WIB Tidak kurang dari seribu pemuda yang menamakan dirinya "Komunitas Korban Tragedi 27 Juli 1996" di Jakarta, Senin, melakukan aksi di Balaikota DKI Jakarta menuntut pemerintah segera mengadili Gubernur DKI Sutiyoso. Menurut Edi Siswoyo, juru bicara mereka, Sutiyoso - saat menjadi Pangdam Jaya - terlibat dalam peristiwa 27 Juli 1996 berupa pengambilalihan kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro 58 Jakpus. Mereka mengutip hasil penyelidikan Komnas HAM bahwa tindakan pengambilalihan kantor DPP PDI oleh warga PDI pro-Soerjadi hasil kongres Medan 20-22 Juni 1996, dari warga PDI pro-Megawati saat itu, menimbulkan korban jiwa lima orang meninggal dunia, 149 orang luka-luka, 23 orang hilang, 136 satgas PDI ditahan, kerugian harta benda, dan pelanggaran HAM. Mereka mendesak Sutiyoso mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur DKI paling lambat 1 Januari 2000 karena cacat hukum. Selain itu, mereka mengharapkan DPRD DKI Jakarta segera membuka mata, hati dan telinga, serta tidak lesu darah di dalam melihat, mendengar, merasakan, menampung, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi warga masyarakat ibukota Jakarta untuk meneruskan reformasi total. Setelah dari Balaikota di Jalan Medan Merdeka Selatan itu, mereka berjalan beriring-iringan menuju DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih. Meskipun bulan puasa, banyak di antara mereka yang terlihat merokok dan minum air.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 20 Dec 1999 jam 10:29:09 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
