---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- TAPOL LONDON DUKUNG AKSI MOGOK MAKAN ACEH BANDA ACEH, Radio Nikoya-FM (Sabtu, 22/1). Entah berapa ribu nyawa lagi yang harus dikorban di Serambi Mekkah itu untuk mewujudkan cita-cita rakyat Aceh yang berdaulat dan bermartabat jauh dari penindasan serta ketidakadilan, sementara itu media massa secara tak langsung juga sangat menikmati keberlimpahan materi berita dari berbagai peristiwa panas yang meletus disetiap sudut tanah rencong, bahkan tak jarang pula kita jumpai misalnya berita utama tentang kontak senjata di Pidie dengan foto besar bergambar panser dan militer Chenya yang tentunya sama sekali tidak ada kaitannya dengan isi berita utama yang terpampang dihalaman depan media massa lokal itu. Kini Aceh semakin memanas, suara ledakan bom dan senjata sudah menjadi bagian kehidupan masyarakat di sana, kekerasan demi kekerasan dialami oleh warga sipil setiap hari dan suasana semakin mencekam, ketakutan, kecemasan serta stress tak mampu disembunyikan dari wajah masyarakat di Aceh, kematian bukan lah kabar yang mengejutkan lagi sana, justru yang paling mengejutkan warga jika sehari saja dimedia massa cetak atau elektronik tak dijumpai adanya berita manusia yang tewas dalam berbagai insiden di Aceh. Kampanye anti kekerasan dan anti peperangan yang dilakukan LSM di seluruh wilayah Daerah Istimewa Aceh melalui media elektronik/media cetak, spanduk, selebaran maupun stiker tak mampu mencegah gejolak yang meletus di Pidie, Aceh Utara dan beberapa wilayah Aceh lainnya. Puluhan pernyataan dan himbauan mahasiswa, LSM, organisasi masyarakat kepada pihak yang sedang bertikai agar dapat menghargai hak-hak masyarakat sipil seakan tak mampu merubah keadaan, kekerasan terhadap warga sipil yang terjepit di dekat wilayah pertempuran tak terhindarkan. Aksi mogok makan yang digelar oleh para relawan People Crisis Centre (PCC-Aceh) selama 5 hari untuk memprotes terhadap berbagai tindakan kekerasan kepada warga sipil dan pekerja kemanusiaan di Aceh, hingga telah menumbangkan 14 orang peserta mogok makan itu, namun tak satu pun penguasa militer/sipil di Aceh serta pemimpin gerilyawan Aceh Merdeka yang dapat memberikan jaminan untuk tidak terjadi tindakan kekerasan terhadap warga sipil serta relawan kemanusiaan dengan kondisi seperti sekarang ini. Sebuah organisasi Hak Asasi Manusia Internasional, TAPOL, the Indonesia Human Rights Campaign, Sabtu pagi (22/1) dalam suratnya yang diterima redaksi Radio Nikoya FM, menyatakan, "TAPOL mendukung penuh aksi mogok makan yang dilakukan oleh teman-teman muda relawan PCC (People Crisis Centre) didepan kantor Komnas HAM Perwakilan Aceh yang dimulai sejak Jum'at (14/1). Tuntutan para pemogok makan adalah sangat mulia yaitu menuntut dihentikan tindakan kekerasan dari pihak-pihak yang bertikai di Aceh. Para peserta mogok makan berasal dari berbagai pelosok Aceh seperti Matangkuli, Julok, Idi, Dewantara, Matang Geulmpang Dua, Saree dan dari Aceh Selatan, tempat-tempat dimana konflik ini sedang berlangsung. TAPOL sangat prihatin atas keadaan di Aceh dimana setiap hari korban manusia jatuh dan intimidasi terus berlangsung pada penduduk, terutama pada para pekerja kemanusiaan seperti teman-teman muda relawan PCC Aceh. TAPOL menghimbau kepada pihak-pihak yang bertikai agar menghentikan tindakan kekerasan, agar tercipta suasana dimana kondisi untuk mencari penyelesaian sengketa bisa tercipta", tulis surat organisasi yang berkedudukan di London, Inggris itu. Dalam suratnya pula TAPOL menyatakan keprihatinannya atas kondisi kesehatan para peserta mogok makan yang semakin memburuk dan mereka akan menginformasikan keadaan ini pada dunia internasional agar situasi kemanusiaan yang menyedihkan di Aceh mendapat perhatian perhatian selayaknya. (Tim). News Division RADIO NIKOYA 106.15 FM Banda Aceh Hit Radio Station Jaringan Radio Independen Unsco-PBB www.nikoyafm.2000c.net ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 26 Jan 2000 jam 04:01:19 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
