----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk

LAGI, DUA GEREJA DIRUSAK DI BIMA

        MATARAM, (SiaR, 25/1/2000). Tindak kekerasan terhadap minoritas Kristen di
propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terus berlangsung. Minggu (23/1)
pagi kemarin dua gereja, yang berlokasi di Dusun Jango, Dewan Mbawa,
Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, serta di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa
dirusak oleh ratusan massa.

        Informasi sementara yang diperoleh menyebutkan, para pelaku pengrusakan
konon bukan berasal dari wilayah sekitar peristiwa. Demikian keterangan
Sesdispen Polda NTB Kapten Agus Sutisna kepada para wartawan. Tapi Kapten
Agus ketika diminta mengungkap kronologis peristiwa mengaku belum dapat
memberikannya.

        "Bersabar dulu sebab kami masih menunggu laporan dari Kapolres Bima,"
katanya, seraya menambahkan kerusuhan tak sempat meluas karena kesigapan
aparat keamanan. Ia menyebutkan, pihak kepolisian telah mengidentifikasi
sekitar 30 pelaku pengrusakan gereja tersebut.

        Sementara itu akibat berbagai tindak kekerasan yang dialami warga minoritas
Kristen sejak kerusuhan di kota Mataram pada 17 Januari lalu, ternyata
mengakibatkan warga pemeluk agama Kristen di Kota Sumbawa Besar turut
mengungsi, bahkan ada yang eksodus ke luar daerah.

        Hingga Senin, catatan yang diperoleh dari Polda NTB menyebutkan ada 35
tersangka perusakan, pembakaran, dan penjarahan, serta sebanyak 229 lainnya
dilepas karena tidak cukup bukti. Sedangkan mengenai provakor kerusuhan,
Polda NTB sudah memastikan tujuh orang yang diduga keras sebagai otak
kerusuhan, tiga orang provokator dari Jakarta, dan empat lainnya dari Lombok
NTB.

        Ketika diminta konfirmasinya, Kapten Agus enggan mengiyakan ketika
ditanyakan apakah tiga orang provokator dari Jakarta itu menyangkut nama
Eggy Sudjana, Ketua Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI). Tapi
sumber SiaR di Polda NTB, menyebutkan, Eggy telah diperiksa di Mabes Polri
sehubungan dengan dugaan keterlibatannya dalam kerusuhan Mataram. Eggy
sendiri dikhabarkan sedang bersembunyi, untuk menghindar dari kejaran
wartawan yang ingin meminta konfirmasinya.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Jan 2000 jam 01:30:40 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke