---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Rakyat Merdeka, 20 Januari 2000 HOLBROOKE BERUSAHA MENDIKTE Termakan adanya isu atau memang sengaja mengisukan kudeta militer terhadap pemerintah Presiden KH Abdurrahman Wahid, Dubes AS untuk PBB Richard Holbrooke menyempatkan diri memberi peringatan atas sinyalemen friksi politik internal Indonesia yang menurut pengertiannya sudah menjurus ke arah berbahaya. Dengan mengatasnamakan AS dan masyarakat internasional, dia katakan bahwa semua akan menentang setiap upaya kudeta militer (TNI) yang bertujuan menggulingkan kekuasaan sipil yang sah. Permainan isu tersebut dikembangkan oleh the Washington Post dengan kalimat bernuansa provokasi bahwa AB (TNI) kemungkinan mengupayakan penggulingan Presiden RI daripada tunduk pada suatu investigasi tuduhan kejahatan perang di Timtim. Isu kudeta dan anggapan menghindari investigasi tuduhan kejahatan perang merupakan disinformasi yang sengaja dibisikkan CIA. Tujuannya hanya membuat militer Indonesia tunduk secara psikologis kepada militer lain, khususnya AS sendiri dan mungkin saja pada militer Australia yang baru sibuk ngurusi INTERFET. Bukankah itu kemenangan psywar kedua militer asing tersebut? Jadi apa yang disampaikan Pak Dubes AS tadi sebagai usaha mendikte bangsa Indonesia, supaya arah kebijakan nasional jangan melibatkan militer, tapi sesuai keinginan AS. Lagipula, selama ini tidak sedikitpun ada indikasi kudeta. Benar seperti dikatakan Kapuspen TNI bahwa isu kudeta hanyalah isapan jempol. Sebaiknya pihak luar jangan campur tangan urusan dalam negeri Indonesia. Karena TNI-lah yang lebih tahu persoalan internal serta tidak perlu dikait-kaitkan dengan kudeta. Sangat disayangkan, AS berniat membantu RI dengan cara tidak ikhlas, tapi penuh dalih serta menggunakan tipu daya, sehingga patut disebut sebagai kolonial gaya baru. Dos Santos Jakarta ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Jan 2000 jam 06:15:57 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
