---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 19 Januari 2000 15:30 UTC ** SITUASI DI LOMBOK TETAP PANAS ** WAKIL MALUKU MENYAMBUT GEMBIRA USULAN GUS DUR ** DK PBB TIDAK BERHASIL MENUNJUK KETUA TIM INSPEKSI SENJATA BARU ** PEMERINTAH BARU AUSTRIA RESMI DIBENTUK ** TOPIK GEMA WARTA: UNEK-UNEK MILITER TERHADAP GUS DUR ** TOPIK GEMA WARTA: MATARAM TERKENDALI TAPI MASIH LENGANG * SITUASI DI LOMBOK TETAP PANAS Situasi terakhir di ibukota Mataram sampai Rabu ini masih diberitakan panas. Masyarat membakari barang-barang milik umat Kristen/Katolik yang dikeluarkan dari rumah-rumah tersebut, tetapi tidak membakari rumah tinggal. Menurut sejumlah harian ibukota aparat keamanan bertindak lebih tegas dan lebih keras dibandingkan hari-hari sebelumnya. Hingga saat ini dua orang tewas akibat kerusuhan di NTB, yang sudah berlangsung sejak Senin lalu. Polisi menahan 90 orang pelaku, seperlima di antaranya dituduh memberikan semangat kepada massa. Hingga Rabu pagi tadi, 600 orang penduduk dan 20 orang turis asing telah diungsikan ke Denpasar Bali, atas permintaan sendiri. Ikuti wawancara dengan seorang ibu rumah tangga dalam acara Gema Warta nanti. * WAKIL MALUKU MENYAMBUT GEMBIRA USULAN GUS DUR Wakil warga Maluku di Jakarta, menyambut gembira usulan Presiden Abdurrahman Wahid untuk meminta mantan Perdana Menteri Belanda Ruud Lubbers sebagai perantara dalam konflik di Maluku. Demikian Menteri Luar Negeri Belanda Jozias van Aartsen setelah berbicara dengan para wakil warga muslim dan Kristen di Ambon. Menlu Belanda ini menutup kunjungan resminya di Indonesia Rabu ini juga. Menteri Van aartsen mengulangi, keputusan Uni Eropa untuk tidak memperpanjang embargo senjata terhadap Indonesia, dianggapnya terlalu pagi, tetapi menambahkan saat ini kecil kemungkinan perpanjangan kembali embargo, yang berakhir Senin kemarin. * NAWAZ SHARIF MENOLAK SEMUA TUDUHAN PENGADILAN Mantan Perdana Menteri Pakistan yang digulingkan, Nawaz Sharif menolak semua tuduhan yang diajukan kepada hakim pengadilan. Sharif yang digulingkan Oktober lalu lewat sebuah kudeta militer, dituduh berkhianat terhadap negara dan mencoba melakukan pembunuhan. Pada hari kudeta, Sharif dituduh memberikan perintah untuk menghalangi pendaratan pesawat yang ditumpangi pemimpin militer yang sekarang, Jenderal Pervez Musharraf. Apabila ia dinyatakan bersalah, maka ia bisa mendapat hukuman mati. Lima pegawai mantan Perdana Menteri ini dan saudara laki-lakinya, dituduh bekerja sama dan juga menyatakan diri tidak bersalah. Sidang ini akan dilanjutkan Rabu minggu depan. * DK PBB TIDAK BERHASIL MENUNJUK KETUA TIM INSPEKSI SENJATA BARU Dewan Keamanan PBB tidak mencapai kesepakatan mengenai penunjukkan ketua Tim Inspeksi Senjata PBB yang baru untuk Irak. Menurut Ketua Dewan Keamanan, Duta Besar Amerika Serikat Richard Holbrooke, keputusan ini ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Prancis, Rusia dan Cina menolak penunjukkan Rolf Ekeus, yang dicalonkan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan. Ekeus menjabat sebagai ketua Tim Inspeksi Senjata PBB, UNSCOM, tahun 1997. Dewan Keamanan akan membicarakan kemungkinan pencalonan lain dalam beberapa hari mendatang. * PEMERINTAH BARU AUSTRIA RESMI DIBENTUK Tiga bulan setelah pemilihan umum parlemen di Austria, berhasil dibentuk sebuah pemerintah baru. Partai Sosial-demokrat SPO dan Partai Konservatif OVP memutuskan untuk melanjutkan pemerintahan koalisi. Sejak pemilu Oktober lalu, situasi politik di Austria berada di jalan buntu. Penyebab utama adalah kemenangan besar Partai Ekstrim-kanan FPO pimpinan Jorg Haider, yang menjadi partai kedua terbesar di negara tersebut setelah SPO. Bagi pihak konservatif ini adalah alasan untuk memilih posisi sebagai partai oposisi. Tetapi pihak sosial-demokrat menolak koalisi dengan Haider. Atas desakan Presiden Thomas Klestil, akhirnya SPO dan OVP memutuskan untuk melanjutkan kerjasama yang sudah berlangsung selama 13 tahun. Masih belum ada kejelasan mengenai pembagian kursi menteri di kabinet baru. * SIDANG PERTAMA MAJELIS RENDAH RUSIA YANG BARU Rabu ini Majelis Rendah Rusia, Duma untuk pertama kali bersidang dengan susunan anggota yang baru. Salah satu agenda terpenting adalah memilih ketua baru. Setelah berdebat selama beberapa jam, yang diinterupsi berulang-ulang kali, pilihan dijatuhkan pada mantan ketua Partai Komunis Gennadi Seleznyov. Ia merupakan calon satu-satunya setelah mantan Perdana Menteri Yevgeni Primakov mencabut pencalonan dirinya. Hingga sekarang fraksi Partai Komunis masih tetap menjadi fraksi terbesar di Duma, tetapi untuk pertama kali partai pemerintah dan partai reformasi bersama-sama membentuk suara mayoritas. Presiden ad-interim Vladimir Putin mendesak para anggota parlemen untuk mempercepat pemutusan sejumlah UU baru yang penting. Putin menyatakan ingin langsung melanjutkan kebijakan ekonominya. * PEMILU SPANYOL 12 MARET MENDATANG Tanggal 12 Maret mendatang rakyat Spanyol akan memilih anggota parlemen baru. Demikian ditetapkan Jose Maria Aznar, yang mengumumkan tanggal tersebut Rabu ini, dan meminta Raja Spanyol Juan Carlos untuk membubarkan parlemen yang sekarang. Partai pimpinan Aznar, Partai Konservatif Rakyat, keluar sebagai pemenang terbesar pemilihan umum tahun 1996, dan untuk pertama kali sejak jatuhnya rejim pimpinan Jenderal Francisco Franco, kabinet Spanyol menjalankan masa pemerintahan sepenuhnya. Aznar menyatakan dirinya bersedia dicalonkan dalam pemilihan umum mendatang. * MISTERI HUJAN BONGKAHAN ES DI SPANYOL Hingga Rabu ini sudah 10 hari lamanya wilayah Spanyol ditimpa bencana hujan es. Es ini besarnya tidak seperti hujan es biasa, tetapi bongkahan-bongkahan besar yang beratnya bisa mencapai empat kilogram. Para pakar meteorologi mencoba mencari hubungan antara bongkahan es tersebut dengan sebuah komet yang melintas di atas wilayah Spanyol. Hingga sekarang tidak ada orang yang cedera, hanya ada kerugian materi. Pemerintah Spanyol telah menetapkan sebuah komisi untuk menyelidiki fenomena alam ini. * TES PELURU KENDALI AS GAGAL Sebuah tes penting yang mencoba sistem pertahanan rudal Amerika yang terbaru, dinyatakan gagal. Pemerintah Amerika meluncurkan sebuah peluru kendali palsu antar benua di negara bagian California, yang kemudian harus diledakkan di atas Lautan Teduh oleh sebuah rudal. Tetapi rudal tersebut gagal mengenai sasaran. Dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk mencari penyebab kegagalan. Hal ini datang pada saat yang kurang tepat bagi Departemen Pertahanan Amerika, Pentagon, yang ingin meminta dana tambahan 2 milyar dolar untuk mengembangkan sistem anti-peluru kendali baru. Perkembangan ini terutama ditentang keras Rusia. Menurut Moskow hal ini berarti pelanggaran perjanjian pengurangan senjata nuklir antara kedua negara. * UNEK-UNEK MILITER TERHADAP GUS DUR Intro: Panglima TNI Laksamana Widodo mengatakan, tidak ada militer yang terlibat di Lombok. TNI tidak punya kepentingan apa pun selain melakukan pengamanan. laporan rekan Syahrir di Jakarta: Banyak politisi dalam negeri saat ini memanfaatkan berbagai konflik yang terjadi di daerah. Bukannya untuk menyelesaikan tetapi untuk mencari keuntungan politik, ujar mantan menteri perumahan rakyat Siswono Yudhohusodo. Ia bahkan menilai agama saat ini sudah dimanfaatkan untuk tujuan politik. Seorang pengamat intel bahkan menuduh sejumlah mantan menteri, jenderal dan mantan pemimpin suatu angkatan ikut membiayai aksi-aksi demo yang berbau SARA. Tetapi Kapuspen TNI Mayjen Sudrajat menyatakan tidak gampang menuduh seseorang sebagai provokator karena kita harus membuktikannya. Dikatakannya pula lebih sulit bagi seorang pejabat untuk menunjuk seseorang sebagai provokator sebab dengan demikian ia sesungguhnya secara tidak sadar telah menjadi provokator. Sudrajat juga menjawab pertanyaan tentang keterangan Holbrooke yang mengatakan Amerika mengetahui Angkatan darat mengajak Angkatan Udara dan Angkatan Laut melakukan kudeta mengatakan: Sudrajat: Saya kira berbicara masalah intervensi, Presiden dikaitkan dengan pernyataan Holbrooke, kudeta dan segala macamnya, kita harus melihatnya secara luas. Isyu-isyu intervensi ini kan dikobarkan oleh masyarakat luas di luar. Karena Presiden Gus Dur mengumumkan pertukaran jabatn di TNI, pda eselon tiga, dan dinilai oleh masyarakat suatu hal yang tidak lazim. Tentunya ini mengundang polemik, mengundang pembicaraan dan interpretasi di luar, seolah-oleh ada intervensi presiden terhadap lembaga TNI. Tni melihat ini bukan intervensi. TNI melihat ini suatu gaya kepemimpinan Gus Dur di dalam penyesuaian sistim kepemimpinan nasional antara presiden dengan TNI. Karena sebetulnya, rencana pergantian pejabat yang diumumkan beliau itu sudah kita rencanakan sebulan yang lalu. Hanya kebetulan beliau yang memberi pengumuman. Saya kira itu, jadi ini bukan intervensi. Sekali lagi kita sampaikan kepada masyarakat ini adalah suatu "style" yang harus kita pahami oleh masyarakat luas. Dan TNI memahami betul, inilah merupakan suatu gaya dan seni kepemimpinan beliau. Demikian Mayjen Sudrajat, Kapuspen TNI yang hingga kini belum melakukan timbang terima jabatan dengan Marsekal Muda Graito. Meski telah digeser oleh Presiden Abdurrahman Wahid, namun Sudrajat tetap bersikap "korek" dan terus membela kebijakan Presiden yang pernah dikatakannya bukan Panglima Tertinggi TNI. Namun bagaimana pun dikalangan elit politik sudah beredar isyu bahwa belum lama ini Angkatan Darat sempat mengadakan pertemuan dengan pihak Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk menolak ikut campurnya Gus Dur dalam pemberhentian dan pengangkatan perwira-perwira eselon tiga. Pertemuan ini nampaknya yang disebut-sebut sebagai pertemuan kudeta yang juga ditolak Kopasus. Berita inilah yang sempat di lemparkan utusan Amerika Serikat di PBB, Richard Holbrooke. Dari kalangan perwira tinggi TNI pun diperoleh keterangan bahwa TNI sebenarnya hanya mau mencegah Gus Dur mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan Soeharto. Ketika itu TNI takut menentang Soeharto yang pernah memimpin TNI itu. Sehingga Soeharto dengan bebas bisa menunjuk siapa-siapa yang harus menjadi komansdan batalyon dan komandan Kodim. Perwira-perwira yang diangkat itu umumnya setia kepada Soeharto dan Golkar. Kini TNI ingin mencegah Gus Dur mengangkat perwira-perwira yang dekat dengan platform politiknya. Sebab pada akhirnya TNI pun akan melakukan kesalahan yang sama yaitu lebih setia pada Presiden ketimbang pada rakyat. Tetapi bagaimana pun, kata perwira tersebut TNI akan selalu mendukung Presiden yang terpilih secara demokratis. Jika TNI ingin melakukan pengacauan itu sangat mudah, jelasnya. TNI pun tidak akan melakukan kudeta karena jika TNI ingin berkuasa maka itu sudah dilakukan saat Presiden Soeharto lengser. Sumber lain menjelaskan bahwa kalangan TNI Angkatan Darat hanya keberatan jika Gus Dur tidak membela aparatnya sendiri. Bagaimanapun TNI adalah bagian dari eksekutif. Mengapa Gus Dur seolah-olah membiarkan TNI di hujat dan diseret ke pengadilan? Soal masalah pertanggungajawaban para perwira TNI di Timor Timur dikatakannya, Xanana sendiri sudah tidak mempersoalkan pelanggaran HAM disana. Itu adalah masalah masa lampau,kata Xanana sebagaimana dikutip perwira tersebut. Tetapi mengapa KPP HAM dan Gus Dur tidak membela republik? Kalau memang mau diembargo, rakyat Indonesia siap untuk makan jagung, ujarnya. Lihat saja bagaimana Lybia dan Irak bisa bertahan bertahun-tahun, katanya. Disamping itu Cina pun siap membantu Indonesia. Karena itu bilamana perlu seharusnya Indonesia keluar dari PBB. Ia sependapat dengan keterangan Mayjen Sudrajat bahwa tidak ada konflik antara TNI dan Gus Dur. Tetapi Gus Dur harus bisa membela aparatnya. Dalam masalah Mataram, Lombok pun adalah tidak tepat jika Sekretaris Kabinet Marsilam Simanjuntak atas nama Presiden mengatakan jikalau ada aparat yang terlibat maka harus ditindak. Seandainya isyu itu benar, seharusnya Presiden tidak boleh membuka aib anak buahnya. Ibarat dalam satu keluarga sang suami menyalahkan istrinya di depan umum. Kesalahan keluarga harus diselesaikan di dalam keluarga, katanya jengkel. Karena itu perwira tersebut mempertanyakan apakah Gus Dur itu sehat atau tidak. Apakah syarafnya tidak terganggu, tanyanya. Mengenai pengangkatan seorang perwira Angkatan Udara sebagai Kabais juga dipertanyakan kebijaksanaannya. Dari dulu pun intelijen dilakukan oleh Angkatan Darat. Bagaimana mungkin perwira Angkatan Udara memimpin intelijen strategis? Sebenarnya dari langkah-langkah Gus Dur bisa kita lihat bagaimana ia merasa kurang percaya diri sehingga melihat ancaman mengincar dari mana-mana. Ia tidak percaya pada lembaga-lembaga intelijen yang ada sehingga merasa perlu memperkuat diri dengan mengangkat orang-orangnya di setiap departemen. Demikian perwira yang baru akan pensiun lima tahun mendatang mengemukakan uneg-uneg yang ada dilkalangan angkatan darat. * MATARAM TERKENDALI TAPI MASIH LENGANG INTRO: Mataram sudah terkendali, namun masih tampak lengang. Hingga siang tadi masih terjadi pembakaran di beberapa sudut kota Mataram. Orang belum berani keluar jauh dari rumah. Saya menghubungi seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kompleks pemukiman Pajang, kota Mataram. Dan bagaimana Mataram hari ini ...? Ibu Rumah Tangga [IRT]: Hari ini aman. Situasi di sini sekarang aman. Massa kelihatannya sudah terkendali. Di TV anda bisa melihat sendiri. Radio Nederland [RN]: Di jalan-jalan kota Mataram banyak aparat keamanan? IRT: Saya kurang tahu, masa kita keluar dari sini, daerah sini, keluar yah polisinya mungkin ada cuma tidak terlalu kelihatan di sini. Masalahnya di sini aman. Cuma daerah sini, tetapi daerah luar kayaknya begitu. RN: Kalau di daerah luar itu kira-kira di bagian kota Mataramnya? IRT: Yah di kotanya. Kayak di mana, yah di Mataramnya sendiri. Daerah Cakra, kalau di sini kotanya dibilang. RN: Hari ini toko-toko sudah mulai dibuka dan sekolah sudah mulai berjalan? IRT: Oh belum, sekolah belum mulai berjalan. Toko-toko masih tutup. RN: Kalau begitu belum ada kegiatan perkantoran? IRT: Kurang tahu kalau perkantoran. Tapi kayaknya belum ada. Tapi kalau informasi buka kayaknya. Tadi kan saya lapor informasi, dan kantor informasi buka. Kayaknya hanya sekolah saja yang tutup. RN: Kalau dibandingkan dengan kemarin, di lingkungan ibu di Mataram hari ini sudah mendingan? IRT: Ya, daripada dibanding kemarin, hari ini sudah mulai mending. Mungkin yah, masalahnya kita tidak berani keluar. Keluar cuma keluar di depan saja, tidak berani ke jalan-jalan. RN: Tetangga-tetangga ibu juga belum berani keluar jauh dari rumah? IRT: Tetangga kalau sebalah-sebelah kayaknya ada satu dua orang yang ke kantor. Tapi saya kurang tahu kantor apa. Tapi ada juga yang mulai berani keluar. RN: Ibu sendiri bagaimana hari ini belanjaan? Masih pergi beli sayur ke pasar? IRT: Oh tidak ke pasar. Kebetulan di sini langganan. Tapi tadi katanya yang dagang di pasar belanjanya sih lari-lari. Maksudnya ada yang jualan cuma ada juga yang tutup. RN: Hari ini masih belum begitu aman di Mataram? IRT: Yah mungkin bagi yang muslim aman. RN: Ibu sendiri bagaimana masih takut untuk keluar jauh dari rumah? IRT: Kalau kemarin takut, masalahnya orang dari kampung yang jarah-jarah, takutnya ke rumah kita. Cuma kayaknya tidak ada yang begitu. Cuma malam saja yang tegang. itu kayaknya malam saja yang tegang, kalau siang kayaknya biasa. Cuma kalau sudah mulai malam jadi tegang, takut. RN: Memang kalau ibu keluar sedikit dari lingkungan tempat tinggal ibu, sudah mencekam sekali Mataram hari ini? IRT: Tidak sih, biasa, sudah biasa. Sudah normal keadaannya. kalau kita keluar sudah biasa maksudnya sudah normal. Saya tadi pagi sudah keluar ke sana lihat situasi sudah normal, cuma tidak tahu kalau di lain tempat. Maksudnya kalau di sini aman. Di sini namanya Monjok Baru. Di sini aman, karena di sini lingkungannya muslim. RN: Harapan ibu bagaimana? Boleh tahu tidak? Harapannya supaya Mataram segera aman kembali atau bagaimana? IRT: Kasihan sama yang non-Muslim. harapannya pemerintah cepat menangani, kalau perlu yang tusuk-tusuk itu yah digimanakan, di tindak keras. Kan kasihan, sampai adik saya saja temannya non-muslim. Jadi susah mau mencari di mana, kan kasihan kalau diuber-uber begitu. Kalau kita bagaimana, begitulah pemerintah cepat bertindak saja yang tegas. Di sini perekonomian jadi kayaknya mati, kalau misalnya sampai sekarang dibakar-bakar, kan mati. Biar kita ada uang, seumpamanya, tetap tidak bisa beli apa-apa. Demikian seorang ibu rumah tangga di Mataram mengenai keadaan kota itu hari ini. Di Bali, orang berjaga2 kemungkinan kerusuhan akan menjalar ke sana. Nah seberapa besar kemungkinannya? Saya menghubungi Bapak I Gede Widiatmika, ketua LBH Bali: IG Widiatmika [IGW]: Tadi pretemuan kami dari jam 10.00 itu dihadiri oleh Kapolda sendiri, Pangdam, Gubernur, Ketua DPRD dan unsur Muspida terkait untuk Tingkat I Bali. Dan beberapa Bupati juga hadir. Pada saat itu tokoh-tokoh LSM hadir dana tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Bali. Jadi dalam pertemuan itu penjelasan dari Pangdam menyatakan, bahwa ini ada persoalan pertarungan preman juga di Mataram. Bahwa itu berasal dari Pam, Pam Swakarsa dulu. itu secara eksplisit Pangdam telah menyatakan bahwa ada dulu kelompok-kelompok yang tidak terkendalikan. Adapun tindakan-tindakan antisipasi yang dilakukan khususnya agar peristiwa Mataram tidak sampai meluap ke Bali, pertama telah ada Komunike antar umat beragama di Bali yang menyatakan beberapa hal intinya. Pertama untuk menjaga kerukunan antar umat di Bali, kedua untuk sama-sama menjaga tempat ibadah. Siapapun itu walaupun dari mesjid, gereja maupun Pura, untuk secara bersama-sama mengedepankan pengawasannya dan perlindungannya. Dan ketiga itu secara eksplisit dalam pertemuan itu kita sepakat untuk mengedepankan tentang desa adat. Agar dikedepankan di sini untuk mengamankan wilayahnya masing-masing. RN: Dari penjelasan itu anda bisa melihat dan memperkirakan seberapa besar kemungkinan penyebaran kekerasan dan kerusuhan itu sampai ke Bali? IGW: Mengingat kondisi Bali yang ada saat ini, menurut hemat saya persentasenya amat kecil kecuali imbas dari persoalan pengungsi saja. Persoalan sosial baru saya kira. RN: Pengungsi Kristen sekarang yang sudah sampai di Bali, saya baca hari ini sudah mencapai sekitar 800 orang. Bagaimana keadaan mereka? IGW: Mereka umumnya berada di tempat-tempat saudaranya. Kemudian kedua ada seperti saya katakan kemarin ada di Lembah Pujian itu. Terakhir kemarin malam itu cukup baik. Artinya karena beberapa tokoh-tokoh budaya di sini, amat punya perhatian terhadap persoalan-persoalan mereka. Dan mereka terakomodasi kepentingannya untuk sementara waktu. Demikian wawancara dengan seorang Ibu Rumah Tangga di Kompleks pemukiman Pajang, Mataram dan dengan Bapak I Gede Widiatmika, dari LBH Bali. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. --------------------------------------------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 20 Jan 2000 jam 08:00:42 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
