----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

----------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 19 Januari 2000 15:30 UTC

** SITUASI DI LOMBOK TETAP PANAS

** WAKIL MALUKU MENYAMBUT GEMBIRA USULAN GUS DUR

** DK PBB TIDAK BERHASIL MENUNJUK KETUA TIM INSPEKSI SENJATA BARU

** PEMERINTAH BARU AUSTRIA RESMI DIBENTUK

** TOPIK GEMA WARTA: UNEK-UNEK MILITER TERHADAP GUS DUR

** TOPIK GEMA WARTA: MATARAM TERKENDALI TAPI MASIH LENGANG

* SITUASI DI LOMBOK TETAP PANAS

Situasi terakhir di ibukota Mataram sampai Rabu ini masih diberitakan
panas. Masyarat membakari barang-barang milik umat Kristen/Katolik
yang dikeluarkan dari rumah-rumah tersebut, tetapi tidak membakari
rumah tinggal. Menurut sejumlah harian ibukota aparat keamanan
bertindak lebih tegas dan lebih keras dibandingkan hari-hari
sebelumnya. Hingga saat ini dua orang tewas akibat kerusuhan di NTB,
yang sudah berlangsung sejak Senin lalu. Polisi menahan 90 orang
pelaku, seperlima di antaranya dituduh memberikan semangat kepada
massa. Hingga Rabu pagi tadi, 600 orang penduduk dan 20 orang turis
asing telah diungsikan ke Denpasar Bali, atas permintaan sendiri.

Ikuti wawancara dengan seorang ibu rumah tangga  dalam acara Gema
Warta nanti.

* WAKIL MALUKU MENYAMBUT GEMBIRA USULAN GUS DUR

Wakil warga Maluku di Jakarta, menyambut gembira usulan Presiden
Abdurrahman Wahid untuk meminta mantan Perdana Menteri Belanda Ruud
Lubbers sebagai perantara dalam konflik di Maluku. Demikian Menteri
Luar Negeri Belanda Jozias van Aartsen setelah berbicara dengan para
wakil warga muslim dan Kristen di Ambon. Menlu Belanda ini menutup
kunjungan resminya di Indonesia Rabu ini juga. Menteri Van aartsen
mengulangi, keputusan Uni Eropa untuk tidak memperpanjang embargo
senjata terhadap Indonesia, dianggapnya terlalu pagi, tetapi
menambahkan saat ini kecil kemungkinan perpanjangan kembali embargo,
yang berakhir Senin kemarin.

* NAWAZ SHARIF MENOLAK SEMUA TUDUHAN PENGADILAN

Mantan Perdana Menteri Pakistan yang digulingkan, Nawaz Sharif
menolak semua tuduhan yang diajukan kepada hakim pengadilan. Sharif
yang digulingkan Oktober lalu lewat sebuah kudeta militer, dituduh
berkhianat terhadap negara dan mencoba melakukan pembunuhan. Pada
hari kudeta, Sharif dituduh memberikan perintah untuk menghalangi
pendaratan pesawat yang ditumpangi pemimpin militer yang sekarang,
Jenderal Pervez Musharraf. Apabila ia dinyatakan bersalah, maka ia
bisa mendapat hukuman mati. Lima pegawai mantan Perdana Menteri ini
dan saudara laki-lakinya,  dituduh bekerja sama dan juga menyatakan
diri tidak bersalah. Sidang ini akan dilanjutkan Rabu minggu depan.

* DK PBB TIDAK BERHASIL MENUNJUK KETUA TIM INSPEKSI SENJATA BARU

Dewan Keamanan PBB tidak mencapai kesepakatan mengenai penunjukkan
ketua Tim Inspeksi Senjata PBB yang baru untuk Irak. Menurut Ketua
Dewan Keamanan, Duta Besar Amerika Serikat Richard Holbrooke,
keputusan ini ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Prancis,
Rusia dan Cina menolak penunjukkan Rolf Ekeus, yang dicalonkan
Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan. Ekeus menjabat sebagai ketua Tim
Inspeksi Senjata PBB, UNSCOM,  tahun 1997. Dewan Keamanan akan
membicarakan kemungkinan pencalonan lain dalam beberapa hari
mendatang.

* PEMERINTAH BARU AUSTRIA RESMI DIBENTUK

Tiga bulan setelah pemilihan umum parlemen di Austria, berhasil
dibentuk sebuah pemerintah baru. Partai Sosial-demokrat SPO dan
Partai Konservatif OVP memutuskan untuk melanjutkan pemerintahan
koalisi. Sejak pemilu Oktober lalu, situasi politik di Austria berada
di jalan buntu. Penyebab utama adalah kemenangan besar Partai
Ekstrim-kanan FPO pimpinan Jorg Haider, yang menjadi partai kedua
terbesar di negara tersebut setelah SPO. Bagi pihak konservatif ini
adalah alasan untuk memilih posisi sebagai partai oposisi. Tetapi
pihak sosial-demokrat menolak koalisi dengan Haider. Atas desakan
Presiden Thomas Klestil, akhirnya SPO dan OVP memutuskan untuk
melanjutkan kerjasama yang sudah berlangsung selama 13 tahun. Masih
belum ada kejelasan mengenai pembagian kursi menteri di kabinet baru.

* SIDANG PERTAMA MAJELIS RENDAH RUSIA YANG BARU

Rabu ini Majelis Rendah Rusia, Duma untuk pertama kali bersidang
dengan susunan anggota yang baru. Salah satu agenda terpenting adalah
memilih ketua baru. Setelah berdebat selama beberapa jam, yang
diinterupsi berulang-ulang kali, pilihan dijatuhkan pada mantan ketua
Partai Komunis Gennadi Seleznyov. Ia merupakan calon satu-satunya
setelah mantan Perdana Menteri Yevgeni Primakov mencabut pencalonan
dirinya. Hingga sekarang fraksi Partai Komunis masih tetap menjadi
fraksi terbesar di Duma, tetapi untuk pertama kali partai pemerintah
dan partai reformasi bersama-sama membentuk suara mayoritas. Presiden
ad-interim Vladimir Putin mendesak para anggota parlemen untuk
mempercepat pemutusan sejumlah UU baru yang penting. Putin menyatakan
ingin langsung melanjutkan kebijakan ekonominya.

* PEMILU SPANYOL 12 MARET MENDATANG

Tanggal 12 Maret mendatang rakyat Spanyol akan memilih anggota
parlemen baru. Demikian ditetapkan Jose Maria Aznar, yang mengumumkan
tanggal tersebut Rabu ini, dan meminta Raja Spanyol Juan Carlos untuk
membubarkan parlemen yang sekarang. Partai pimpinan Aznar, Partai
Konservatif Rakyat, keluar sebagai pemenang terbesar pemilihan umum
tahun 1996, dan untuk pertama kali sejak jatuhnya rejim pimpinan
Jenderal Francisco Franco, kabinet Spanyol menjalankan masa
pemerintahan sepenuhnya. Aznar menyatakan dirinya bersedia dicalonkan
dalam pemilihan umum mendatang.

* MISTERI HUJAN BONGKAHAN ES DI SPANYOL

Hingga Rabu ini sudah 10 hari lamanya wilayah Spanyol ditimpa bencana
hujan es. Es ini besarnya tidak seperti hujan es biasa, tetapi
bongkahan-bongkahan besar yang beratnya bisa mencapai empat kilogram.
Para pakar meteorologi mencoba mencari hubungan antara bongkahan es
tersebut dengan sebuah komet yang melintas di atas wilayah Spanyol.
Hingga sekarang tidak ada orang yang cedera, hanya ada kerugian
materi. Pemerintah Spanyol telah menetapkan sebuah komisi untuk
menyelidiki fenomena alam ini.

* TES PELURU KENDALI AS GAGAL

Sebuah tes penting yang mencoba sistem pertahanan rudal Amerika yang
terbaru, dinyatakan gagal. Pemerintah Amerika meluncurkan sebuah
peluru kendali palsu antar benua di negara bagian California, yang
kemudian harus diledakkan di atas Lautan Teduh oleh sebuah rudal.
Tetapi rudal tersebut gagal mengenai sasaran. Dibutuhkan waktu
beberapa minggu untuk mencari penyebab kegagalan. Hal ini datang pada
saat yang kurang tepat bagi Departemen Pertahanan Amerika, Pentagon,
yang ingin meminta dana tambahan 2 milyar dolar untuk mengembangkan
sistem anti-peluru kendali baru. Perkembangan ini terutama ditentang
keras Rusia. Menurut Moskow hal ini  berarti pelanggaran perjanjian
pengurangan senjata nuklir antara kedua negara.

* UNEK-UNEK MILITER TERHADAP GUS DUR

Intro: Panglima TNI Laksamana Widodo mengatakan, tidak ada militer
yang terlibat di Lombok. TNI tidak punya kepentingan apa pun selain
melakukan pengamanan. laporan rekan Syahrir di Jakarta:

Banyak politisi dalam negeri saat ini memanfaatkan berbagai konflik
yang terjadi di daerah. Bukannya untuk menyelesaikan tetapi untuk
mencari keuntungan politik, ujar mantan menteri perumahan rakyat
Siswono Yudhohusodo. Ia bahkan menilai agama saat ini sudah
dimanfaatkan untuk tujuan politik. Seorang pengamat intel bahkan
menuduh sejumlah mantan menteri, jenderal dan mantan pemimpin suatu
angkatan  ikut membiayai aksi-aksi demo yang berbau SARA.

Tetapi Kapuspen TNI Mayjen Sudrajat menyatakan tidak gampang menuduh
seseorang sebagai provokator karena kita harus membuktikannya.
Dikatakannya pula lebih sulit bagi seorang
pejabat untuk menunjuk seseorang sebagai provokator sebab dengan
demikian ia sesungguhnya  secara tidak sadar telah menjadi
provokator. Sudrajat juga menjawab pertanyaan tentang keterangan
Holbrooke yang mengatakan Amerika mengetahui Angkatan darat mengajak
Angkatan Udara dan Angkatan Laut melakukan kudeta mengatakan:

Sudrajat: Saya kira berbicara masalah intervensi, Presiden dikaitkan
dengan pernyataan Holbrooke, kudeta dan segala macamnya, kita harus
melihatnya secara luas. Isyu-isyu intervensi ini kan dikobarkan oleh
masyarakat luas di luar. Karena Presiden Gus Dur mengumumkan
pertukaran jabatn di TNI, pda eselon tiga, dan dinilai oleh
masyarakat suatu hal yang tidak lazim. Tentunya ini mengundang
polemik, mengundang pembicaraan dan interpretasi di luar, seolah-oleh
ada intervensi presiden terhadap lembaga TNI. Tni melihat ini bukan
intervensi.

TNI melihat ini suatu gaya kepemimpinan Gus Dur di dalam penyesuaian
sistim kepemimpinan nasional antara presiden dengan TNI. Karena
sebetulnya, rencana pergantian pejabat yang diumumkan beliau itu
sudah kita rencanakan sebulan yang lalu. Hanya kebetulan beliau yang
memberi pengumuman. Saya kira itu, jadi ini bukan intervensi. Sekali
lagi kita sampaikan kepada masyarakat ini adalah suatu "style" yang
harus kita pahami oleh masyarakat luas. Dan TNI memahami betul,
inilah merupakan suatu gaya dan seni kepemimpinan beliau.

Demikian Mayjen Sudrajat, Kapuspen TNI yang hingga kini belum
melakukan timbang terima jabatan dengan Marsekal Muda Graito. Meski
telah digeser oleh Presiden Abdurrahman Wahid, namun Sudrajat tetap
bersikap "korek" dan terus membela kebijakan Presiden yang pernah
dikatakannya bukan Panglima Tertinggi TNI. Namun bagaimana pun
dikalangan elit politik sudah beredar isyu bahwa belum lama ini
Angkatan Darat sempat mengadakan
pertemuan dengan pihak Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk menolak
ikut campurnya Gus Dur dalam pemberhentian dan pengangkatan
perwira-perwira eselon tiga. Pertemuan ini nampaknya yang
disebut-sebut sebagai pertemuan kudeta yang juga ditolak Kopasus.
Berita inilah yang sempat di lemparkan utusan Amerika Serikat di PBB,
Richard Holbrooke.

Dari kalangan perwira tinggi TNI pun diperoleh keterangan bahwa TNI
sebenarnya hanya mau mencegah Gus Dur mengulangi kesalahan yang
pernah dilakukan Soeharto. Ketika itu TNI takut menentang Soeharto
yang pernah memimpin TNI itu. Sehingga Soeharto dengan bebas bisa
menunjuk siapa-siapa yang harus menjadi komansdan batalyon dan
komandan Kodim. Perwira-perwira yang diangkat itu umumnya setia
kepada Soeharto dan
Golkar. Kini TNI ingin mencegah Gus Dur mengangkat perwira-perwira
yang dekat dengan platform politiknya. Sebab pada akhirnya TNI pun
akan melakukan kesalahan yang sama yaitu lebih setia pada Presiden
ketimbang pada rakyat. Tetapi bagaimana pun, kata perwira tersebut
TNI akan selalu mendukung Presiden yang terpilih secara demokratis.
Jika TNI ingin melakukan pengacauan  itu sangat mudah,  jelasnya. TNI
pun tidak akan melakukan kudeta karena jika TNI ingin berkuasa maka
itu sudah dilakukan saat Presiden Soeharto lengser.

Sumber lain menjelaskan bahwa kalangan TNI Angkatan Darat hanya
keberatan jika Gus Dur tidak membela aparatnya sendiri. Bagaimanapun
TNI adalah bagian dari eksekutif. Mengapa Gus Dur
seolah-olah membiarkan TNI di hujat dan diseret ke pengadilan? Soal
masalah pertanggungajawaban para perwira TNI di Timor Timur
dikatakannya, Xanana sendiri sudah tidak mempersoalkan pelanggaran
HAM disana. Itu adalah masalah masa lampau,kata Xanana  sebagaimana
dikutip perwira tersebut. Tetapi mengapa KPP HAM dan Gus Dur tidak
membela republik? Kalau memang mau diembargo, rakyat Indonesia siap
untuk makan jagung, ujarnya. Lihat saja bagaimana Lybia dan Irak bisa
bertahan bertahun-tahun, katanya. Disamping itu Cina pun siap
membantu Indonesia. Karena itu bilamana perlu seharusnya Indonesia
keluar dari PBB.

Ia sependapat dengan keterangan Mayjen Sudrajat bahwa tidak ada
konflik antara TNI dan Gus Dur. Tetapi Gus Dur harus bisa membela
aparatnya. Dalam masalah Mataram, Lombok pun adalah tidak tepat jika
Sekretaris Kabinet Marsilam Simanjuntak atas nama Presiden mengatakan
jikalau ada aparat yang terlibat maka harus ditindak. Seandainya isyu
itu benar, seharusnya Presiden tidak boleh membuka aib anak buahnya.
Ibarat dalam satu keluarga sang suami menyalahkan istrinya di depan
umum. Kesalahan keluarga harus diselesaikan di dalam keluarga,
katanya jengkel. Karena itu
perwira tersebut mempertanyakan apakah Gus Dur itu sehat atau tidak.
Apakah syarafnya tidak terganggu, tanyanya. Mengenai pengangkatan
seorang perwira Angkatan Udara sebagai Kabais juga dipertanyakan
kebijaksanaannya.

Dari dulu pun intelijen dilakukan oleh Angkatan Darat. Bagaimana
mungkin perwira Angkatan Udara memimpin intelijen strategis?
Sebenarnya dari langkah-langkah Gus Dur bisa kita lihat bagaimana ia
merasa kurang percaya diri sehingga melihat ancaman  mengincar dari
mana-mana. Ia tidak percaya pada lembaga-lembaga intelijen yang ada
sehingga merasa perlu memperkuat diri dengan mengangkat
orang-orangnya di setiap departemen. Demikian perwira yang baru akan
pensiun lima tahun mendatang
mengemukakan  uneg-uneg yang ada dilkalangan angkatan darat.

* MATARAM TERKENDALI TAPI MASIH LENGANG

INTRO: Mataram sudah terkendali, namun masih tampak lengang. Hingga
siang tadi  masih terjadi pembakaran di beberapa sudut kota Mataram.
Orang belum berani keluar jauh dari rumah. Saya menghubungi seorang
ibu rumah tangga yang tinggal di kompleks pemukiman Pajang, kota
Mataram. Dan bagaimana Mataram hari ini ...?

Ibu Rumah Tangga [IRT]: Hari ini aman. Situasi di sini sekarang aman.
Massa kelihatannya sudah terkendali. Di TV anda bisa melihat sendiri.

Radio Nederland [RN]: Di jalan-jalan kota Mataram banyak aparat
keamanan?

IRT: Saya kurang tahu, masa kita keluar dari sini, daerah sini,
keluar yah polisinya mungkin ada cuma tidak terlalu kelihatan di
sini. Masalahnya di sini aman. Cuma daerah sini, tetapi daerah luar
kayaknya begitu.

RN: Kalau di daerah luar itu kira-kira di bagian kota Mataramnya?

IRT: Yah di kotanya. Kayak di mana, yah di Mataramnya sendiri. Daerah
Cakra, kalau di sini kotanya dibilang.

RN: Hari ini toko-toko sudah mulai dibuka dan sekolah sudah mulai
berjalan?

IRT: Oh belum, sekolah belum mulai berjalan. Toko-toko masih tutup.

RN: Kalau begitu belum ada kegiatan perkantoran?

IRT: Kurang tahu kalau perkantoran. Tapi kayaknya belum ada. Tapi
kalau informasi buka kayaknya. Tadi kan saya lapor informasi, dan
kantor informasi buka. Kayaknya hanya sekolah saja yang tutup.

RN: Kalau dibandingkan dengan kemarin, di lingkungan ibu di Mataram
hari ini sudah mendingan?

IRT: Ya, daripada dibanding kemarin, hari ini sudah mulai mending.
Mungkin yah, masalahnya kita tidak berani keluar. Keluar cuma keluar
di depan saja, tidak berani ke jalan-jalan.

RN: Tetangga-tetangga ibu juga belum berani keluar jauh dari rumah?

IRT: Tetangga kalau sebalah-sebelah kayaknya ada satu dua orang yang
ke kantor. Tapi saya kurang tahu kantor apa. Tapi ada juga yang mulai
berani keluar.

RN: Ibu sendiri bagaimana hari ini belanjaan? Masih pergi beli sayur
ke pasar?

IRT: Oh tidak ke pasar. Kebetulan di sini langganan. Tapi tadi
katanya yang dagang di pasar belanjanya sih lari-lari. Maksudnya ada
yang jualan cuma ada juga yang tutup.

RN: Hari ini masih belum begitu aman di Mataram?

IRT: Yah mungkin bagi yang muslim aman.

RN: Ibu sendiri bagaimana masih takut untuk keluar jauh dari rumah?

IRT: Kalau kemarin takut, masalahnya orang dari kampung yang
jarah-jarah, takutnya ke rumah kita. Cuma kayaknya tidak ada yang
begitu. Cuma malam saja yang tegang. itu kayaknya malam saja yang
tegang, kalau siang kayaknya biasa. Cuma kalau sudah mulai malam jadi
tegang, takut.

RN: Memang kalau ibu  keluar sedikit dari lingkungan tempat tinggal
ibu, sudah mencekam sekali Mataram hari ini?

IRT: Tidak sih, biasa, sudah biasa. Sudah normal keadaannya. kalau
kita keluar sudah biasa maksudnya sudah normal. Saya tadi pagi sudah
keluar ke sana lihat situasi sudah normal, cuma tidak tahu kalau di
lain tempat. Maksudnya kalau di sini aman. Di sini namanya Monjok
Baru. Di sini aman, karena di sini lingkungannya muslim.

RN: Harapan ibu bagaimana? Boleh tahu tidak? Harapannya supaya
Mataram segera aman kembali atau bagaimana?

IRT: Kasihan sama yang non-Muslim. harapannya pemerintah cepat
menangani, kalau perlu yang tusuk-tusuk itu yah digimanakan, di
tindak keras. Kan kasihan, sampai adik saya saja temannya non-muslim.
Jadi susah mau mencari di mana, kan kasihan kalau diuber-uber begitu.
Kalau kita bagaimana, begitulah pemerintah cepat bertindak saja yang
tegas. Di sini perekonomian jadi kayaknya mati, kalau misalnya sampai
sekarang dibakar-bakar, kan mati. Biar kita ada uang, seumpamanya,
tetap tidak bisa beli apa-apa.

Demikian seorang ibu rumah tangga di Mataram mengenai keadaan kota
itu hari ini. Di Bali, orang berjaga2 kemungkinan kerusuhan akan
menjalar ke sana. Nah seberapa besar kemungkinannya? Saya menghubungi
Bapak I Gede Widiatmika, ketua LBH Bali:

IG Widiatmika [IGW]: Tadi pretemuan kami dari jam 10.00 itu dihadiri
oleh Kapolda sendiri, Pangdam, Gubernur, Ketua DPRD dan unsur Muspida
terkait untuk Tingkat I Bali. Dan beberapa Bupati juga hadir. Pada
saat itu tokoh-tokoh LSM hadir dana tokoh-tokoh masyarakat yang ada
di Bali. Jadi dalam pertemuan itu penjelasan dari Pangdam menyatakan,
bahwa ini ada persoalan pertarungan preman juga di Mataram. Bahwa itu
berasal dari Pam, Pam Swakarsa dulu. itu secara eksplisit Pangdam
telah menyatakan bahwa ada dulu kelompok-kelompok yang tidak
terkendalikan.

Adapun tindakan-tindakan antisipasi yang dilakukan khususnya agar
peristiwa Mataram tidak sampai meluap ke Bali, pertama telah ada
Komunike antar umat beragama di Bali yang menyatakan beberapa hal
intinya. Pertama untuk menjaga kerukunan antar umat di Bali, kedua
untuk sama-sama menjaga tempat ibadah. Siapapun itu walaupun dari
mesjid, gereja maupun Pura, untuk secara bersama-sama mengedepankan
pengawasannya dan perlindungannya. Dan ketiga itu secara eksplisit
dalam pertemuan itu kita sepakat untuk mengedepankan tentang desa
adat. Agar dikedepankan di sini untuk mengamankan wilayahnya
masing-masing.

RN: Dari penjelasan itu anda  bisa melihat dan memperkirakan seberapa
besar kemungkinan penyebaran kekerasan dan kerusuhan itu sampai ke
Bali?

IGW: Mengingat kondisi Bali yang ada saat ini, menurut hemat saya
persentasenya amat kecil kecuali imbas dari persoalan pengungsi saja.
Persoalan sosial baru saya kira.

RN: Pengungsi Kristen sekarang yang sudah sampai di Bali, saya baca
hari ini sudah mencapai sekitar 800 orang. Bagaimana keadaan mereka?

IGW: Mereka umumnya berada di tempat-tempat saudaranya. Kemudian
kedua ada seperti saya katakan kemarin ada di Lembah Pujian itu.
Terakhir kemarin malam itu cukup baik. Artinya karena beberapa
tokoh-tokoh budaya di sini, amat punya perhatian terhadap
persoalan-persoalan mereka. Dan mereka terakomodasi kepentingannya
untuk sementara waktu.

Demikian wawancara dengan seorang Ibu Rumah Tangga di Kompleks
pemukiman Pajang, Mataram dan dengan Bapak I Gede Widiatmika, dari
LBH Bali.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Jan 2000 jam 08:00:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke