----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 28 Januari 2000 15:40 UTC

** GUS DUR MEMULAI KUNJUNGAN KELILING DI 13 NEGARA

** CLINTON INGIN MEMPERBESAR PENGELUARAN PEMERINTAH AS

** PERTEMUAN TINGKAT TINGGI DAVOS DEFINITIF GAGAL

** TOPIK GEMA WARTA: KASUS PEMBUNUHAN BURUH MARSINAH AKAN DIBUKA
KEMBALI

** TOPIK GEMA WARTA: AKAN KAH ADA KUDETA SELAMA GUS DUR DI LUAR
NEGERI?

* GUS DUR MEMULAI KUNJUNGAN KELILING DI 13 NEGARA

Presiden Abdurrahman Wahid Jumat ini memulai kunjungan keliling di 13
negara Eropa dan Asia, antara lain Belanda. Tujuan utama kunjungan
tersebut, adalah mengumpulkan dukungan internasional terhadap
pemerintah Indonesia. Selain itu Presiden ingin memperkuat hubungan
perdagangan, yang harus membantu Indonesia keluar dari krisis
ekonomi. Presiden didampingi sejumlah menteri dan delegasi
perdagangan Indonesia. Negara pertama yang akan dikunjungi adalah
Swis. Rabu mendatang Gus Dur tiba di Belanda untuk kunjungan resmi
dua hari. Ia antara lain akan bertemu dengan mantan Perdana Menteri
Belanda Ruud Lubbers, yang belum lama ini diminta untuk menjadi
perantara dalam kasus Maluku.

Sementara itu Bank Dunia menyerahkan pinjaman sebesar 300 juta dolar
kepada Indonesia. Pemberian kredit ini tertunda beberapa bulan,
sehubungan situasi politik yang belum jelas dan sejumlah skandal
perbankan di Indonesia. Diperkirakan Dana Moneter Internasional, IMF
juga akan memulai kembali pemberian kredit mereka minggu depan.

* 49 ORANG TEWAS DI MALUKU AKHIR PEKAN INI

Sedikitnya 49 orang tewas akibat pertikaian antara warga Muslim dan
Kristen di Maluku akhir pekan ini. Demikian dilaporkan Kantor Berita
Antara. Awal minggu ini Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri
berkunjung ke Maluku dan mencoba mencari jalan keluar bagi masalah
tersebut. Megawati menekankan rakyat Maluku sendirilah yang harus
mengakhiri pertikaian berdarah yang sudah berlangsung selama satu
tahun ini, dan telah menewaskan lebih dari 2000 orang.

* CLINTON INGIN MEMPERBESAR PENGELUARAN PEMERINTAH AS

Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dalam pidato kenegaraan
terakhirnya di depan Kongres, atau yang dinamakan State of the Union,
menyatakan akan memperbesar jumlah pengeluaran pemerintah. Bersamaan
dengan itu, presiden yang tahun depan akan mengundurkan diri ini,
ingin mengurangi pajak selama 10 tahun mendatang, dengan jumlah total
350 milyar dolar. Terutama penduduk kelas menengah Amerika dapat
menikmati pengurangan pajak tersebut. Di dalam pidato kenegaraannya
Clinton menekankan apa yang dicapai selama tujuh tahun masa
pemerintahannya. Tetapi ia menambahkan ingin mencapai lebih banyak
lagi, seperti peningkatan upah minimum, sarana pendidikan dan
kesehatan yang lebih baik serta UU senjata api yang lebih ketat.
Clinton dengan mantap menambahkan, bahwa pemerintahnya akan mencapai
tujuan tersebut langkah demi langkah. Dengan pernyataan ini Bill
Clinton membuka peranan penting bagi wakil presidennya Al Gore, yang
akan memperjuangkan pencalonan Partai Demokrat untuk pemilihan
presiden Amerika akhir tahun ini.

* PERTEMUAN TINGKAT TINGGI DAVOS DEFINITIF GAGAL

Pertemuan tingkat tinggi di kota Davos, Swis antara Perdana Menteri
Israel Ehud Barak, Pemimpin Palestina Yasser Arafat serta Presiden
Amerika Serikat Bill Clinton, definitif batal. Pemerintah Israel
menyatakan Perdana Menteri Barak tidak akan tiba di Davos Ahad ini,
tempat diselenggarakannya Forum Ekonomi Dunia. Sebagai gantinya Barak
akan berkunjung ke Mesir untuk berunding dengan Presiden Hosni
Mubarak mengenai proses perdamaian di Timur Tengah. Berhari-hari
lamanya beredar spekulasi mengenai pertemuan di Davos, sehubungan
penyelenggaraan Forum tersebut. Dalam konperensi yang akan
berlangsung selama enam hari, dan akan dibuka Ahad ini, akan
berbicara sejumlah kepala negara, pemimpin pemerintahan dan
tokoh-tokoh terpenting di dunia bisnis, mengenai politik dan ekonomi.

* KURDI TURKI MENDUDUKI LEMBAGA BAHASA JERMAN DI BELANDA

Sekitar 15 orang pengikut kursus bahasa Jerman di Goethe-Institut
Rotterdam, Kamis malam kemarin disandera oleh sejumlah warga Kurdi
Turki. 10 orang pria Kurdi masuk ke gedung tersebut secara paksa, dan
menolak untuk melepaskan para pengikut kursus. Aksi ini dihentikan
setelah berlangsung selama satu setengah jam. Polisi Belanda membawa
para warga Kurdi ke kantor polisi. Alasan dilakukannya  penyanderaan
tersebut adalah aksi mogok makan yang dilakukan Ilhan Yelkovan, warga
Kurdi yang dihukum penjara seumur hidup di Jerman, karena terbukti
membunuh seorang lawan politiknya.

* KOFI ANNAN BERBICARA DENGAN VLADIMIR PUTIN

Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan berbicara dengan Perdana Menteri
Rusia Vladimir Putin di ibukota Moskow, antara lain mengenai perang
Chechnya. Dalam pembicaraan pertamanya Putin menyatakan positif akan
bantuan kemanusiaan bagi lebih dari 200.000 pelarian Chechnya, yang
saat ini tinggal di kamp-kamp penampungan di Inggusetya. Sementara
pasukan Rusia tetap melanjutkan ofensif di Chechnya. Terutama di
Grozny Selatan diberitakan pertempuran hebat, tetapi kemajuan yang
dicapai pasukan Rusia masih belum seperti yang diharapkan. Sementara
pihak pemberontak Chechnya mengancam akan memulai aksi-aksi teror
baru di Rusia. Akhir tahun lalu, sekitar 300 orang warga Rusia tewas
akibat berbagai peledakan bom di Moskow dan sejumlah kota Rusia
lainnya. Pemberontak Chechnya dianggap bertanggung jawab atas
aksi-aksi tersebut.

* PENASIHAT KEUANGAN CDU DI HESSEN KELUAR

Mantan Penasihat Keuangan Partai Kristen Demokrat Jerman, CDU di
negara bagian Hessen, Horst Weyrauch, keluar dari keanggotaan partai.
Namanya dihubungkan dengan skandal uang haram yang diterima CDU.
Weyrauch dituduh mengetahui pemberian uang haram, yang juga
melibatkan mantan Kanselir Helmut Kohl. Kamis kemarin diumumkan bahwa
cabang CDU di Hessen, mengirimkan uang haram ke Swis, jauh lebih
banyak dari yang selama ini diduga. Tugas Weyrauch adalah mengurus
rekening-rekening bank CDU di Swis. Saat ini dilakukan penyidikan
awal  pengadilan sehubungan keterlibatannya dalam skandal tersebut.

* SIDANG KASUS ELIAN AKAN DIMULAI 6 MARET

Sidang kasus anak laki-laki pelarian kapal Kuba yang berusia enam
tahun, Elian Gonzalez, akan dimulai 6 Maret mendatang. Anggota
keluarganya di Miami, ingin agar Elian mendapat kewarganegaraan
Amerika. Pihak Partai Demokrat menentang naturalisasi tersebut,
sementara pihak Republik terbagi-bagi. Rabu lalu nenek Elian yang
datang khusus dari Kuba, bertemu dengan Elian untuk pertama kalinya,
setelah ibu dan ayah tirinya mencoba melarikan diri dari Kuba dengan
menggunakan kapal. Elian adalah satu-satunya pelarian yang selamat.
Ayah anak laki-laki ini, yang tinggal di Kuba, mengkritik keras,
karena nenek Elian harus menyerahkan telepon genggamnya sebelum
bertemu dengan cucunya. Akibatnya ayah Elian tidak dapat berbicara
dengan putranya.

* KASUS PEMBUNUHAN BURUH MARSINAH AKAN DIBUKA KEMBALI

INTRO: Kasus pembunuhan buruh Marsinah akan dibuka kembali.  TNI akan
mendukung sepenuhnya upaya pengusutan kembali tersebut, demikian
tegas KSAD Jendral Tyasno Sudarto. Kalangan buruh dan LSM juga
menanggapi berita ini dengan gembira, namun masih harus ditunggu
langkah-langkah pihak berwenang, karena apabila saksi-saksi yang
diundang adalah saksi-saksi lama, maka percuma saja. Demikian Yudha
dari LSM  Arek di Surabaya yang terlibat erat dalam menangani kasus
Marsinah dulu.

Yudha: Saya belum bisa mengatakan ini kemajuan atau belum, karena
memang belum ada buktinya. Tetapi saya mungkin termasuk orang yang
meragukan, bahwa kasus Marsinah ini akan bisa terungkap. Karena apa,
keterlibatan tentara melalui ini Angkatan Darat, itu sangat kuat
sekali. Sebelum kasus seperti 27 Juli, penculikan mahasiswa atau
penembakan mahasiswa Trisakti terungkap, saya masih ragu bahwa kasus
Marsinah bisa terungkap.

Radio Nederland [RN]: Padahal KSAD Jenderal Tyasno Sudarto sudah
mengatakan bahwa TNI akan bekerja sama sepenuhnya dalam membuka kasus
Marsinah ini. Tapi toh Bung Yudha masih tetap kurang optimis.

Yudha: Ya, saya mungkin baru bisa percaya kalau sudah bisa melihat
langkah awal apa yang akan dilakukan oleh pihak Pomdam ini bersama
Polda Jawa Timur. Tapi kalau misalkan masih saja tetap yang diperiksa
orang-orang yang dulu, saksi-saksi yang lama, saya masih pesimis
bahwa ini akan terungkap. Jadi memang harus ada kemajuan dalam hal
penyidikan. Artinya jangan mengungkit-ungkit orang-orang yang lama.
Karena saya dengar, itu mereka akan datang lagi ke orang-orang yang
lama. Termasuk ke keluarganya, pihak-pihak yang terlibat dahulu.

RN: Dan memang ada indikasi kuat bahwa dalam kasus terbunuhnya
Marsinah itu ada keterlibatan unsur-unsur TNI?

Yudha: Betul sekali. Karena apa memang Marsinah itu jelas-jelas
mengatakan bahwa, pada waktu teman-temannya PHK di Kodim, itu dia
akan menuntut Kodim. Itu banyak saksi teman-teman yang ditahan di
Kodim. Artinya kenapa, Marsinah marah soalnya sudah ada kesepakatan
antara perusahaan dengan pihak buruh, yang disaksikan oleh Depnaker,
bahwa setelah unjuk rasa tidak ada boleh PHK. Tetapi pihak Kodim
tetap bilang ini di Kodim. Itu yang Marsinah marah. Akhirnya dia akan
menuntut di Kodim. Itu yang perlu digarisbawahi.

Jadi memang keterlibatan Kodim dalam hal ini kuat sekali. Bukan hanya
dalam hal perburuhannya tetapi malah HAM-nya juga, termasuk
penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh Den Intel, pihak  Pam
Swakarsa Jatim begitu. Jadi yang Angkatan Darat selama ini memang
sangat terbeban sekali dalam kasus Marsinah.

RN: LSM anda dulu adalah yang pertama kali mengungkapkan atau sangat
membela dalam kasus Marsinah ini, lalu bagaimana langkah-langkah
selanjutnya dari LSM anda?

Yudha: Dulu waktu kita pertama kali menangani, kita itu tergabung
dalam sebuah komite, artinya namanya Komite Solidaritas untuk
Marsinah, KSUM. Setelah kasus ini berjalan sampai kurang lebih empat
tahun, dan mereka para terdakwa sudah dibebaskan, komite ini akhirnya
bubar. Sekarang porsi kita cuma mengamati saja. Kita tidak akan
terjun langsung karena memang sudah ditangani oleh pihak yang
berwenang. Itu saja.

RN: Bung Yudha, bagaimana tanggapan masyarakat atau khususnya
kalangan LSM terhadap berita terbaru mengenai Marsinah ini. Karena
kasus Marsinah dulu adalah suatu kasus yang besar, yang cukup
menggemparkan.

Yudha: Tanggapannya sangat positif. Karena memang kasus ini sudah
lama berlarut-larut tanpa ada penyelesaian. Dan kemarin memang ada
beberapa kawan dari LSM mengajak kita untuk kampanye lagi. Tapi itu
kita tolak, karena memang porsi kita sudah berlalu dan kita mungkin
cuma sebagai pengamat saja. Dan dari pihak teman-teman buruh juga
senang sekali bahwa kasus ini akan diungkap kembali. Demikian juga
keluarganya. saya kemarin dari sana juga sangat berharap, bahwa kasus
terbunuhnya Marsinah bisa diungkap. Tapi satu pesan dari keluarga,
jangan sampai pengungkapan kasus ini kembali menggali kuburan
Marsinah. Karena sudah dua kali dikubur, mereka sebagai orang Jawa
percaya bahwa kasihan dengan jasad Marsinah, katanya.

RN: Jadi saat ini kita tinggal menunggu langkah selanjutnya dari
pihak yang berwajib, begitu?

Yudha: Ya betul. Saya harap kepada pihak penyidik, terutama dari
Polda Jatim dalam era reformasi ini tidak perlu takut-takut, karena
pihak Polri sekarang sudah mandiri. Pesan saya langsung saja disidik
dua orang dari TNI Angakatan Darat dalam hal ini adalah dari Kodim
Sidoarjo, YSR sama KND. Karena mereka itu yang katanya informasinya
langsung terkait dalam proses pembunuhan itu.

Demikian Yudha dari LSM Arek

* AKAN KAH ADA KUDETA SELAMA GUS DUR DI LUAR NEGERI?

Presiden Abdurrahman Wahid sebelum meninggalkan tanah air sempat
terlihat menyalami Panglima TNI Widodo AS Jum'at kemarin di Bandara
Halim Perdanakusumah. Apa yang dipesankan Gus Dur pada Widodo tidak
diketahui orang, tetapi sudah pasti Gus Dur  berharap Widodo dapat
menjamin keamanan negara. Setelah pesawat Airbus yang ditumpangi
Presiden dan rombongan mengudara, Widodo pun sempat berbicara dengan
Wakil Presiden Megawati yang akan memimpin pemerintahan selama
Presiden bepergian ke luar negeri 17 hari. Panglima TNI sudah
menjamin bahwa TNI tidak akan melakukan kudeta selama Gus Dur tidak
berada di tanah air. Laporan rekan Syahrir dari Jakarta:

Menariknya pengamat politik Prof Sarbini Sumawinata mengemukakan
meski ia percaya TNI tidak akan melakukan kudeta, tetapi ia yakin
bahwa kekuatan kelompok Soeharto pasti akan melakukan kudeta dengan
dukungan sebagian anggota TNI. Kelompok Soeharto itu masih sangat
kuat, katanya. Mereka itu dapat diibaratkan sebagai negara di dalam
negera. Dengan kekuatan trilyunan rupiah serta sisa-sisa jaringannya
di kalangan kepemimpinan nasional yaitu pemerintah, MPR dan DPR,
mereka masih mampu melancarkan kudeta. Bagi kelompok Soeharto yang
kini merasa terkucilkan, dan dengan bantuan perwira-perwira yang akan
diadili, secara riil dan obyektif mereka harus melancarkan kudeta.
Demikian perkiraan  Sarbini.

Ketua MPR Amien Rais pun mengatakan kepada pers bahwa ia berpesan
kepada Gus Dur agar di perjalanannya  ke luar negeri selalu memonitor
Panglima TNI dengan pesan hanya satu. Jangan ada tindakan kekerasan,
sehingga menimbulkan kembali pertumpahan darah. Kalau perlu setiap
jam Gus Dur  harus menghubungi Panglima TNI Laksamana Widodo AS,
jelasnya. Sementara kalangan di DPR RI mempertanyakan sampai di mana
Widodo bisa mengatasi perwira TNI Angkatan Darat yang acapkali tidak
sepenuhnya menjalankan instruksi  Panglima TNI? Gus Dur nampaknya
sudah merasa lega bahwa ia telah menandatangani SK pemensiunan empat
orang jenderal termasuk Wiranto. Menko Polkam ini memang telah
diminta mantan Menteri Kehakiman Muladi agar mengundurkan diri dari
kabinet. Pernyataan Muladi ini menarik karena Muladi praktis memimpin
Tim Advokasi Perwira TNI. Jadi pasti ia telah membahas masalah peka
ini dengan Wiranto. Karena Muladi sempat ikut tim tersebut ketika
mencari fakta ke Timor Timur baru-baru ini, maka Muladi pasti sudah
tahu bagaimana posisi hukum Wiranto yang tak berpengharapan itu.

Menlu Alwi Shihab pun dalam pembicaraannya dengan pihak Amerika
sempat meminta perhatian negara adikuasa itu mengenai posisi Wiranto
di dalam negeri. Jika Wiranto dibawa ke pengadilan internasional maka
bisa saja TNI bereaksi di Indonesia, yang bisa merugikan Gus Dur.
Dalam hubungan itu menarik pula untuk disimak bahwa meskipun Wiranto
dan tiga jenderal senior lainnya dipastikan pensiun mulai akhir bulan
Maret, namun surat pensiun dini yang diusulkan Mabes TNI tidak
memasukkan nama mantan KSAD Jenderal TNI Subagyo HS. Ia kini menjabat
sebagai penasehat militer presiden. Di samping itu bila Agum Gumelar,
Susilo Bambang Yudhoyono dan Freddy Numberi menyatakan bersedia untuk
pensiun dini, Wiranto sama sekali tidak mau memberi komentar. "Saya
sudah bicara sekali, dan itu cukup", katanya kepada wartawan. Wiranto
sebelumnya menyatakan siap dipensiun, tapi sesuai dengan peraturan
yang berlaku di TNI, yaitu pada hari ulang tahunnya tanggal 4 April
nanti.

Dari perkembangan terakhir jelas bahwa Gus Dur selain bersilaturahmi
ke pesantren-pesantren dan ke pemimpin-pemimpin negara ia pun masih
perlu meningkatkan silaturahmi ke batalyon-batalyon. Sebab ternyata
Habibie tidak hanya meninggalkan pekerjaan rumah di bidang ekonomi,
keamanan serta penegakkan hukum tetapi juga mengenai perpecahan atau
faksi-faksi di tubuh TNI. Tetapi Gus Dur lagi-lagi berangkat ke luar
negeri dengan harapan tak terungkapkan bahwa Megawati bisa mulai
menangani sebagian pekerjaan rumah itu. Ia berharap Mega bisa mulai
mendekati dan membereskan masalah pemerintah dengan TNI. Apalagi
tampaknya Wiranto akhir-akhir ini semakin mendekati Megawati karena
percaya Megawati bisa bersikap lebih terbuka ketimbang Gus Dur yang
pekan-pekan terakhir ini bersikap lebih tegas terhadap para jenderal.
Namun menurut seorang pengamat dan wartawan senior Jus Soema di
Pradja, ada tradisi perwira-perwira militer, agar ada keseragaman
mereka selalu menggunakan tanda-tanda berupa jam tangan. Zaman KSAD
Jenderal Wismoyo semua pengikutnya harus menggunakan arloji di tangan
kanan. Namun ketika Presiden Soeharto mencopot Wismoyo para
pengikutnya buru-buru memindahkan jam tangan mereka ke tangan kiri.
Sejak kemarin, begitu mengetahui Wiranto sudah pensiun, pengikut
Wiranto pun cepat-cepat melepaskan jam tangan hadiah Wiranto yang
lengkap dengan tandatangannya. Itulah tentara Indonesia, katanya.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 31 Jan 2000 jam 05:22:00 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke