----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 26 Januari 2000

ALANGKAH BAHAGIANYA SALING SAYANG

Kalau kita mengingat kembali akan Ibrahim (Abraham) yang
mempunyai dua  putra (anak laki-laki) yakni Ismail dan Ishak
dari dua isteri yakni Hagar (Siti Hajar) dan Sarah. Atas dua
anak ini sungguh Ibrahim menaruh kasih atasnya, walaupun mereka
berlainan ibu. Jelas dua putra pewaris ayahnya Ibrahim, malah
keturunannya sebagai umat Kristen dan Islam dua pewaris rohani.

Biasanya satu ayah dua ibu, keturunannya saling menganggap dia
yang berhak sebagai pewaris. Saling kompetitif dan tidak jarang
berkelahi atau berperkara akibat warisan, tapi juga ada yang
sadar, bahkan akur karena menyadari satu darah sungguh ibu
berbeda.

Saya ceritakan sedikit tentang dua keturunan satu ayah dua ibu
di suku Batak (marga Simanjuntak). Konon kabarnya Simanjuntak
punya dua isteri yang masing-masing melahirkan seorang putra
(anak laki-laki). Pendek cerita setelah ayahnya meninggal dunia
ia meninggalkan warisan seekor kerbau untuk kedua putranya. Oleh
putranya kerbau tersebut dibagi dua dalam keadaan hidup, dengan
cara membuat tanda melingkar di perut kerbau yang membagi dua
tubuh tersebut sebelah kepala dan sebelah ekor yang disebut
Simanjuntak depan (jolo) dan kerbau Simanjuntak belakang (pudi).
Lalu Simanjuntak depan bela diri kerbau kamu yang  buang-buang
makanan, sehingga kerbau saya lapar (maksudnya berak).

Sampai masa sekarang kalau marga Simanjuntak ada batas-batas
tertentu muka-belakang. (Coba kalu teman dengan marga
Simanjuntak boleh tanya : muka atau belakang?) pasti senyum,
karena mereka sudah sadar satu keturunan darah harus saling
sayang menyayangi. Alangkah bahagianya kalau antara Kristen dan
Islam di muka bumi ini ada rasa saling sayang menyayangi dua
agama yang saling mengenal Allah pencipta alam semesta sengan
segala isinya.

Drs. RS Tarigan
Jalan Borobudur No 10/14
Jakarta Pusat

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 31 Jan 2000 jam 09:34:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke