----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 03 Februari 2000 16:20 UTC

** MANTAN PERDANA MENTERI LUBBERS TOLAK PERAN DI MALUKU

** PEMBENTUKAN PEMERINTAH KOALISI DI AUSTRIA

** RAPAT KILAT P.M. BLAIR DENGAN P.M. AHERN

** TOPIK GEMA WARTA:  GUS DUR BERUPAYA KERAS YAKINKAN KALANGAN
PEMODAL BELANDA

** PRESIDEN WAHID DI BELANDA

** PRESIDEN WAHID BERJUMPA DENGAN MASYARAKAT INDONESIA DI BELANDA

* WIRANTO HARUS DIBERI KESEMPATAN BICARA DULU DENGAN PRESIDEN

Ketua DPR Akbar Tanjung mengatakan, sebelum Menko Polkam Wiranto
menentukan turun jabatan atau tidak, ia harus diberi kesempatan
bicara dengan Presiden Abdurrahman Wahid. Akbar Tanjung sendiri
berpendapat Wiranto harus mundur, namun selayaknya ia harus diberi
kesempatan menarik kesimpulan sendiri. Presiden Wahid saat ini sedang
mengadakan perjalanan keliling ke manca negara dan baru kembali
sekitar satu setengah minggu lagi. Presiden Wahid mengatakan akan
minta Wiranto mundur karena dalam laporan resmi mengenai kekejaman di
Timor Timur dituduh bersalah. Hari Rabu kemarin Wiranto selaku Menko
Polkam masih menghadiri rapat kabinet, namun setelah itu tidak
terdengar lagi beritanya.

* MANTAN PERDANA MENTERI LUBBERS TOLAK PERAN DI MALUKU

Menteri Ruud Lubbers berpendapat ia tidak bisa berfungsi sebagai
penengah dalam kekerasan yang terjadi diantara warga Kristen dan
Islam di Maluku. Menurut Lubbers, tidak mungkin menjadi penengah,
karena tidak ada pihak-pihak yang jelas. Demikian dikatakan oleh
mantan perdana menteri Belanda ini pada Presiden Wahid yang sedang
mengadakan kunjungan ke Belanda.
Sekitar 200 an warga Belanda keturunan Maluku melakukan aksi unjuk
rasa di bandara Schiphol ketika, Presiden Wahid tiba kemarin petang
hari waktu setempat. Hari ini Presiden Wahid berjumpa dengan P.M. Wim
Kok dan menghadiri jamuan makan siang dengan Ratu Beatrix. Kunjungan
keliling di Eropa, Asia dan Timur Tengah oleh Presiden Wahid adalah
untuk menarik penanaman modal asing ke Indonesia.

* PEMBENTUKAN PEMERINTAH KOALISI DI AUSTRIA

Dewan Partai Konservatif Austria menyatakan setuju dengan parjanjian
yang dicapai oleh partainya di bawah Wolfgang Schussel dengan partai
ekstrim kanan di bawah Jorg Haider yang kontroversial. Schussel yang
akan jadi kanselir dalam kabinet baru Austria ini mengatakan tidak
ada perpecahan dalam partainya mengenai kerjasama dengan partai
ekstrim kanan FPO. Presiden Austria Thomas Klestil, tadi malam
mengeluarkan pernyataan tajam mengenai Schussel dan Haider. Presiden
Klestil mengatakan keduanya telah menjerumuskan Austria ke dalam
jurang krisis paling dalam, dalam sejarah pasca perang dunia kedua.
Selanjutnya dikatakan bahwa tokoh-tokoh ekstrim kanan tidak pantas
menduduki jabatan umum. Namun, ia sebagai presiden juga wajib
mematuhi aturan main dalam negara demokrasi, karena kedua partai ini
memiliki jumlah mayoritas dalam parlemen. Hari ini Schussel dan
Haider menyusun laporan terakhir untuk presiden yang harus memberi
persetujuan pembentukan koalisi baru ini atau tidak. Presiden Klestil
menghendaki agar kedua politisi ini dalam kata pengantar program
pemerintah mereka mencantumkan pernyataan bahwa mereka mematuhi azas
demokratis yang berlaku di Eropa.

* RAPAT KILAT P.M. BLAIR DENGAN P.M. AHERN

Hari ini P.M. Inggris Tony Blair mengadakan rapat kilat dengan
sejabatnya dari Irlandia Bertie Ahern, mengenai proses perdamaian di
Irlandia Utara. Rapat kilat ini diadakan sebelum Menteri Inggris
Urusan Irlandia Utara Peter Mandelson memberi penjelasan di Majelis
Rendah Inggris. Mungkin ia akan membubarkan sementara, pemerintahan
regional yang baru berumur delapan minggu. Bila demikian, maka
berarti Irlandia Utara langsung berada dibawah pemerintahan London.
Kaum Unionist Irlandia Utara mengancam akan keluar dari pemerintahan
koalisi, karena IRA belum mulai meletakkan senjata. Pemimpin Sinn
Fein, Gerry Adams mengatakan bahwa dalam perjanjian Jumat Agung
dikatakan bahwa pelucutan senjata selambat-lambatnya harus dimulai
pada bulan Mei, dan hal ini juga berlaku bagi kelompok-kelompok para
militer yang pro Inggris. Bila Unionist keluar dari pemerintahan, hal
ini sama artinya dengan menghentikan perjanjian perdamaian.

* KAPAL TANGKI RUSIA DICIDUK

Sebuah kapal tangki minyak Rusia diciduk kapal Angkatat Laut Amerika
di Teluk Parsi. Diduga, kapal ini membawa minyak dari Irak untuk
diselundupkan ke Emirat Arab. Kapal Amerika ini adalah salah satu
kapal dari armada internasional di Teluk Parsi yang mengawasi embargo
terhadap Irak. Amerika Serikat telah beberapa kali menuduh Rusia
membantu Irak melanggar embargo ekspor minyak. Awak kapal tangki
Rusia ini mengadakan penyelidikan di perairan internasional. Tidak
diketahui ke mana kapal tangki ini dibawa.

* SANGKALAN RUSIA

Rusia menuntut agar kapal tangki mereka segera dibabaskan. Menurut
Menteri Perhubungan Rusia kapal tangki itu tidak pernah memasuki
perairan Irak. Kapal itu tidak memuat minyak dari Irak, melainkan
dari Iran.

* PRESIDEN RAMOS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH

Mantan Presiden Filipina Fidel Ramos dinyatakan tidak bersalah dalam
penggelapan uang negara yang sebenarnya adalah untuk proyek
pembangunan. Menurut jaksa penyidik, ternyata Ramos tidak ikut
meningkatkan anggaran pembangunan itu menjadi 30 juta dollar.
Sebelumnya diperkirakan anggaran yang dibutuhkan adalah 10 juta
dollar. Mantan Presiden Ramos yang turun jabatan pada 1998 setelah
masa kepresidenan selama enam tahun selalu menyangkal ia bersalah.
Namun terhadap Ramos, masih berlangsung penyidikan lain untuk tuduhan
penyelewengan uang dalam proyek lain.

* GUS DUR BERUPAYA KERAS YAKINKAN KALANGAN PEMODAL BELANDA

Kunjungan Presiden Abdurrahman Wahid ke Belanda kemarin dan hari ini
dinilai oleh kalangan pakar Indonesia di Belanda sebagai upaya
memperkenalkan Indonesia baru. Seorang pakar Indonesia, Dr. Nico
Schulte Nordholt berpendapat bahwa Presiden RI benar-benar
mengendalikan kekuasaan, walaupun tengah sekarang tengah berada di
luar negeri. Menyusul sambutan Gus Dur pada seminar mengenai
investasi di Indonesia, di Scheveningen, kepada Dr. Schulte Nordholt
kami bertanya butir-butir apa yang paling penting dalam sambutan itu?

Nico Schulte Nordholt [NSN]: Tentu yang sangat mengesankan bahwa dia
mulai dengan statement atau pengumuman bahwa dia didukung di
Indonesia oleh ketua MPR dan DPR dalam usahanya untuk menegakkan
hukum dengan membiarkan proses hukum supaya jenderal-jenderal yang
dituduh melakukan tindakan penyelewengan ham dibawa ke pengadilan.
Setelah pengumuman itu dengan demikian dia sudah meletakkan suasana
"Saya menguasai situasi" Dan ini memberi kepercayaan sangat tinggi.

RN: Meskipun dia tidak menyebut nama Wiranto ya?

NSN: Tidak, dia lebih pinter, dia menyebut jenderal-jenderal,
sehingga bukan hanya Wiranto.

RN: Artinya seluruh TNI atau bagaimana?

NSN: Tidak-tidak. Hanya yang disebut di laporan panitia itu.

RN: Oke jadi enam orang jenderal itu. Selain itu tentu juga
menekankan usaha perbaikan hak asasi manusia di Indonesia dan paling
penting adalah upaya untuk menyakinkan para usahawan, kalangan
business Belanda untuk berminat menanam modal modal di Indonesia.
Menurut anda upaya itu cukup meyakinkan?

NSN: Bagi saya dua hal yang sangat mengesankan. Pertama tentu dia
dengan caranya, banyak lelucon, tetapi dengan cara dia
sungguh-sungguh meyakinkan kebudayaan barat. Dan dia terutama Belanda
mendorong di situ melakukan investment (penanaman modal - Red.) di
Indonesia, karena itu disertai sistem nilai-nilai yang dia anut,
yaitu hak asasi manusia, perhatian pada lingkungan hidup dan juga
kesejahteraan para karyawan. Sehingga dia mengundang investor bukan
hanya karena modalnya tetapi karena sistem nilainya yang menyertai
investasi itu. Supaya kesejahteraan masyarakat Indonesia
diperhatikan. Dan implisit, saya melihat dia ingin mengimbangi
investment-investment misalnya dari Korea Selatan atau Jepang yang
datang hanya untuk mengambil. Dengan demikian dia sangat implisit.

Dan untuk itu ada tugas antara lain untuk saya untuk menjelaskan
kepada bangsa Belanda pertama, jangan sombong karena dengan kata-kata
yang sangat halus seolah-olah mengelu-elukan, tapi jangat salah
tangkap, merasa tahu diri. Kedua, kalau memang melakukan investment
ya harus memperhatikan apa yang disebutnya ciri barat itu.

RN: Ya, jadi ini satu undangan dengan suatu warna nuansa yang
berbeda ya? Tapi bagaimana menurut anda kesan di kalangan bisnis
Belanda, apakah cukup meyakinkan ini?

NSN: Saya kira mereka semua sangat terkesan. Karena begitu terbuka
dia menyebut semua kesulitan yang dihadapi tanpa menyembunyikan apa
yang merupakan rintangan. Itulah yang diharapkan investor barat,
karena dengan demikian  mereka sungguh-sungguh bisa membahas
kesungguhannya. Dan kemudian dia juga saya kira menekankan harus
menuju  situasi yang saling menguntungkan. Kedua itu juga dalam cara
tanya jawab. Mana ada seorang presiden yang setelah sambutannya
mengundang pertanyaan-pertanyaan yang tidak dipersiapkan dan langsung
memberi jawaban dan tentu kalau dia tidak tahu tentang suatu
undang-undang dia jawab: silakan tulis itu kirimkan itu kepada duta
saya akan terima dan akan saya teruskan pada parlemen. Ini berarti
dia terbuka dan tahu prosedurnya. Kalau itu undang-undang, ya harus
ke parlemen.

RN: Tapi ini juga presiden yang banyak leluconnya ya? Yang mana yang
anda paling suka?

NSN: Bukan main. Saya hitung ada lima atau enam lelucon. Yang baru
bagi saya, dia adalah presiden keempat yang crazy. Yang pertama crazy
women, yang kedua crazy fortune, yang ketiga crazy airplanes. Dan dia
bikin crazy orang dengan perjalanannya.

RN: Soal pertemuan Presiden Wahid dengan mantan Perdana Menteri
Belanda Ruud Lubbers, jadi sekarang ada kejelasan ya. Jadi sebenarna
yang dibicarakan antara Presiden Wahid dan Lubbers di Jakarta tidak
khusus
mengenai Maluku bukan?

NSN: Memang semula, pada bulan September, masalah Timor Timur masih
menjadi sangat hangat tetapi kemudian untuk Maluku. Tapi sekarang
jelas, Lubbers diharapkan untuk ikut membantu mencari dukungan di
luar negeri. Di dalam negeri orang Maluku harus mencari sendiri jalan
keluar.

RN: Menurut anda dia tokoh yang pantas untuk mencari dukungan itu?

NSN: Untuk mencari dukungan di luar negeri? Ya, sangat pantas! Dengan
citra internasionalnya.

RN: Mungkin juga menjembatani orang Maluku di Belanda dan orang
Maluku di Maluku?

NSN: Saya kira itu tidak perlu, karena itu sudah baik dan sudah
banyak salurannya. Sumbangan Lubbers tidak ada nilai tambah. Tapi
untuk penanaman modal yang dibutuhkan yang sangat besar, di situ
peran Lubbers!

RN: Ada salah pengertian pemerintah Belanda dengan Ruud Lubbers,
apakah itu sekarang sudah menjadi jelas?

NSN: Saya kira dengan pernyataan kemarin malam itu semua sudah lurus.
Jangan cari-cari ke belakang tapi lihat ke depan. Dengan pembagian
tugas semua main peranannya yang sudah ditentukan itu.

Demikiran Dr. Nico Schulte Nordholt, pakar Indonesia di Belanda.

* TOPIK GEMA WARTA: APA YANG DIBICARAKAN DALAM PERTEMUA JALAN LAUTSE

Gara-gara rekomendasi KPP HAM dan ucapan Gus Dur bahwa Wiranto harus
mengundurkan diri maka situasi politik di Indonesia mulai meningkat
kembali. Soalnya Jenderal Wiranto yang menjabat sebagai Menko Polkam
tidak mau mengundurkan diri. Laporan Koresponden Syahrir dari
Jakarta:

Kamis kemarin Jalaluddin Rachmat, seorang tokoh Islam mengkhawatirkan
kelompok-kelompok Islam yang selama ini dekat dengan militer akan
melakukan gerakan-gerakan untuk mendukung Wiranto. Jalaludin Rachmat
pun waswas Islam kembali akan dimanfaatkan oleh kekuasaan. Seorang
aktivis gerakan Islam memprediksi ratusan ribu ummat Islam akan
menyambut Presiden jika Gus Dur kembali dari luar negeri. Massa Islam
ini akan mendesak Gus Dur akan tidak memberhentikan Wiranto. Wiranto
dinilai, selain dekat juga berjasa membela ummat Islam.

Kemarin kantor KPP HAM pun sudah  didatangi kelompok Islam yang
menamakan diri Fraksi 99. Forum Aksi Silaturakhmi 99 ini menganggap
rekomendasi KPP HAM yang menyebut nama Wiranto dan perwira-perwira
lainnya tidak adil. Penyebutan nama-nama mereka itu membuat kinerja
TNI semakin menurun yang akibatnya akan merugikan bangsa dan negara,
ujar mereka. Pangdam Jaya Mayjen Ryamizard Ryacudu kemarin menegaskan
pihak pro-kemerdekaan pun harus diusut dalam kasus pelanggaran HAM di
Timor Timur. Penegakkan HAM jika dijalankan secara sepihak tidaklah
fair, kata Ryamizard. Namun menjawab pertanyaan wartawan ia menjamin
TNI akan tetap loyal kepada pimpinannya dan juga kepada Presiden
Abdurrahman Wabid. Tapi bukan hanya kalangan yang pro Wiranto saja
yang bersuara.

Kemarin para politisi muda PDI-Perjuangan, PAN dan Golkar yang
dipimpin Herry Ahmadi dan Bara Hasibuan, putra Albert Hasibuan
mendesak Wiranto supaya mengundurkan diri. Sedangkan sehari
sebelumnya, pembela Wiranto, Adnan Buyung Nasution, dalam suatu
pertemuan politik di Jalan Lautze Jakarta mengatakan, rekomendasi
terhadap Jenderal Wiranto itu sudah melanggar asas praduga tak
bersalah.

Dalam jumpa pers dengan PM Belanda Wim Kok di Den Haag, Gus Dur juga
menyinggung soal pertemuan di Jalan Lautze itu:

Gus Dur: Yesterday, there was a rumor that a group of muslim militans
will demonstrate against the government in Falatehan Square in the
heart of Jakarta. And we believe that there were quote un qoute dirty
hands behind that. I don't know whether those hands belongs to the
generals or not. But any way dirty hands were there. From here we
gave the orders to the National Police Chief as well as the Commander
of the Armed Forces and the Attorney General to take care of the
situation and the took care in what they think the best way, that is
to try to stop people to go there.  So in this sense we were lucky
that those militants didn't group there

But another meeting took place in Jakarta, in Lautze street, between
several generals. But of course we have already made known by them
that we are in full control of the situation, we know what their
moves are and that they have to be careful about what they do.

Kemarin, demikian Gus Dur, ada desas desus bahwa sekelompok muslim
militan ingin berdemonstrasi menentang pemerintah di Taman Faletehan
di Jakarta Pusat. Gus Dur percaya bahwa di situ ada apa yang disebut
tangan-tangan kotor, tetapi ditegaskannya ia tidak tahu apakah
tangan-tangan itu tangan para jenderal atau atau tidak. Ia
memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI serta Jaksa Agung supaya
membereskan masalah ini sebaik-baiknya, yaitu menghalangi supaya
orang-orang tidak bisa sampai di Taman Faletehan. Presiden Wahid juga
menambahkan bahwa beberapa orang Jenderal telah mengadakan pertemuan
politik di Jalan Lautze di Jakarta. Kepada mereka sudah dijelaskan
bahwa Gus Dur tahu soal pertemuan itu dan sebagai presiden ia tetap
mengendalikan keadaan. Oleh karena itu jenderal-jenderal itu diminta
untuk berhati-hati.

Demikian Presiden Wahid di Den Haag Kamis pagi. Menurut suatu sumber,
dalam pertemuan di Jalan Lautze itu, Buyung mengatakan sebagai
pendekar demokrasi ia tidak sama sekali tidak berniat untuk
menutup-nutupi kesalahan para perwira militer yang diangap melangar
hak asasi manusia. Ia justru ingin menegakkan demokasi yang
menjunjung supremasi hukum. Dalam sebuah negara demokrasi, hukum
adalah segalanya, maka dari itu hukum harus dijunjung tinggi dan
dihormati oleh siapapun. Buyung menyatakan tidak setuju terhadap
siapa pun yang mengotori hukum, Buyung juga mengatakan bahwa
penyebutan nama-nama perwira mliter termasuk Jenderal Wiranto sebagai
orang yang bersalah telah melangar hukum bahkan mengotori hukum.

Buyung juga mengingatkan bahwa Wiranto jangan hanya dipandang sebagai
faktor pribadi tetapi harus pula diingat faktor politiknya. Jauh hari
sebelum Soeharto jatuh Wiranto sudah beberapa kali melakukan
pertemuan dengan Gus Dur, Megawati, Amien Rais dan Sultan Hamengku
Buwono X. Tentu di balik itu Wiranto bukan berdiri selaku pribadi
tetapi mewakili salah satu kekuatan politik yang cukup kuat yaitu
TNI. Maka faktor itu harus diperhitungkan. ABN alias Adnan Buyung
Nasution lebih lanjut mengatakan bahwa kehadirannya sebagai pembela
hukum TNI disambut sebagai tetesan es di tengah terik matahari. Di
tengah-tegah situasi di mana TNI bertubi-tubi dihujat oleh
masyarakat, tiba-tiba ia tampil sebagai pengacara. Ia ingin sekali
masyarakat, terutama pers, jangan terlalu kasar memperlakukan
tentara, karena hal itu sama halnya dengan membangunkan macan tidur.
Jangan-jangan kalau tentara dihujat terus-terusan hal itu justru
menjadi kontra produktif sehingga militer balik menyerang dengan
melakukan kudeta. Dan kalau hal itu sampai terjadi kita akan gagal
membangun demokrasi.

Adnan Buyung Nasution mengakui bahwa pelangaran hak asasi manusia di
Timtim pasca jajak pendapat memang sangat dahsyat. Hampir semua
bangunan peninggalan RI yang menelan biaya bermilyar-milyar Rupiah
telah dibumuhanguskan sehingga tidak ada sama sekali monumen
peningalan RI yang bisa diwariskan kepada rakyat Timtim selama lebih
seperempat abad pendudukan Indonesia. Oleh karena itu wajarlah kalau
para pejuang hak asasi manusia sangat marah terhadap perilaku militer
yang melakukan tindakan brutal. Akan tetapi Burung berharap sebagai
penegak hukum dan pejuang demokrasi kita harus menghadapinya dengan
kepala dingin dan hati-hati.

Sejak dahulu Buyung menyatakan tidak setuju jika militer ikut campur
dalam politik dan sampai sekarang ia masih konsistendengan pandangan
poitiknya seperti yang ditulis dalam disertasinya di Belanda. Namun
demikian kita harus bisa bermain cantik dalam menegakkan demokrasi.
Kalangan TNI sudah mengakui bila memang ada angotanya ada yang
bersalah ia merelakan untuk diberi sanksi hukum yang setimpal,
asalkan sesuai dengan jalur hukum yang benar. Kemudian menangapi
seorang penanya sekiranya jatuhnya Wiranto itu ada intrik dengan
kelompok Prabowo mana yang lebih kuat antara keduanya? Menurut Buyung
Prabowo tidak cukup kuat. "Kalau selebihnya saya tidak tahu karena
saya bukan ahli militer. Saya hanya berbicara tentang supremasi ukum
yang harus dihormati oleh semua pihak." Demikian Buyung Nasution.

* PRESIDEN WAHID DI BELANDA

Sekali lagi Presiden Abdurrahman Wahid yang saat ini berada di
Belanda, memperingatkan para jenderal agar tidak melakukan kudeta.
Beliau mengatakan bahwa pada hari Rabu kemari ada perjumpaan antara
beberapa jendral di Jakarta. Ada dugaan rencana merebut kekuasaan di
bawah pimpinan Wiranto. Kepala negara memperingatkan agar
berhati-hati dan menambahkan bahwa pemerintahnya menguasai keadaan.

* PRESIDEN WAHID BERJUMPA DENGAN MASYARAKAT INDONESIA DI BELANDA

Setelah disambut resmi oleh Ratu Beatrix, di Istana Noordeinde,
Presiden Abdurrahman Wahid Rabu malam mengadakan pertemuan dengan
masyarakat Indonesia di Wisma Indonesia, rumah kediaman duta besar
Indonesia di Belanda. M. Nanere, ketua Yayasan Sultan Babulah
mengatakan pembicaraan dengan Presiden Wahid sangat terbuka dan
akrab. Harapan kami besar, beliau adalah seorang yang bijak, dan kami
rasa beliau bisa mengembalikan ketenteraman di Maluku. Tugas kami
adalah memberi dukungan, demikian Nanere. Pada kesempatan itu kepala
negara juga berjumpa dengan wakil-wakil dari organisasi Maluku lain.
Antara lain dibicarakan masalah hak asasi manusia, pembangunan
kembali Maluku dan bantuan kemanusiaan. Direncanakan pengiriman
sebuah kapal pada akhir April mendatang membawa obat-obatan, sandang
dan pangan untuk Maluku Utara dan Selatan. Presiden Wahid menjanjikan
bantuan tentara Indonesia agar bantuan itu betul-betul sampai di
tempat tujuan.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 Feb 2000 jam 08:36:51 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke