----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 9 Pebruari 2000

MOGOK BUAT SIAPA

AKSI mogok makan oleh mahasiswa yang tergabing dalam Liga
Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di kantor Komnas HAM,
Jakarta bermaksud agar para jenderal yang melanggar HAM di Timtim
pasca jajak pendapat dapat diadili di Mahkamah Internasional.

Kalau jaman Belanda dan Jepang, orang yang paling dibenci adalah
kolaborator dan mata-mata, karena mereka adalah pengkhianat
bangsa. Nah, apa namanya kalau ada bangsa sendiri yang mau
menyerahkan bangsanya untuk diadili orang asing, padahal belum
tentu salahnya.

Saya tidak tahu siapa mereka, namun ketika melihat kaos yang
dipakai bergambarkan Guevara (tokoh komunis Amerika Selatan),
mereka anak-anak yang terkooptasi oleh ilusi yang membangkitkan
emosi, tapi sebenarnya tak tahu nuansa kebatinan pasca jajak
pendapat.

Mereka tidak tahu bagaimana perasaan kelompok pro-integrasi dan
menggeloranya emosional, sakit hati dan marah karena harus
meninggalkan harta bendanya yang dikumpulkan sekian lama, sehingga
keputusan membakar milik sendiri adalah yang manusiawi dan itu
adalah hak asasi. Mereka itu saya nilai tidak punya rasa
nasionalis, karena memang keyakinannya adalah internasionalis.

Sudarso
Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 14 Feb 2000 jam 04:34:48 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke