----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

BUPATI DARI TNI DISOAL LAGI

        SURABAYA, (TNI Watch! 7/3/2000). Penolakan bupati dari unsur TNI
makin seru di Jawa Timur. Seperti diberitakan, sempat muncul aksi di
Pemda Jatim berkaitan dengan proses penarikan Bupati Pasuruan Kolonel
Inf Dade Angga. Satu kelompok yang datang meminta agar Gubernur Jatim
mempertahankan Dade. Sementara kelompok kedua, yang muncul selang
beberapa saat menuntut Dade Angga ditarik ke kesatuan.

        Sebelum itu, dari Tuban juga muncul gerakan serupa, yang menanyakan
tindak lanjut kesediaan Bupati Tuban Kolonel Inf Hindarto untuk
kembali ke kesatuannya di TNI. Di Jatim ada enam bupati yang telah
mengisi formulir untuk kembali ke kesatuannya, yakni Bupati Tuban,
Malang, Pasuruan, Sumenep, Blitar, dan Sampang. Total di seluruh
Indonesia ada sebelas bupati yang ingin kembali ke kesatuan.

        Berkait dengan pilihan itu, Panglima TNI melalui Kaster Letjen TNI
Agus Widjojo telah mengirimkan surat telegram No. STR/1294/1999
tanggal 29 Desember 1999. Dalam telegram itu, Panglima memberi
kewenangan pada Pangdam III, IV, V, VI, VII, IX, dan XVII memproses
penarikan para pamen TNI dan Polri yang ingin kembali pada kesatuan
sesuai keinginan sendiri.

        Dalam proses penarikan ini, Panglima menetapkan mekanismenya, antara
lain, para bupati diminta mengajukan berhenti atas permintaan sendiri
untuk kembali ke satuan induk kepada Mendagri melalui DPRD Tk. II
masing-masing dengan tembusan Panglima TNI dan Gubernur. Namun, dalam
surat telegram itu, Panglima tidak menetapkan batas waktu pengajuan
surat pengunduran diri ini. Tak ayal, ada kepala daerah Tk. II yang
berpandangan mereka akan mengajukan surat pengunduran diri jika proses
pemilihan kepala daerah yang baru sudah berlangsung. ***

_______________
TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku
TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan
ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia
yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya.
Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi
bersama-sama.

- ----------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 7 Mar 2000 jam 14:35:54 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke