---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 06 Maret 2000 16:00 UTC ** KEBAKARAN HUTAN DI SUMATERA MAKIN PARAH ** S-FOR TANGKAP SEORANG WARGA SERBIA BOSNIA ** CINA KEMBALI ANCAM TAIWAN ** TOPIK GEMA WARTA: APA MOTIF DI BALIK PEMBACOKAN MATORI ABDUL DJALIL? ** TOPIK GEMA WARTA: PARA PEMILIK HPH KEMBALI MENUDUH PETANI KECIL MENYEBABKAN KEBAKARAN HUTAN * KEBAKARAN HUTAN DI SUMATERA MAKIN PARAH Ratusan titik api yang mengakibatkan kebakaran hutan di Sumatra meningkat terus. Seluruh pulau kini diselimuti asap hitam. Di propinsi Riau jarak pandang di berbagai tempat tidak lebih dari 200 meter. Pihak berwenang Riau mempertimbangkan menyatakan daerah itu sebagai daerah bencana dan mulai membagi-bagikan masker-masker oksigen dan obat-obatan. Kebakaran hutan ini menyerupai bencana alam tahun 1997 dan 1998, ketika kabut asap menyelimuti sebagian besar Asia Tenggara selama berminggu-minggu. Banyak kebakaran hutan di Sumatera disebabkan oleh pembakaran gelap hutan untuk memperoleh lahan pertanian baru. * S-FOR TANGKAP SEORANG WARGA SERBIA BOSNIA Tentara pasukan perdamaian S-FOR di Bosnia menangkap seorang warga Serbia Bosnia yang dicari Tribunal Yugoslavia di Den Haag, Belanda, sehubungan dengan kejahatan-kejahatan perang. Ia adalah Dragoljub Prcac, 62 tahun. Ia menjabat wakil komandan kamp konsentrasi Omarska di masa perang Bosnia. Ia dinyatakan turut bertanggungjawab atas kejahatan-kejahatan yang terjadi di kamp Omarska. Gambar-gambar para tahanan bertubuh kurus kering yang ditayangkan di seluruh dunia merupakan sebab musabab pembentukan Tribunal Yugoslavia. Prcac diterbangkan ke Belanda sesaat setelah ditangkap. Ia akan ditahan di Scheveningen sampai kasusnya diajukan di hadapan Tribunal Yugoslavia. * CINA KEMBALI ANCAM TAIWAN Cina kembali mengancam Taiwan dengan berbagai tindakan keras apabila pemerintah Taipei bersikeras memperjuangkan kemerdekaan. Melalui sebuah tanggapan di harian angkatan bersenjata diberitakan bahwa pasukan telah disiapsiagakan dan bisa melakukan intervensi. Warga Taiwan yang memilih presiden baru dua minggu lagi diperingatkan agar tidak memilih para calon yang mendukung kemerdekaan. Hari ini diumumkan bahwa Beijing meningkatkan anggaran pertahanan dengan 12%. Hal ini tercantum pada apbn yang akan dibicarakan pada sidang paripurna Kongres Rakyat hari-hari mendatang. Peningkatan anggaran pertahanan itu antara lain dimaksudkan untuk kenaikan gaji tentara. * TENTARA AMERIKA DIRIKAN KANTOR DISTRIBUSI DEKAT MOZAMBIK Tentara Amerika mendirikan kantor pusat distribusi untuk membagi-bagikan bahan bantuan kepada para korban banjir di Mozambik. Kantor didirikan di Afrika Selatan di sebelah tapal batas Mozambik. Kantor itu dimaksudkan meringankan masalah logistik yang dihadapi para pekerja kemanusiaan. Jumlah helikopter transpor juga ditambah. Sembilan helikopter dari Amerika Serikat dan Spanyol dalam perjalanan ke Mozambik. Helikopter-helikopter dari Inggris, Jerman dan Prancis dikerahkan bersama helikopter dari Afrika Selatan yang memprakarsai operasi bantuan. Sedikitnya 500.000 orang yang berada di kamp-kamp penampung membutuhkan makanan dan air minum. Aksi penyelamatan orang-orang dari pohon dan atap masih berjalan terus. Permukaan air telah turun, tetapi pihak otorita masih memperhitungkan badai topan baru Gloria. Masalah yang paling memprihatinkan otorita di sana ialah munculnya penyakit yang mematikan seperti kolera dan malaria. * PERANG GERILYA PECAH DI CHECHNYA SELATAN Pertempuran dahsyat pecah antara pembangkang Chechnya dan tentara Rusia di daerah pegunungan Chechnya Selatan hari-hari belakangan. Pada pertempuran di Pas Argun 60 kilometer di sebelah Selatan ibukota Grozny, puluhan orang tewas di kedua belah pihak. Pimpinan tentara Rusia mengumumkan lebih dari 70 pembangkang menyerah, 40 di antaranya luka-luka berat. Sejak jatuhnya Grozny, awal Februari lalu, lokasi medan pertempuran Chechnya pindah ke daerah pegunungan di bagian Selatan. Perang gerilya yang pecah di sana sementara ini belum akan berhenti. * AMERIKA INGIN PERKUAT SATUAN POLISI INTERNASIONAL DI KOSOVO Amerika Serikat ingin memperkuat satuan polisi internasional di Kosovo dalam waktu dekat. Hal ini dikemukakan Menteri Luar Negeri Amerika Madeleine Albright di Praha. Albright saat ini melakukan kunjungan keliling di Eropa Tengah dan kawasan Balkan. Menurut Albright polisi internasional harus segera diperkuat guna mencegah meningkatnya ketegangan di Kosovo. Insiden terbaru terjadi Sabtu lalu di zona demilitarisasi yang letaknya di antara Serbia dan Kosovo. Di sana warga etnik Albania dan agen polisi Serbia terlibat aksi baku tembak. Pasukan internasional K-FOR tidak turun tangan. Albright menuduh rejim di Beograd memprovokasi insiden. Pemerintah Slobodan Milosevic juga dituduh mendalangi konflik di kota Kosovska Mitrovica. * KAMPANYE PENYULUHAN BARU UNTUK CEGAH PENYAKIT AIDS PBB melancarkan kampanye penyuluhan baru guna mencegah menyebarnya penyakit aids. Penyuluhan terutama ditujukan kepada kaum muda, yang menurut angka-angka statistik merupakan kelompok terbesar yang terjangkit HIV, virus penyebab penyakit aids. Kampanye penyuluhan menyoroti nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang bisa mempengaruhi hubungan seks yang tidak menggunakan kondom. Menurut PBB sementara ini terdapat 33 juta orang di seluruh dunia yang terjangkit HIV. Wabah Aids merupakan masalah terbesar di Afrika. Menurut PBB sejauh ini 16 juta orang tewas akibat aids. * PERCEKCOKAN DIPLOMATIK BELGIA-IRAN BELUM SELESAI Percekcokan diplomatik antara Belgia dan Iran sementara ini nampak belum akan berakhir. Menteri Luar Negeri Belgia Louis Michel mengatakan Brussel tidak bisa dan tidak mau melalukan penyelidikan yuridis atas diri mantan Presiden Iran Ali Akbar Hashemi Rafsanjani. Penyelidikan terhadap kejahatan-kejahatan kemanusiaan diusulkan oleh bekas tapol dari Iran yang kini berdomisili di Belgia. Iran menuduh Belgia mencampuri urusan dalam negeri dan mengancam akan merevisi hubungan antara kedua negara itu. Menteri Michel mengatakan pemerintah Belgia tidak bisa berbuat apa-apa dalam penyelidikan terhadap Rafsanjani karena kehakimanBelgia bersifat indipenden. * STUDIO B DIRAMPOK DAN DIGUGAT Alat pemancar radio dan televisi Studio B di ibukota Yugoslavia Beograd, dirampok. Hal ini diberitakan kantor berita Jerman DPA. Sedikitnya dua karyawan Studio B itu luka-luka berat. Kelima perampok yang mengenakan seragam polisi dikabarkan membawa peralatan radio Studio B yang sangat kritis terhadap rejim Presiden Slobodan Milosevic. Seorang kepala polisi yang merasa dihina oleh Studio B menggugat pemancar radio dan televisi itu. Menurut direktur Studio B Dragan Kojadinovic perampokan dan kasus pengadilan saling berkaitan. * APA MOTIF DI BALIK PEMBACOKAN MATORI ABDUL DJALIL? INTRO: Pembacokan Matori Abdul Djalil ketua umum PKB dan Wakil Ketua MPR diduga dilakukan oleh para pendukung Soeharto yang ingin mengadu domba politisi sipil versus militer. Laporan rekan Syahrir dari Jakarta: Hingga kemarin malam polisi belum berani menyatakan bahwa kasus pembacokan wakil ketua MPR Matori Abdul Djalil adalah kriminal murni atau politis. Dinas penerangan polisi semula mengatakan bahwa berdasarkan bukti-bukti yang ada, kasus itu kriminal murni dan kini sedang dalam penyidikan. Tetapi Kapolri Letjen Rusdihardjo menyatakan kepada pers ada kemungkinan kasus ini dilatarbelakangi motivasi politik. Kalangan anggota DPR-RI yang diwakili oleh Julius Usman dari fraksi PDI berharap agar anggota DPR pun dipersenjatai untuk menjaga diri. Sehubungan dengan itu pihak kepolisian dapat menyetujuinya dengan syarat bahwa para anggota DPR-RI itu harus diseleksi oleh bagian psikiatri dan dilatih supaya mereka tidak asal tembak saja. "Semua tergantung pada permohonan pihak DPR," ujar Kadispen Polri Kolonel Polisi Dadang. Pihak kepolisian berharap masyarakat tidak membuat analisa yang berlebihan karena hal itu bisa mengeruhkan suasana. Ketua umum Ansor Saefullah Yusuf juga mengharapkan hal yang sama, meskipun ia mengakui ada keinginan sementara masyarakat untuk membalas kejadian tersebut. Upaya membunuh Matori oleh dua orang yang bersenjatakan pistol standar TNI dan memiliki dua pager jelas menimbulkan sejumlah pertanyaan di kalangan masyarakat. Maklum selama Orde Baru berkuasa para petugas intelijen militer umumnya bersenjatakan FN dan diberikan pager serta sepeda motor atau kijang. Maka tidaklah mengherankan jika ada yang menduga peristiwa ini didalangi perwira-perwira yang sakit hati karena tergeser. Bukankah baru-baru ini ada jenderal-jenderal yang keberatan TNI diobok-obok? Mereka ingin mengingatkan para politisi sipil bahwa para prajurit bisa mencapai tokoh-tokoh politik itu di manapun mereka berada. Seorang perwira yang baru-baru ini tergeser sempat mengatakan "kalau TNI mau melakukan kekacauan itu mudah saja, karena kami memang terlatih untuk itu". Bahkan seorang Letjen berkata "TNI sekarang sudah tak berdaya karena pelbagai perangkat sudah dicopot. Misalnya UU subversi. Tetapi janganlah kita yang sudah tak berkuasa lagi masih terus ditekan", katanya. Skenario lain dikemukakan oleh Efendi Hoiri dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa. Ia melihat kejadian ini merupakan bagian skenario besar mengganggu presiden. Kepada pers ia mengatakan ada kelompok yang merasa terganggu oleh tindakan Gus Dur. Namun tidak dapat langsung membalas. Oleh karena itu caranya adalah dengan mengganggu sayap-sayap Gus Dur. Matori adalah bagian sayap Gus Dur yang perlu diganggu, tetapi sasarannya adalah tetap Gus Dur. Ketua DPR Akbar Tandjung juga menduga ada motif politik di belakang penganiayaan Matori. Motif politik itu kemungkinan karena sikap politik Matori yang tegas. Skenario lain muncul dari kalangan LSM dan kriminolog. Jangan-jangan kalangan pendukung Matori sendiri yang melakukan ini tanpa sepengetahuan Matori, dalam rangka lebih mempopulerkan Ketua Umum PKB itu. Bukan rahasia lagi bahwa Gus Dur ingin mengganti Matori dengan Alwi Shihab, Menlu RI saat ini. Dengan peristiwa kejam yang menimpa Matori maka nampaknya pada pemilihan ketua umum PKB bulan Juli mendatang agaknya sulit bagi Shihab untuk menggantikan Matori. Inipun sudah nampak dari wajah Sekjen PKB Muhaimin yang tidak bersemangat lagi, kata sebuah sumber. Selama ini Muhaiminlah yang paling keras mendukung Alwi Shihab, katanya. Citra politik Matori Abdul Djalil memang sudah meningkat saat ini. * PARA PEMILIK HPH KEMBALI MENUDUH PETANI KECIL MENYEBABKAN KEBAKARAN HUTAN Intro: Kota Pekanbaru kembali dilanda kabut akibat kebakaran hutan. Menurut Andy Yusran, dari LSM ISDP, pelakunya masih tetap orang lama, yaitu para pemilik HPH dari Jakarta, seperti Bob Hasan dan sebagainya. Tapi terlebih dahulu staf pengajar Universitas Riau ini menceritakan kondisi kota Pekan Baru sekarang ini. ANDY YUSRAN [AY]: Terutama seminggu terakhir ini ya, kabut itu memang cukup tebal dan menyelimuti kota Pekanbaru. Dan bahkan hari ini sendiri anak-anak saya, saya liburkan atas inisiatif sendiri. Terutama setelah membaca rambu-rambu mengenai keadaan cuaca sebagaimana yang tertera di jalan Pekanbaru yang sudah menunjukkan berbahaya begitu. Jadi saya liburkan untuk sementara waktu. Karena tiap pemerintah daerah sendiri nampaknya belum ada kebijakan mengenai libur sekolah itu. Jadi seminggu ini terutama memang terjadinya di Pekanbaru dan bahkan saya kira hampir mirip mendekati keadaan 1998 yang lalu. RADIO NEDERLAND [RN]: Jadi tidak ada samasekali pemerintah memberikan penjelasan, penerangan dan sebagainya. AY: Kalau penerangan baru pada tahap penerangan . Tadi pagi saya ketemu dengan mobil, saya lupa apakah dari Departemen Kesehataan dari Kanwil atau dari Pemerintah Daerah, itu melalui mobil mereka. Itu menyiarkan bahwa diharap masyarakat untuk memakai masker pelindung. Sementara saya melihat juga belum ada kebijakan pemerintah yang melakukan usaha-usaha buat penghentian terjadinya kebakaran ini. Saya belum lihat ada koordinasi yang bagus antara Pemerintah Daerah, Kepolisian maupun Kejaksaan. Padahal rambu di penunjuk cuaca di kota Pekanbaru telah menunjukkan angka berbahaya. RN: Berarti ini agak lamban ya, tindakan ini. AY: Saya pikir memang agak lamban. Karena prosesnya memang sudah lama. Artinya kabut-kabut tipis itu sudah mulai sebenarnya beberapa minggu yang lalu. Cuman ketebalan itu satu minggu terakhir ini terutama. Dan itu di media massa di Pekanbaru itu sudah hampir tiap hari diangkat sumber asap itu. Jadi nampaknya pemerintah masih agak tebal dia punya respons mengenai itu. Saya nggak melihat ada kebijakan yang secara jelas memperlihatkan usaha-usaha untuk menanggulangi itu. Katakanlah mungkin mendatangi daerah-daerah yang menurut satelit itu ada beberapa hot spot (titik api, Red.) di Selatan maupun di Tenggara Pekanbaru. Padahal, ya, kita tahu sendiri sebenarnya UU kehutanan yang dilahirkan pemerintahan Habibie kemarin kan sudah memberikan kewenangan kepada penegak hukum, pemerintah daerah mungkin juga kepolisian/kejaksaan untuk melakukan tindakan bahkan menyeret oknum atau perusahaan yang melakukan pembakaran hutan ke meja hijau saya kira. RN: Menurut pengamatan anda kenapa begitu ya? Kan sekarang sudah ada semangat baru, katakanlah reformasi dan sebagainya. Apalagi di masyarakat Riau kan malah ingin merdeka. Jadi kalau merdeka kan tanggungjawabnya itu mesti lebih tinggi begitu ya. AY: Ya, ya betul. Artinya masyarakat di sini sudah melakukan protes dan sebagainya, tapi nampaknya di level (tingkat, Red.) elit-elit lokal sini gitu lho yang kurang tanggap mengenai itu. Masyarakat tidak meributkan itu, saya kira. Mungkin ya satu dua hari ini kan ada demonstrasi besar-besaran mengenai asap. Tinggal pemerintah daerah berikut kepolisian yang sepertinya masih bermental Orde Baru begitu lho. Karena ini kalau kita lacak ya memang pembakaran hutan itu saya kira tidak terlepas dari perilaku atau kebijakan pemerintah itu sendiri. Yang sangat kental pameran KKN-nya begitu ketika orang mau membuka lahan dan sebagainya mereka tutup mata, karena mereka sebenarnya tahu begitu lho. Saya kira di situ masih berlangsung. RN: O, jadi kalau begitu memang pemain-pemain lama, katakanlah pemain Orde Baru itu memang masih banyak di daerah? AY: Yang melakukan pengrusakan hutan kan rata-rata pengusaha besar. Pengusaha besar berada di Jakarta. Mereka punya koneksi misalnya dengan aparat kepolisian gitu lho. Daerah tidak bisa berbuat apa-apa karena tetap didukung oleh aparat-aparat yang berwajib seharusnya untuk melakukan pembersihan dan sebagainya. Tapi itu tidak dilakukan karena mereka punya link (hubungan, Red.) ke Jakarta gitu lho. RN: Pengusaha Jakarta itu pengusaha mana saja Bung Andy? AY: Saya kira yang raja-raja hutan itu kan semua menguasai Riau. Kita bisa lihat berapa Syamsu Nursalim, Prayogo kemudian Bob. Saya kira elit Soeharto dan sebagainya. Hampir mereka semua yang memiliki lahan di Riau. RN: Jadi mereka ini masih berkibarlah. AY: Saya pikir sampai sekarang ini belum ada perubahan. Buktinya mereka masih pengusaha-pengusaha lahan itu. Kemudian oleh mereka nampaknya diisukan bahwa yang melakukan ini adalah masyarakat kecil. Itu kan konspirasi itu. Kami sebagai lsm sudah melakukan penelitian mengenai itu bahwa kalaupun ada masyarakat saya kira itu tidak terlalu berbahaya. Ada memang sedikit, tapi itu kalau dihitung-hitung ya artinya kampung pun tidak berasap begitu ya. Apalagi daerah atau antarnegara misalnya. Itu kan karena ulah perusahan-perusahan HPH dan lain sebagainya. Ketika musim kering tiba mereka membuka lahan yang besar-besaran karena mereka menghindari costs (biaya, Red.) yang begitu tinggi untuk melakukan cara-cara lain pembukaan lahan. Katakan penebangan melalui alat-alat berat, itu kan berapa biayanya. Ketimbang dengan modal korek api dan bensin atau dan sebagainya, ya sekian hektar bisa bersih gitu. Nah itu sebenarnya mereka nggak berjalan sendiri-sendiri artinya ada oknum-oknum belakang yang mem-backup (mendukung, Red.) itu. Sama halnya dengan proses penyelundupan. Aturannya melakukan penyelidikan tetapi justru dia yang mem-backup perilaku-perilaku seperti itu. Itu repotnya di kami sekarang ini, masih berlangsung praktek-praktek seperti itu. Demikian Andy Yusan, staf pengajar Universitas Riau dan aktivis LSM ISDP. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. --------------------------------------------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 8 Mar 2000 jam 02:51:07 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
