---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- 'Jika Kwik mundur, tak berpengaruh pada pasar, malah bagus' Laporan Woro Widyaningsih Utami - Isu mundurnya Kwik Kian Gie dari jabatan Menko Ekuin diyakini pengamat ekonomi tidak akan mempengaruhi pasar. Alasannya, Kwik bukan faktor penentu ekonomi dan prestasinya juga belum nampak bagi ekonomi Indonesia. Direktur Lembaga Pengkajian Kebijakan Publikm (LPKP), Ichsanuddin Noorsy mengatakan, posisi Kwik sebagai menteri koordinator kurang berperan bagi penentuan kebijakan ekonomi dan pelaksanaannya. Karena perannya itu, Noorsy menilai -kalaupun Kwik mundur- tidak akan berpengaruh bagi kabinet. Dan lebih jauh lagi terhadap pelaku pasar di bursa. �Kwik hanya koordinator, dia tidak menjalankan kebijakan. Justru, menteri-menteri di bawahnya yang berperanan besar. Karena itu saya kira tidak akan berpengaruh bagi kabinet. Lagipula selama ini tidak terlihat koordinasi itu. Jadi saya yakin kalau dia mundur pasar tidak akan terpengaruh,� katanya kepada satunet.com. Umumnya kebijakan yang dibuat oleh Kwik, dinilai Ichsan, justru bersifat negatif. �Sebut saja masukan dia kepada presiden soal pergantian di Pertamina yang memasukkan Baihaqi Hakim sebagai dirut Pertamina. Mekanisme rekruitmen Pertamina menjadi tidak jelas kan,� ujarnya. Belum lagi, pernyataannya meminta gubernur BI Sjahril Sabirin untuk mundur dari jabatannya. �Itu khan jelas tidak sesuai dengan regulasi yang ada. Kita tahu kalau jabatan Gubernur BI itu tidak bisa serta merta dicopot begitu saja. Cuma ada tiga kemungkinannya. Orang itu meninggal, melakukan tindak pidana atau karena mengundurkan diri,� kata dia menambahkan. Diakui Ichsan ada prestasi yang dibuat oleh Kwik. Yakni, ketika Kwik menyurati Hubert Neiss, direktur IMF untuk Asia Pasifik, untuk memberikan informasi tentang Bank Putera yang kemudian berdasarkan informasi tersebut bank tersebut akhirnya dibekukan (BBKU). �Tapi saya kira prestasinya cuma itu saja,� tegasnya. Di sisi lain, jika Kwik mundur, kata dia, ketegangan antara pemerintah dengan BI setidaknya akan berkurang. �Ini kan bagus bagi pasar,� katanya. Di sisi lain, kebijakan ekonomi yang dimotori oleh Kwik selama ini, dinilainya belum mengundang investasi asing secara langsung. �Jika dibandingkan pada November 1999 lalu, nilai investasi asing langsung mencapai 1,1 miliar dolar AS, maka pada minggu ke dua Februari lalu malah hanya 115 juta dolar AS saja. Jika angka itu dihitung persentasenya maka akan terlihat penurunannya luar biasa,� katanya. (ari) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Mar 2000 jam 08:31:40 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
