----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 6 Maret 2000

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

MENGANGGAP DIRI SEORANG SEKULARIS
Ahmad Sudirman
XaarJet Stockholm - SWEDIA.

Untuk Saudara M Suherman (California, USA).

BISA DIANGGAP SEORANG SEKULARIS

Alhamdulillah, pikiran saudara yang dikirimkan ke saya telah dibaca tadi
pagi sebelum pergi ke kantor.

Sudahlah jelas dari apa yang saudara utarakan: "Saya tidak tinggal di
Indonesia, saya staff pengajar Physica Quantum di California State
University selama 10 tahun, saya tinggal disini sudah 20 tahun. Jadi
saya bisa dianggap sekuler, dan memang saya juga menganggap diri saya
sekuler tapi bukan tidak beragama, saya sangat menghargai agama nenek
moyang saya (Islam), bukan berarti saya anti Islam atau anti Kristen
atau agama lainnya. Saya menghargai agama lain dalam arti sebenarnya
bukan dalam arti kiasan seperti saudara ucapkan dalam semua tulisan
saudara." (Ronda Malem <[EMAIL PROTECTED]> ,UNTUK SAUDARA M.SUHERMAN,
Sun, 5 Mar 2000 ).

Dari surat yang dikirimkan itu, saudara telah medeklarasikan diri "saya
bisa dianggap sekuler, dan memang saya juga menganggap diri saya sekuler
tapi bukan tidak beragama, saya sangat menghargai agama nenek moyang
saya (Islam), bukan berarti saya anti Islam atau anti Kristen atau agama
lainnya".

Saya hargai pengakuan saudara yang jujur bahwa saudara seorang
sekularis.

Ketika pertama kali (23 Feb. 2000) saudara menanggapi tulisan saya
saudara pergunakan nama Bambang Ekalaya <[EMAIL PROTECTED]> dan diakhir
tanggapan saudara dengan menuliskan nama M. Suherman. Dalam dua
tanggapan terakhir (3, 5 Maret 2000) saudara menggunakan nama "Ronda
Malem" <[EMAIL PROTECTED]>. Hanya tentu saja ada satu nama yang tidak
bisa diubah yaitu userid yang dipakai saudara dengan bunyi "ogah".

Dari namanya saja "ogah" atau dengan kata lain menolak, tidak menerima,
tidak suka, tidak mau, kurang senang. Kemudian apa yang saudara ogahkan
tentu saja salah satunya adalah penolakan agama dalam kehidupan politik,
pemerintahan dan negara, sebagaimana sistem pemerintahan dinegara (USA)
yang saudara sekarang tinggal dan hidup.

Selanjutnya saudara menggunakan nama Bambang Ekalaya dan M. Suherman
mengingatkan saya kepada nama-nama seperti wirawarman, suparman,
adiwarman, suralaya, majalaya. Dimana nama-nama itu sering muncul dan
dipakai didaerah Jawa Barat. Tentu saja bukanlah suatu kebetulan kalau
keluarga saudara yang masih ada di Indonesia sekarang tinggal dan hidup
di daerah sekitar Jawa Barat.

PERBEDAAN PANDANGAN DAN PIKIRAN JANGAN MENJADIKAN PERTENTANGAN DAN
PERPECAHAN

Saya sudah menyatakan dalam tulisan yang lalu bahwa perbedaan pandangan,
pikiran, idea adalah suatu hal yang baik, asalkan jangan perbedaan
tersebut akhirnya menjadikan suatu pertentangan, perpecahan dan
permusuhan.

Pernyataan saudara yang berbunyi: "..Tetapi ternyata Muslimin dan
Muslimat begitu banyak yang mencemohkan ide saudara, oleh karena itu
sebenarnya saya bersimpati pada usaha saudara yang sangat kuat. Semangat
saudara itu sebetulnya modal besar untuk mencapai keberhasilan saudara,
sayangnya idenya itu absurd, satu dan lainnya sangat kontroversial yang
ternyata tidak anda sadari. Oleh karena itu anjuran saya agar saudara
kuliah lagi dan ambil jurusan critical thinking dan logika. Sehingga
semua ide dan tulisan anda lebih mengenai sasaran yang jelas....Saudara
itu bertujuan menjual ide, belum lagi ide itu diperkenalkan dengan baik
si calon pembeli sudah menarik diri dengan marah2, kesimpulannya engga
usah saya tanyakan kepada saudara, ----saya tahu 1000% gagal, ini bukan
untuk mengejek ya jadi engga usah tersinggung, next time better. Menjual
ide itu lebih complicated daripada menjual barang. Menjual ide itu bukan
dibayar pakai uang tapi dibayar dengan "Applaud", jadi dari jumlah
applaud yang saya perhatikan akibat ide saudara ternyata boleh
disummarize hasilnya nol besar (andaikata ada satu dua yang memberi good
response, umumnya mereka itu pembaca tidak tetap cuma lewat yang umumnya
berpendidikan rendah). Ide saudara itu tanpa disadari mencerminkan latar
belakang dari apa yang saudari alami dalam hidup ini. Sebaiknya sebelum
nulis itu hilangkanlah perasaan2 sakit hati itu, kalau mau berhasil
tentunya, berusaha netral...(selanjutnya) permasalahan saya cuma cara
atau maksud baik saudara itu salah alamat, tujuannya untuk mendapatkan
opini tapi malah ketersinggungan pihak2 lain, terutama student2 Muslim
yang belajar baik di Arab Saudia, Mesir, Irak, Iran, ataupun Pakistan.
Sehingga bukan dukungan yang saudara dapatkan tapi clash dengan mereka
sehingga mereka sangat antipati pada apapun yang saudara katakan." (
Ronda Malem <[EMAIL PROTECTED]> ,Re: UNTUK SAUDARA M.SUHERMAN ,Sun, 5
Mar 2000 )

Dari apa yang saudara pancarkan diatas saya melihat bahwa karena dasar
berpikir dan berpijak saudara adalah sekularisme, maka lahirlah apa yang
tersurat dalam kutipan diatas itu.

TUJUAN UNTUK MENCARI RIDHA ALLAH SWT

Saya sudah jelaskan bahwa tujuan dari semua penulisan yang pernah
dipublikasikan dan didiskusikan adalah bertujuan untuk beribadah,
bertaqwa dan mengharap ridha Allah SWT serta untuk saling
nasehat-menasehati dalam kebenaran (kebenaran dari Allah SWT) dan
kesabaran.

Saya memahami, karena saudara berpijak kepada sekularisme, maka apa yang
keluar dari pikiran saudara yang sebagian telah melalui proses
penyaringan sekularisme, menganggap bahwa apa yang telah dipantulkan
oleh pikiran saya semuanya merupakan penjualan ide.

Sedangkan apa yang ada dalam pikiran saya semua itu merupakan usaha
untuk saling nasehat-menasehati sesama muslim dalam kebenaran (kebenaran
dari Allah SWT) dan kesabaran serta mencari ridha Allah SWT.

Tentu saja kalau ada perbedaan pandangan, pikiran, pendapat diantara
sesama muslim, tidak harus menjadikan dasar perpecahan dan pertentangan
apalagi permusuhan, melainkan anggaplah sebagai suatu kebaikan.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 6 Mar 2000 jam 11:17:58 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke