---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] Stockholm, 9 Maret 2000 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. NEGARA SEKULER TIDAK AKUI HUKUM AGAMA Ahmad Sudirman XaarJet Stockholm - SWEDIA. Untuk Bambang Ekalaya Suherman (California, USA). DEKLARASI SUHERMAN: BIKIN SEKULER SELURUH DUNIA Bambang Ekalaya Suherman diperkirakan asal Jawa Barat, pergi ke Amerika pada tahun delapan puluhan, sampai sekarang sudah 20 tahun. Menurut pengakuannya pernah mengajar di California State University selama 10 tahun.("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Re: UNTUK SAUDARA M.SUHERMAN, Sun, 5 Mar 2000). Warga negara asal sudah dibuang ditukar dengan warga negara Amerika. Menganggap dirinya sekuler dan tidak jadi masalah dibilang sekuler. ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Bikin sekuler seluruh dunia, Tue, 7 Mar 2000). Melalui media diskusi umum [EMAIL PROTECTED] Suherman "jadi tertarik untuk membuat tulisan Ahmad Sudirman lebih powerful dan mendapatkan response yang baik dari Pemerintah Indonesia". ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Re: UNTUK SAUDARA M.SUHERMAN, Sun, 5 Mar 2000). Dengan langtangnya Suherman mendeklarasikan: "Bikin sekuler seluruh dunia. Saya tidak masalah atau tersinggung dibilang kafir ataupun Sekuler. Saya sih engga malu, di Amerika ini orang2 yang beragama selalu tertutup, pura2 engga fanatik, berbeda dari Indonesia, engga pernah sembahyang pun kalau ngomong sebentar2 bismillah. Saya diajarkan orang tua saya, kalau punya anak, yang nomor satu diajarkan akidah agama, moral2 Islam ditanamkan, itulah yang nomor satu yang harus saya perhatikan dan saya jalankan. Tetapi karena sayangnya sama anak, saya bilang kepada anak2 saya, bahwa ternyata persaingan dunia ini makin kedepan sana makin ketat, orang goblok cuma bisa sembahyang, tapi kalau anak saya engga usah habiskan waktu sembahyang dong, kejar ilmu se-tinggi2nya sehingga jangan ketinggalan seperti Negara2 Arab sekarang." ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Bikin sekuler seluruh dunia, Tue, 7 Mar 2000). SEKULER MENURUT SUHERMAN "Sekuler itu bukan suatu paham tapi reaksi terhadap monopoli kepercayaan pada satu agama tertentu. Member (gereja) banyak melarikan diri ke Amerika dimana sekuler tumbuh subur disini. Sebagai hasilnya semua kepercayaan di bolehkan dan monopoli agama di larang. Ciri2 khas sekuler itu bukanlah pemisahan agama dan negara, tapi agama2 semuanya mempunyai hak yang sama atas kekuasaan negara, akibatnya engga bisa UU agama diterapkan dalam negara ini karena tidak ada satu agama pun yang boleh monopoli kekuasaan". ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Sekuler itu bukan paham, Wed, 8 Mar 2000). OCEHAN SUHERMAN MENGENAI HUKUM ISLAM, RASULULLAH SAW, KELUARGA DAN SAHABATNYA Boleh polygami, mencuri potong tangan, berzinah di cambuk sampai mati, menghina agama dipotong kepala!!! Mengeriiiiiiiiikan, itu hukum primitive yang sudah dijalankan umat manusia sejak sebelum Nabi Muhammad lahir. Kelahiran Nabi Muhammad sebenarnya justru menentang semua diatas, tetapi oleh khalifah Abu Bakar di putar balikan. Buktinya, cuma Nabi Muhammadlah yang memperkenalkan mono gami karena semua agama didunia pada saat itu melaksanakan poligami, potong tangan, dan potong kepala.Tapi Nabi melarang itu semuanya, bahkan menyembah Kabahpun dengan kedok berhaji itu juga dilarangnya, kemudian khalifah Abu Bakar malah membolehkannya bahkan menjadi wajib dalam Rukun Islam. ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Sekuler itu bukan paham, Wed, 8 Mar 2000). Nabi Muhammad cuma punya isteri satu yaitu Siti Khadijah, tidak pernah ada ataupun terdengar Nabi Muhammad beristeri lagi selain cuma Siti Khadijah ini. Tapi setelah Siti Khadijah wafat, mulailah Abu Bakar yang merupakan kemenakan dari Siti Khadijah menjalankan aksinya menipu Muhammad sehingga se-olah2 Nabi Muhammad ini sahabat karibnya, padahal Abu Bakar inilah yang paling tidak setuju perkawinan Siti Khadijah dengan pegawainya yang bernama Muhammad ini. Dalam mengawini Muhammad, Siti Khadijahlah yang melamar Muhammad dan memberi mahar bukan sebaliknya, disinilah sebabnya mengapa di tulisan Barat banyak dikatakan bahwa Islamlah agama yang paling tinggi menjunjung martabat wanita, tapi sekarang sebaliknya karena Alquran banyak di modifikasi oleh keluarga Abu Bakar untuk kepentingan kekuasaan sehingga untuk memperkuat politiknya Abu Bakar, Nabi Muhammad di kabarkan memperistri Siti Aisah yang mana hal itu telah ditolak oleh Nabi sendiri, karena Aisah sudah bersuamikan salah satu perwira dalam militernya Nabi Muhammad. ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Sekuler itu bukan paham, Wed, 8 Mar 2000). ORANG YANG BERPENDIDIKAN DAN BERAGAMA (ISLAM) TIDAK AKAN BERPIKIR, BERSIKAP, BERTINDAK SEPERTI SUHERMAN Nah sekarang, setelah disuguhi hasil buah pikiran Suherman yang menganggap dirinya sekularis, saya akan berikan sedikit komentar terhadap hasil pikirannya itu. "Secular is worldly or material, not religious or spiritual. Secularism is the view that morality and education should not be based on religion. Secularist is biliever in, supporter of secularism", ungkapan itu keluar dari A.S. Hornby, E.V. Gatenby, H. Wakefield dalam hasil karyanya The Advanced Learner's Dictionary of Current English, second edition, Oxford University Press, 1963. "Sekular adalah bersifat dunia atau kebendaan, bukan bersifat keagamaan atau kerohanian. Sekularis adalah penganut aliran filsafat yang menghendaki agar kesusilaan atau budhi pekerti tidak didasarkan pada ajaran agama. Sekularisme adalah paham atau pandangan filsafat yang berpendirian bahwa moralitas tidak perlu didasarkan pada ajaran agama", ungkapan itu keluar dari para akhli dari berbagai bidang ilmu pengetahuan yang dipimpin oleh Skri Sukesi Adiwinarta, Adi Sunaryo dan semua stafnya dalam karyanya Kamus Besar Bahasa Indonesia, DPKRI, 1988. Kemudian bandingkan dengan apa kata Suherman tentang sekular/sekuler: "Sekuler itu bukan suatu paham tapi reaksi terhadap monopoli kepercayaan pada satu agama tertentu". Dari apa yang diungkapkan Suherman, istilah sekuler itu bukan merupakan kata sifat, melainkan kata kerja yang menunjukkan sikap, yaitu reaski terhadap monopoli kepercayaan pada satu agama tertentu. Selanjutnya Suherman menganggap bahwa sikap reaski terhadap monopoli kepercayaan pada satu agama tertentu ini tumbuh subur di Amerika, dimana agama2 semuanya mempunyai hak yang sama atas kekuasaan negara, akibatnya engga bisa UU agama diterapkan dalam negara ini karena tidak ada satu agama pun yang boleh monopoli kekuasaan. Sekarang kita analisa apa hasil dari kata-kata Suherman diatas itu. Semua agama punya hak yang sama atas kekuasaan negara. Artinya apa yang ada dalam ajaran masing-masing agama itu ada haknya untuk diterapkan dalam kekuasaan negara. Kekuasaan negara itu kalau dilihat dari sistem trias politika adalah lembaga legislatif, lembaga yudikatif dan lembaga eksekutif. Jadi karena semua ajaran agama mempunyai hak yang sama untuk diterapkan dalam lembaga kekuasaan negara, maka pemecahannya adalah tidak menjadikan satupun ajaran-ajaran dan hukum-hukum agama untuk diterapkan dalam kekuasaan negara, karena takut timbulnya monopoli hukum agama. Nah, konsekuensi logisnya adalah apapun yang berbau nilai-nilai, norma-norma, hukum-hukum yang datangnya dari agama tidak bisa diterapkan dalam kekuasaan negara. Dengan kata lain, semua undang-undang, hukum-hukum, peraturan-peraturan yang dibuat dilembaga pembuat undang-undang tidak boleh mendasarkan kepada undang-undang yang datang dari agama. Atau bisa dikatakan bahwa negara yang memiliki undang-undang yang dibuat bukan berdasarkan dan dipengaruhi undang-undang, hukum-hukum, peraturan-peraturan agama, maka negara itu disebut negara sekular. Yang akhirnya negara sekular adalah negara yang memisahkan hukum-hukum, undang-undang, peraturan-peraturannya dari hukum-hukum, undang-undang, peraturan-peraturan agama. Jadi di negara sekular tidaklah menjadi suatu masalah apabila individu ingin menjalankan apa yang diperintahkan oleh agamanya, asalkan jangan hukum-hukum, undang-undang, peraturan-peraturan yang ada dalam ajaran agamanya itu diterapkan dalam kehidupan politik, pemerintahan dan negara. Maka akibatnya dari keadaan suasana hukum, peraturan, undang-undang yang diciptakan di negara sekular membatasi kehidupan dan tidak mengakui penerapan hukum-hukum, undang-undang, peraturan-peraturan yang ada dalam ajaran agama. SARAN AHMAD UNTUK SUHERMAN MENGENAI RASULULLAH SAW, KELUARGANYA DAN ABU BAKAR RA. Apapun yang dikeluarkan dari hasil pikiran Suherman mengenai Rasulullah saw, istrinya-istrinya, para sahabatnya diatas itu, ternyata hanya merupakan hasil pemikiran orang yang punya otak tetapi tidak dipergunakan otaknya untuk dipakai meneliti, membaca, menganalisa dan memahami sejarah kehidupan Rasulullah saw, istri-istri beliau, para sahabatnya. Buku-buku apa yang pernah dibaca Suherman yang dijadikan sumber referensinya dalam tulisannya itu tidak pernah disebutkannya. Karena anak kecil juga pandai kalau hanya menceritakan kisah-kisah yang tidak tentu sumber-sumbernya itu. Jadi saran saya, kepada Suherman, kalau mau diskusi mengenai Islam, Rasulullah saw, istri-istri beliau, para sahabatnya, silahkan kemukakan dan tampilkan dengan cara yang baik ditunjang dengan sumber-sumber bacaannya. Agar yang lainnya yang ingin menanggapi bisa juga ikut mencari dan membaca dari sumbernya itu. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 9 Mar 2000 jam 20:41:45 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
