----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 13 Maret 2000

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

BANGGA JADI WN USA YANG SEKULAR
Ahmad Sudirman
XaarJet Stockholm - SWEDIA.

Masih untuk Bambang Ekalaya Suherman (USA).

SUHERMAN MENGOCEH: SAYA WN USA SIPEMBERI MAKAN RAKYAT INDONESIA

"Saya juga engga pernah pamer gelar saya tapi setelah bapak sebar2 saya
tulis
aje sekali karena kalau engga gitu dibilang memalsu identitas seperti
sebelumnya, dibilang engga gentlemen pakai nama palsu. Padahal harus
takut apa??  di Indonesia juga kalau saya ngomong gini ditangkep
sebentar kemudian di deportasi karen saya khan WN USA sipemberi makan
rakyat Indonesia mana berani nangkep terus macem2. Engga kayak bapak
ngomong salah bisa dibikin kayak AM Fatwa, dipenjara engga pake
pengadilan, bahkan mungkin bisa hilang gitu saja". ("Ronda Malem"
<[EMAIL PROTECTED]> , Re: ORANG MENUDUH TANPA PAKTA YANG BENAR, Sat, 11
Mar 2000).

Kata-kata dalam kutipan diatas itu lahir dari pikiran orang yang tidak
menggunakan pikirannya yang telah dianugrahkan oleh Allah untuk dipakai
berpikir dalam usaha menggali, mencari, menerapkan apa yang
diperintahkan Allah swt dengan mengharap ridha-Nya.

Dengan telah membuang warga negara asal dan mengambil warga negara USA
yang sekuler, Suherman merasa pamornya naik, sehingga tidak
tanggung-tanggung memproklamirkan dirinya: "Saya sekuler dan kafir,
...karena saya WN USA sipemberi makan rakyat Indonesia mana berani (Gus
Dur) nangkep terus macem2" ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> ,Re:
ORANG MENUDUH TANPA PAKTA YANG BENAR, Sat, 11 Mar 2000). Sedangkan WN
Ahmad Sudirman tidak dianggapnya dan bisa diperlakukan semena-mena,
seperti yang dilakukan terhadap AM Fatwa.

Ternyata titel kesarjanaannya itu tidak memberikan setetespun siraman
kebijakan sebagai layaknya orang yang telah menelusuri luku-liku jalur
ilmu pengetahuan  sehingga sampai dapat menjamahnya.

Ungkapan kata-kata dalam kutipan diatas justru menggambarkan seseorang
yang mempunyai pikiran yang picik dan terbatas, bukan menggambarkan
seseorang yang mempunyai kebijakan dan keluhuran dengan pancaran ilmu
yang telah digali dan diraihnya.

BANGGA DENGAN HASIL URAIAN TULISAN YANG MINIM

"Tulisan saya lakunya dikalang intelek, dan orang yang bermoral tinggi
tentunya.  Tulisan bapak lakunya cuma untuk penguasa rakus yang haus
kekuasaan.  Impact daripada ajaran bapak itu khan ujungnya di
kekuasaan,  tetapi opini saya engga pakai ujung2an, opini saya ini cuma
saringan yang bikin orang makin pinter untuk ditipu oleh orang2 kayak
bapak ini". ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> , Re: ORANG MENUDUH
TANPA PAKTA YANG BENAR, Sat, 11 Mar 2000).

Suherman dengan membagakan diri bahwa tulisannya adalah santapan
"orang-orang intelek dan orang yang bermoral tinggi" ("Ronda Malem"
<[EMAIL PROTECTED]> , Re: ORANG MENUDUH TANPA PAKTA YANG BENAR, Sat, 11
Mar 2000) adalah suatu fatamorgana. Kalau ditelaah dan diteliti beberapa
tulisannya yang sebenarnya merupakan tanggapan terhadap tulisan-tulisan
Ahmad Sudirman, ternyata bukan menggambarkan hasil karya dari orang yang
menyandang nama panggilan sarjana, melainkan tidak lebih dari hasil
uraian yang merupakan opini yang didasarkan pada cerita-cerita dari
"nenek yang keturunan padang". ("Ronda Malem" <[EMAIL PROTECTED]> , Re:
ORANG MENUDUH TANPA PAKTA YANG BENAR, Sat, 11 Mar 2000).

AHMAD TIDAK MEMUSUHI ORANG SEKULARIS

Adalah suatu anggapan yang salah, kalau disimpulkan bahwa Ahmad Sudirman
memusuhi orang sekularis seperti yang dideklarkan oleh Suherman, dengan
alasan karena Ahmad menganggap "sekularisme itu racun". ("Ronda Malem"
<[EMAIL PROTECTED]> , Re: ORANG MENUDUH TANPA PAKTA YANG BENAR, Sat, 11
Mar 2000).

Padahal saya menulis mengenai sekular, sekularis, sekularisme adalah
untuk bahan penerangan bagaimana sebenarnya permasaalahannya ditinjau
dari sudut Islam. Agar kaum muslimin dimanapun berada bisa mengambil
pelajaran agar tidak terjerumus kedalamnya. Dan ini bukan berarti suatu
deklarasi permusuhan terhadap sekularisme. Melainkan suatu peringatan
kepada muslim dimanapun berada untuk tetap waspada agar tidak memakan
racun sekularisme.

Jadi dengan adanya penerangan mengenai sekularisme ini akan memberikan
gambaran yang jelas bagi mereka yang mempunyai visi membangun persatuan
dengan berlandaskan keadilan, amanah dan perdamaian yang bertujuan untuk
beribadah, bertaqwa dan mengharap ridha Allah SWT, dengan misi membangun
kembali satu masyarakat muslim dan non muslim didalam satu kekuasaan
pemerintahan dimana Allah yang berdaulat, yang menerapkan musyawarah dan
menjalankan hukum-hukum Allah dengan adil, berdasarkan akidah Islam
dengan menghormati agama lain, dengan konstitusi yang bersumberkan dari
Al Quran dan Sunnah, yang tidak mengenal nasionalitas, kebangsaan,
kesukuan dan ras.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin*.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 13 Mar 2000 jam 00:50:14 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke