----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Hersri Setiawan:

                        HIDUP DI BUI

Pengantar:

Di bawah ini sebuah lagu tak dikenal siapa penciptanya, tapi
sangat terkenal dan menjadi hafalan para tahanan Orde Baru. Apakah
lagu ini sudah dikenal para tahanan di jaman pemerintah
Sukarno, saya tidak berani memastikan. Tapi saya bisa menduga,
agaknya belum dikenal, yaitu jika memperhatikan bait terakhir
lirik lagu. Di situ tersebut "apalagi penjara Tangerang ...
tua muda turun ke sawah". Di jaman Sukarno tidak ada beda
antara penjara Tangerang dan penjara Salemba, khususnya tidak
ada penjara yang diwajibkan menggarap "Proyek Pertanian
Kodam".
     Saya mendengar lagu ini sejak masuk tahanan operasional,
yaitu di salah satu sel tahanan Paskoarma II ALRI di Cilandak
Jakarta Selatan. Tidak hanya tapol yang ditahan di sini, tapi
juga anggota ALRI dan KKO yang melanggar disiplin. Artinya,
lagu di bawah ini bukan hanya merupakan "tophit" para tapol.
     Saya ketik kembali dan siarkan, sengaja agar catatan
sosial ini tidak hilang ditiup angin sejarah.

                         HIDUP DI BUI

                    Hidup di bui bagaikan burung
                    Bangun pagi makan nasi jagung
                    Tidur di ubin pikiran bingung
                    Apa daya badanku terkurung

                    Terompet pagi harus bangun
                    Makan diantri nasinya jagung
                    Mau merokok rokoknya puntung
                    Mau mandi tidak ada sabun

                    O kawan, dengar lagu ini
                    Hidup di bui menyiksa diri
                    Jangan sampai kawan mengalami
                    Badan hidup terasa mati

                    Apa lagi penjara Tangerang
                    Masuk gemuk pulang tinggal tulang
                    Karena kerja secara paksa
                    Tua muda turun ke sawah

Catatan:

* kalau ada sesama eks-tahanan yang bisa menuliskan nada lagu
ini, alangkah bagusnya dan saya silakan (saya sendiri tinggal
ingat nada-nada pada bait ke-3);
* rekan sesama tahanan di tahanan Paskoarma II Cilandak, Kopda
KKo Sugiarto, sambil memetik gitarnya, suka menyanyikan lagu
ini - apa pangkat Anda sekarang dan di mana Anda berada?

Kockengen, Maret 00

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 10 Mar 2000 jam 05:48:57 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke