----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Lebaran Haji, Aceh Mencekam

Reporter: Aulia Andri
detikcom - Banda Aceh, Suasana Aceh di Lebaran Haji, Kamis (16/3/2000), masih diliputi 
kecemasan. Pihak Korem 012/Teuku Umbra
sendiri telah menghentikan sweeping terhadap penduduk Rabu dan Kamis ini.

"Ini kami lakukan untuk menjaga kesucian makna Hari Raya Idul Adha," kata Komandan 
Korem 012/Teuku Umbra Kolonel Syarifudin Tippe.

Akan tetapi, meski pernyataan resmi sweeping telah dihentikan, tapi berbeda dengan 
kenyataan di lapangan. Sweeping masih juga jalan.
Hal itu menyebabkan suasana kota Banda Aceh pada Hari Raya Haji tahun ini masih 
diliputi berbagai kecemasan, kekuatiran dan
ketidakpastian. Kenyataan ini dapat dilihat dari banyaknya rakyat Aceh yang ditemukan 
menjadi mayat, tanpa diketahui siapa yang
membunuhnya.

Sweeping dilakukan terhadap pengguna jalan lintas Medan --Banda Aceh. Hampir di setiap 
pos polisi yang terletak di sepanjang jalan
medan Banda Aceh, aparat polisi melakukan pemeriksaan pada para penumpang bus dan 
kendaraan pribadi. Bahkan ada beberapa oknum
aparat yang meminta uang pada para sopir.

Sementara, shalat Id hari ini dipusatkan di Lapangan Blang Padang Banda Aceh. Ribuan 
rakyat Aceh memenuhi lapangan itu. Tengku
Fakhruddin, salah seorang tokoh masyarakat Aceh, dalam khotbahnya mengatakan, ungkapan 
Inna lillahi wa inna illaihi roji'un sudah
menjadi tradisi di Aceh.

"Hampir setiap pagi ada yang mati di bumi serambi Mekkah. Sungguh fenomena ini telah 
menggiring kita semua ke lembah kehidupan yang
penuh ketidakpastian," ujar Fakhruddin.

Sedangkan Koordinator Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA), Muhammad Nazar 
mengatakan saat ini SIRA terus mengupayakan
terciptanya perdamaian di Aceh.

"Idul Adha dapat dijadikan momentum yang baik untuk menciptakan perdamaian," jelas 
Nazar kepada detikcom. Seluruh anggota SIRA, kata
Nazar , sudah disebar ke seluruh Aceh untuk mensosialisasikan masalah perdamaian ini.
----

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Mar 2000 jam 05:02:28 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke