---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Bisnis Indonesia, 15 Maret 2000 Menkeu: Neraca Pembayaran Surplus JAKARTA (Bisnis): Menkeu Bambang Sudibyo mengemukakan neraca pembayaran dalam tahun anggaran 1999/2000 diperkirakan surplus US$1,98 miliar. "Angka tersebut berasal dari perhitungan aliran devisa masuk (inflow) pada pos selisih yang belum dapat diperhitungkan (errors and ommisions). Neraca pembayaran diperkirakan mencapai US$1,98 miliar," katanya pada Rapat Paripurna DPR membahas RUU Perubahan APBN 1999/2000 kemarin. Sementara itu, neraca perdagangan diperkirakan mengalami surplus US$22,13 miliar atau meningkat 25,4% dibanding tahun sebelumnya US$16,5 miliar. Kondisi itu, kata dia, bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas US$14,68 miliar dan migas US$7,45 miliar. "Dari sisi eksternal, harga minyak yang cenderung meningkat serta membaiknya perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada 1999/2000 juga berpengaruh positif bagi perekonomian nasional," ujarnya. Untuk neraca jasa-jasa neto, paparnya, pada 1999/2000 diperkirakan mengalami defisit US$16,61 miliar atau naik 27,4% dibanding defisit periode sebelumnya. Di samping itu, tuturnya, transaksi modal neto (capital account) pada periode sama diduga mengalami defisit US$5,45 miliar yang terjadi akibat menurunnya penerimaan pinjaman luar negeri pemerintah dan defisit lalu lintas modal swasta. Menurut dia, kinerja perekonomian nasional pada 11 bulan terakhir menunjukkan perkembangan yang membaik sekaligus berpengaruh positif terhadap pelaksanaan APBN 1999/ 2000. (bar) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 20 Mar 2000 jam 05:31:51 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
