----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

SEJUMLAH MAYAT DITEMUKAN DI ACEH BARAT DAN ACEH TIMUR

        BANDA ACEH, (MeunaSAH, 22/3/2000). Sepanjang Selasa (22/3),
masyarakat menemukan tiga mayat korban penganiayaan di tempat terpisah.
Salah seorang di antaranya bernama Rahmad (28) penduduk Desa Suak Niboeng,
Kecamatan Samatiga. Dia ditemukan menjadi mayat Selasa (21/3) pukul 08.30
WIB di Desa Langoe, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, setelah sehari
sebelumnya Senin (20/3) sore pergi dari rumahnya menuju Desa Cot Darat
dengan mengenderai sepeda motor Astrea Grand.

        Sumber-sumber di RSU Cut Nyak Dien Meulaboh dan relawan PMI Aceh
Barat menyebutkan, mayat itu ditemukan masyarakat dan dievakuasi pada pukul
14.30 WIB, kemudian langsung diantar ke rumahnya di Desa Suak Niboeng,
Samatiga.

        Kapolres Aceh Barat, Letkol Pol Her Aris Sumarman, yang dihubungi
kemarin sore menyatakan, belum menerima laporan tentang penemuan sesosok
mayat laki-laki di Desa Langoe, Kecamatan Kaway XVI. "Saya belum terima
laporan," ulang pak Aris.

        Sementara Direktur RSU Cut Nyak Dien Meulaboh, Dokter Teuku Amir
Hamzah menyatakan, mayat yang ditemukan di Desa Langoe, Kaway XVI telah
dibawa pulang langsung ke rumahnya di Kecamatan Samatiga, dengan menggunakan
mobil Ambulance milik RSU CND. "Mayat itu tidak lagi disinggah di Rumah
Sakit," kata Amir Hamzah.

        Informasi lain menyebutkan, pada hari Senin (20/3) sore, korban
pergi dari rumahnya menuju Desa Cot Darat, dengan mengenderai sepeda motor
Astrea Grand. Karena tidak pulang hingga malam hari, beberapa keluarganya
merasa gelisah, namun terus berusaha mencari kemana-mana. "Tahu-tahu
ditemukan telah menjadi mayat," kata sumber itu mengutip ungkapan salah
seorang keluarga korban.

        Dari Kabupaten Bireuen dilaporkan, warga Desa Geulumpang Payong,
Kecamatan Jeumpa, kembali heboh menyusul ditemukannya satu mayat berluka
tembak tanpa identitas di daerahnya, Selasa (21/3) pagi. Korban mengalami
luka tembak di bagian kepala, dan di bagian dadanya terlihat luka tikaman
pisau.

        Saat pertama kali ditemukan, di bagian leher korban tergantung
karton bungkusan rokok dengan tulisan: "Korban adalah Kapten Kairil Majid
bin Sulaiman, warga Aceh Selatan/Blang Pidie, dengan jabatan Intel Korem
012/Teuku Umar". Namun pihak TNI setempat membantah.

        Dari Aceh Timur dilaporkan, Yan Suryana (27), penduduk Desa Panton
Rayeuk T, Idi Rayeuk, ditemukan telah menjadi mayat dengan tangan terikat
dan wajah yang nyaris hancur, di Krueng Idi, kawasan Desa Blang Siguci, Idi
Rayeuk, Senin (20/3) sore.

        Dari keterangan masyarakat menyebutkan, Yan Suryana yang sehari-hari
bekerja sebagai petani, dikabarkan hilang dua hari lalu. Hari terakhir itu,
beberapa orang melihat Yan sedang berbelanja di Idi. Diperkirakan, korban
hilang dalam perjalanan pulang dari Idi Rayeuk menuju rumahnya di Panton
Rayeuk T.

        Sejak itu, keluarga korban sudah bolak balik mencari. Sampai
akhirnya mayat Yan Suryana ditemukan terapung di Krueng Idi, kawasan Desa
Blang Siguci. Ketika ditemukan, menurut masyarakat, kedua tangan korban
terikat tali nilon, tubuh mulai membengkak dan menyebarkan bau busuk. Wajah
korban yang nyaris remuk dan beberapa bagian tubuh membiru diduga bekas
penganiayaan berat. ***

- ----------------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 23 Mar 2000 jam 04:12:28 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke