---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 22 Maret 2000 15:10 UTC ** ENAM WARGA TEWAS DI ACEH, KASUS KEKERASAN TERBARU AKAN DISELIDIKI ** PBB DAN KAMBOJA BELUM SEPAKAT TENTANG PERADILAN KHMER MERAH ** SENJATA NUKLIR TIDAK MENAMBAH KEAMANAN NEGARA, KATA CLINTON DI INDIA ** TOPIK GEMA WARTA: GAM TOLAK TAWARAN GUS DUR UNTUK MASUK TNI ** TOPIK GEMA WARTA: KESANGGUPAN TNI TAMPUNG GAM SANGAT DIPERTANYAKAN * ENAM WARGA TEWAS DI ACEH, KASUS KEKERASAN TERBARU AKAN DISELIDIKI Paling sedikit enam warga tewas dalam berbagai kasus, menyusul bentrokan terbaru antara aparat keamanan Aceh dan kalangan bersenjata yang diduga terlibat pemberontak Gerakan Atjeh Merdeka, GAM. Korban-korban tersebut ditemukan di kabupaten Pidie, Aceh Utara, Aceh Barat dan Aceh Timur. Dua diantaranya dipastikan tewas akibat tembakan, sedangkan yang lain tewas akibat luka-luka. Di Jakarta diumumkan, sebuah tim akan mengadakan penyelidikan tentang kasus kekerasan selama sebulan terakhir ini, di Aceh. Tim itu akan meliputi para pejabat Departemen Pertahanan, Departemen Dalam Negeri dan TNI. Demikian dikemukakan oleh Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menjelang sidang kabinet tadi. Para pengamat hak asasi mengatakan, sejumlah operasi militer melawan Gerakan Atjeh Merdeka belakangan ini, mengakibatkan pelanggaran hak hak asasi. Pihak Brimob setempat banyak dipersalahkan dalam kasus-kasus tersebut. Sebelumnya, Menteri Negara Hak Asasi Manusia Hasballah M. Saad mengatakan, tidak tertutup kemungkinan, operasi-operasi penyisiran terbaru itu dilakukan tanpa perintah dari aparat setempat. Operasi itu antara lain terjadi menyusul pertemuan informal antara Pejabat Sekretaris Negara Bondan Gunawan dan Panglima tentara pemberontak AGAM, Tengku Abdullah Syafeii, baru-baru ini. Bondan menyatakan penyesalannya atas peristiwa penyisiran tersebut. Kapolri Rusdihardjo mengakui adanya serangan, namun mengatakan itu terjadi akibat salah pengertian. * PBB DAN KAMBOJA BELUM SEPAKAT TENTANG PENGADILAN KHMER MERAH Delegasi Perserikatan Bangsa Bangsa belum mencapai suatu kesepakatan dengan pemerintah Kamboja, tentang bentuk peradilan terhadap para pemimpin Khmer Merah yang dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Menurut pihak Kamboja, sengketa menyangkut masalah pengangkatan para hakim dan para jaksa penuntut umum, untuk tribunal tsb. Selain itu, masih ada dua masalah, yaitu, soal penangkapan sejumlah tersangka, serta amnesti yang pernah diberikan pemerintah Kamboja kepada beberapa mantan pemimpin Khmer Merah. Khmer Merah berkuasa di Kamboja, pada akhir tahun 70an. Ketika itu sekitar dua juta warga Kamboja tewas akibat eksekusi dan dalam tahanan kerja-paksa. * SENJATA NUKLIR TIDAK MENAMBAH KEAMANAN NEGARA, KATA CLINTON DI INDIA Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dalam pidatonya di muka parlemen India di New Delhi, mengatakan, pemilikan senjata nuklir tidak meningkatkan keamanan negara. Secara hati-hati, Clinton mengimbau India agar mempelajari apakah India sekarang betul-betul lebih aman ketimbang sebelum melakukan uji coba nuklir pada 1998. Presiden Clinton berkunjung ke India selama lima hari, kemudian melanjutkan perjalanan ke Pakistan. Perdana Menteri India Atal Behari Vajpayee dalam tanggapannya mengatakan India tetap menginginkan dunia yang bebas senjata nuklir. Namun, demikian tambahnya, persenjataan nuklir di sekitar India meningkat, karena itu, India juga menambah senjata nuklirnya. India belum mensahkan persetujuan pelarangan uji coba nuklir. * RAKYAT PALESTINA BERHAK ATAS NEGERI SENDIRI, KATA SRI PAUS Paus Yohannes Paulus II, dalam kunjungannya di Bethlehem, mengatakan, rakyat Palestina mempunyai hak atas suatu negeri sendiri. Pendiriannya itu ditegaskannya dengan mencium pasir dalam mangkok, setibanya di kota kelahiran Yesus Kristus tersebut. Di muka pemimpin Palestina Yasser Arafat, Paus mengatakan, Vatikan tidak pernah mengingkari hak alami bangsa Palestina atas suatu negeri sendiri. Semua bangsa di kawasan ini harus mendapat jaminan kuat atas hak hak mereka, berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB. Pihak-pihak yang bersengketa harus bersedia berkompromi, katanya. Hari ini Paus, di Betlehem akan mengunjungi goa tempat Yesus dilahirkan. Paus berada di Israel dan Palestina sampai Sabtu ini. * PEMIMPIN ARMENIA GUKASSIAN DISERANG Pemimpin Armenia Arkadi Gukassian mengalami luka-luka berat akibat serangan di ibukota Nagorno Karabakh, Stepanakert. Kendaraan yang ditumpanginya, dihujani tembakan oleh orang-orang tak dikenal. Pengemudi dan para pengawal Gukassian, luka-luka. Para pelaku tembakan lolos. Daerah kantong Nagorno Karabakh sebagian besar dihuni oleh penduduk Armenia. Pada tahun 91, Arkadi Gukassian menyatakan kemerdekaan wilayah tsb. * SUKU BUNGA DI AMERIKA SERIKAT NAIK DENGAN SEPEREMPAT PERSEN. Bank Sentral di Amerika Serikat menaikkan suku bunga dengan 0,25%. Kenaikan ini merupakan yang kelima kalinya sejak Juni tahun lalu. Tarif suku bunga yang terpenting, yaitu federal funds rate, naik menjadi 6%, sedangkan tarif diskonto menjadi 5,5%. Keputusan itu tidak dianggap mengejutkan. Tujuannya untuk mengendalikan inflasi yang terjadi akibat kenaikan angka pertumbuhan ekonomi yang pesat di Amerika Serikat. * RATUSAN ORANG DITANGKAP DALAM PERAYAAN TAHUN BARU KURDI DI TURKI Paling sedikit 147 orang ditangkap di Istanbul dan di Turki tenggara, berkenaan dengan perayaan Tahun Baru Kurdi. Pesta-pesta di tempat-tempat tersebut dinyatakan terlarang. Di masa lalu, warga Kurdi memanfaatkan perayaan Tahun Baru Kurdi untuk menyatakan dukungan pada perjuangan kemerdekaan Kurdistan. Di tempat-tempat di mana perayaan tersebut diperbolehkan, sejauh ini tidak terjadi kerusuhan. * PACAR PUTRA MAHKOTA BELANDA MAXIMA ZORREGUITA PINDAH KE BRUSSEL Pacar Putra Mahkota Belanda Pangeran Willem-Alexander, yaitu Maxima Zorreguita, dalam waktu dekat akan pindah dari New York ke Brussel. Demikian ditegaskan oleh sumber resmi pemerintah di Den Haag. Maxima, yang asal Argentina ini, sekarang bekerja pada Deutsche Bank cabang New York, dan akan mendapat pekerjaan di bank yang sama di Brussel. Menurut sumber resmi, hal itu untuk memudahkan perkenalan dan hubungan antara pasangan tersebut. * EMPAT TEWAS AKIBAT SERANGAN MERIAM DI BAGDAD IRAK Empat korban tewas dan 38 luka luka dalam suatu serangan di ibukota Irak Bagdad. Menurut kantor berita Irak INA, besar kemungkinan keenam tembakan tersebut dilakukan dari luar kota. Menurut Irak, negara tetangga Iran bertanggungjawab atas serangan tersebut, dan Bagdad mengancam akan melakukan balasan. Ketegangan antara kedua negara belakangan meningkat. Irak dan Iran terlibat perang pada tahun 80an. * BRAZIL PRIHATIN AKAN KAWASAN AMAZON Pemerintah Brazil tahun ini akan mengadakan pemantauan lebih intensif terhadap situasi lingkungan hidup di kawasan Amazon. Kawasan hutan ini setiap tahun, terutama di musim kemarau, terancam penebangan kayu dan bahaya kebakaran. Brazil menyediakan dana sekitar 15 juta dolar untuk memantau perkembangan di kawasan hutan tropika tsb. Sebanyak 800 inspektur akan dikerahkan untuk mencermati situasi empat kali setahun. Akibat penebangan liar dan pembakaran yang seringkali dilakukan petani setempat, 83 hektar lahan di Amazona musnah. Musim kemarau di Brazil, mulai April sampai Oktober. * GEMPA BUMI DI MALUKU Di kawasan perairan Maluku terjadi gempa bumi kuat, dengan kekuatan 6,2 pada skala Richter. Sejauh diketahui, gempa ini tidak mengakibatkan kerusakan. Gempa terjadi di dasar laut, 35 meter dari permukaan air, di sebelah timur laut dari pulau Bitung. Gempa sekuat itu dapat menimbulkan gelombang air bah yang besar. * GAM TOLAK TAWARAN GUS DUR UNTUK MASUK TNI INTRO: Tawaran Presiden Abdurrahman Wahid kepada anggota Gerakan Merdeka Atjeh, GAM, untuk masuk TNI, dinilai tidak beritikad baik oleh kalangan GAM maupun lsm Aceh. Berikut komentar Ismail Syahputra, jurubicara GAM: Ismail Syahputra [IS]: Dalam hal ini perlu saya jelaskan bahwa bagi Angkatan Gerakan Atjeh Merdeka atau anggota, tentara Atjeh Merdeka bukan mengejar pangkat dalam hal ini. Tetapi adalah mengejar untuk memerdekakan bangsa Aceh dari cengkraman pemejajahan Republik Indonesia. Radio Nederland [RN]: Tapi saya rasa maksud Presiden juga bukannya untuk memberikan pangkat kepada anggota GAM, tapi untuk menyelesaikan masalah Aceh dengan damai begitu? IS: Untuk menyelesaikan masalah Atjeh dengan damai itu bisa saja dilakukan dengan cara tidak berdialog dengan pemerintah Indonesia untuk membawa Atjeh menjadi sebuah negara yang merdeka, bukan untuk tunduk kepada pemerintah Indonesia. Kalau untuk tunduk kepada pemerintah Indonesia, untuk apa kita buat perjuangan ini? Sekarang sudah jelas pemerintah Indonesia ingin menghancurkan Gerakan Atjeh Merdeka dari peringkat bawahan. Dia mulai dari peringkat bawahan karena dia tidak pernah membuat hubungan ke peringkat atas. Jadi mereka langsung membuat hubungan ke peringkat atas. Jadi mereka langsung membuat hubungan ke peringkat bawahan. Jadi dalam hal ini niat daripada pemerintah Indonesia sudah jelas untuk menghancurkan Gerakan Atjeh Merdeka. RN: Tapi Jakarta jelas-jelas berupaya untuk mengadakan rekonsiliasi dengan Aceh? Ini juga tidak diterima kalau begitu? IS: Tidak bisa diterima kalau itu masih di bawah bendera Indonesia. Kami akan tetap sampai ke tetesan darah terakhir atau merdeka. RN: Apakah semua jajaran GAM maupun AGAM menanggapi negatif tawaran Presiden Abdurrahman Wahid? IS: Ya, memang benar karena GAM dan AGAM adalah bergantung kepada Presiden GAM dan AGAM, doktor Teungku Hassan di Tiro. Jadi tidak bisa orang lain membuat keputusan, hanya keputusan kepada mereka. Apa yang yang dia katakan itu adalah sudah muktamar karena dia pimpinan. Jadi tidak bisa dari bawahan mengatakan. Kalau bisa mengatakan dari bawah mengatakan keputusan itu menjadi pengkhianatan kepada organisasi. Jadi itu tidak bisa diterima. RN: TNI sudah menyatakan bersedia menerima anggota GAM? IS: Mereka berupaya itu untuk menghancurkan Gerakan Atjeh Merdeka. Maka mereka harus membuat acara bagaimana untuk kemenangan kepada mereka. Kami tetap menolak karena perjuangan ini belum berhasil. Apapun tawarannya, kalau untung kalah, ataupun kalau untung merugikan kepada perjuangan Atjeh Merdeka, tetap kami tolak. Demikian tadi Ismail Syahputra, jurubicara GAM tentang tawaran Presiden Abdurrahman Wahid. Sementara itu, Otto Syamsuddin Ishak, dari LSM Cordova di Banda Aceh, mengatakan tawaran presiden hanya untuk menutupi bahwa beliau telah kecolongan: Otto Syamsuddin Ishak [OSI]: Tawaran Gus Dur kan untuk menutupi sebenarnya, untuk menutupi Gus Dur itu kecolongan dari TNI sendiri, berhubungan dengan kedatangan Bondan ke Atjeh untuk bertemu dengan Abdullah Syafii. Oleh karena itu untuk menutup malu karena Gus Dur enggak bisa memberikan garansi terhadap keamanan masyarakat di mana pertemuan terjadi, maka muncul tawaran seperti itu. Itu kan sesuatu yang mustahil itu. RN: Kenapa Bapak menganggap Gus Dur kecolongan? OSI: Pangdam Bondan sudah memberikan garansi keamanan kepada Bondan bahwa di daerah sekitar pertemuan itu tidak terjadi apapun sebelum selama pertemuan dan sesudah pertemuan. Ternyata garansi itu dilanggar oleh pihak TNI sendiri dengan melakukan penyisiran di mana desa pertemuan itu berlangsung. Dan penyisiran itu, operasi itu adalah tujuannya justru untuk mencari Abdullah Syafii sendiri. Jadi oleh karena itu, saya kira untuk menutup malu itu. Maka Gus Dur menawarkan Abdullah Syafii atau para gerilyawan AGAM untuk berkarir di lingkungan TNI. RN: Berarti Gus Dur agaknya kehilangan muka? OSI: Ya, itu salah satu faktor yang kuat, saya kira. Faktor lain saya kira yaitu, kalau kita lihat tanpa konteks, berarti itu, Gus Dur kan suka ide-ide yang kadang-kadang asosial, tidak berkait dengan konteks. Itu biasa. Sekedar manuver politik. Ini kan dua kali, sudah kejadian yang kedua sebenarnya kan. Kejadian yang pertama yaitu tentang laporan intelijen yang menyatakan bahwa Abdullah Syafii tertembak. Itu keliru. Ini yang kedua, bahwa soal garansi. Kalau soal garansi itu kan berkaitan dengan kepercayaan. Artinya kalau Gus Dur sendiri, orangnya Gus Dur Bondan tidak mendapat garansi dari pihak TNI maka apalagi rakyat. Oleh karena itu, saya kira perombakan yang terjadi di Jakarta itu, tidak sampai ke bawah. Jadi ibaratnya ular itu, kepalanya aja yang baru diganti. Ekornya kan ngibas ke sana, ngibas ke mari. Belum terjadi pergantian secara keseluruhan. Oleh karena itu garis komando Jakarta itu, bisa berbeda dengan garis komando di lapangan. Demikian Otto Syamsuddin Ishak, aktivis LSM Cordova di Banda Aceh. Sebelumnya anda juga sudah mendengar penjelasan Ismail Syahputra, jurubicara Gerakan Atjeh Merdeka, GAM. * KESANGGUPAN TNI TAMPUNG GAM SANGATA DIPERTANYAKAN Banyak yang bertanya-tanya, benarkah TNI sanggup menampung para anggota AGAM, walaupun Panglima Laksamana Widodo tidak keberatan dengan usul Presiden Wahid itu. Yang jelas, usulan Gus Dur ini merupakan babak baru dalam penyelesaian masalah Aceh. Tetapi ini bukan cara baru, karena dahulu, Presiden Soekarno pernah menerapkan penyelesaian politik serupa. Berbeda dengan Soeharto, Gus Dur memang anti kekerasan dan tidak suka menumpas, melibas maupun menyogok. Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta: Gubernur Daerah Istimewa Aceh Syamsuddin Mahmud kemarin menyatakan bahwa ia mendukung usulan Gus Dur agar anggota-anggota AGAM, Angkatan Gerakan Atjeh Merdeka diterima sebagai anggota TNI. Panglima TNI Laksamana Widodo pun tidak keberatan dengan ide tersebut. Tetapi ia menekankan bahwa para anggota AGAM itu harus melewati pelbagai tes atau ujian karena ini merupakan persyaratan TNI. Syarat lain ialah bahwa mereka harus mengakui sebagai warganegara Indonesia dan berbadan sehat. Meski Widodo mengatakan hal itu, tetapi sudah dapat diduga bahwa baik TNI maupun Polri sebenarnya keberatan dengan ide Gus Dur itu. Hingga kini sudah cukup banyak prajurit TNI dan Polri yang tewas di daerah istimewa yang bermasalah itu. Tetapi bagaimana pun mereka sudah menyatakan bahwa TNI dan Polri akan taat dan loyal kepada presiden yang terpilih secara konstitusional. Salah-salah memang Aceh bisa menjadi semacam pengalaman Timor Timur kedua bagi TNI. Bagi sementara perwira TNI, terutama mereka yang pernah bertugas di Timor Timur, pembebasan Xanana Gusmao bahkan lepasnya Timor Timur dibaratkan "celana dalam TNI" digantung di depan umum. Kini bisa saja pemimpin-pemimpin AGAM dimasukkan ke TNI dan ini lagi-lagi bisa mempermalukan para perwira dan mantan perwira TNI yang selama ini telah melibas rakyat Aceh. Tetapi kemarin, Panitia Kongres Rakyat Aceh ketika bertemu dengan Gus Dur meminta jaminan agar pemimpin-pemimpin GAM tidak diapa-apakan selama mengikuti kongres tersebut. Kongres Rakyat Aceh itu akan diikuti sekitar 1500 peserta termasuk dari utusan-utusan GAM. Seleksi ketat akan dilakukan mulai dari tingkat desa. Presiden Abdurrahman Wahid bahan mengatakan bahwa orang-orang GAM bisa ikut mengamankan kongres tersebut. Tetapi syaratnya mereka tidak boleh membawa senjata. Gubernur Daerah Istimewa Aceh Syamsuddin Mahmud kemarin menegaskan di DPR bahwa pemda akan memfasilitasi pertemuan tersebut. Syamsuddin juga menyatakan, usul Gus Dur agar AGAM masuk TNI merupakan cara yang baik untuk meredam keinginan untuk merdeka. Menurut seorang anggota DPR, pada zaman pemberontakan Daud Beureuh banyak pula anggota TII yang ditampung di TNI sebagai usaha penyelesaian pemberontakan tersebut di Aceh pada tahun-tahun 50an. Saat pemberontakan Permesta di Indonesia Timur, kebijakan itu pun telah diterapkan oleh Kasad Jenderal Abdul Harris Nasution. Puluhan ribu tentara Permesta yang dipimpin Mayjen Permesta Alex Kawilarang dan Kolonel Permesta Jus Somba kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Upacara tersebut diadakan di Tara-tara dan Papakelan, Minahasa, Sulawesi Utara pada tahun 1961. Pasukan Permesta tersebut yang umumnya menggunakan senjata Amerika, Swedia dan Taiwan itu diangkut ke pulau Jawa. Mereka disebar ke beberapa kota di Jawa Tengah. Kebanyakan dimasukkan ke Altereri Pertahanan Udara, Arhanud, Altereri Medan, Armed serta ke Komandait atau Komando Antar Daerah Indonesia Timur. Mereka digunakan dalam menghadapi pasukan Inggris Ghurka di perbatasan Kalimantan Utara pada saat konfrontasi dengan Malaysia. Soalnya tentara Permesta itu mahir dalam taktik gerilya dan anti gerilya. Mereka jarang memakai sepatu dan terbiasa mencari makanan sendiri di hutan-hutan Kalimantan. Presiden Soekarno pada 1961 sempat mengeluarkan surat keputusan amnesti dan abolisi bagi 40.000 pasukan Permesta itu yang tersebar di Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Pada tahun-tahun pertama setelah penyerahan kedaulatan dari Belanda Soekarno pun sempat mendirikan CTN di Jakarta.Yaitu Corps Tenaga Nasional yang menampung pasukan pemberontak dari Sulawesi Selatan seperti Batalyon Andi Sose, Batalyon Andi Sele dan lain-lain. Pasukan KNIL yang memberontak di bawah kepemimpinan Andi Azis pun sempat ditampung TNI, meski Andi Azis sendiri harus masuk bui. Maka cara-cara menampung bekas pemberontak di TNI itu bukanlah suatu hal yang baru. Sebab sebagaimana dikatakan Gus Dur mereka adalah saudara kita. Yang penting bagi Gus Dur adalah tercapainya kesepakatan antara pihak GAM dan pemerintah Indonesia untuk mengakhiri kejadian-kejadian di Aceh. Gus Dur memang berbeda dengan Soeharto yang hanya mengenal cara menyogok atau menumpas sampai ke akar-akarnya yang pada akhirnya menimbulkan tragedi Timor Timur. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. --------------------------------------------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Mar 2000 jam 17:12:38 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
