---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- MOBIL MEDIS DITABRAK APARAT JAKARTA, (SiaR, 15/4/2000). Kebrutalan aparat keamanan masih sama saja, sebuah Kijang Tim Medis Universitas Tarumanegara dirusak aparat setelah terjadi kejar-mengejar dari depan RS Carolus di Salemba hingga di depan Istana Negara. Demikian juga Kantor YLBHI di Jl. Diponegoro dan sejumlah kampus di sekitar Salemba, Jakarta Pusat, porak-poranda setelah aparat mengejar dan menangkapi demonstran yang bentrok dengan aparat, di Jl. Cendana hingga Jl Salemba Raya, Kamis (13/04). Bahkan kampus Universitas Bung Karno dan Universitas Indonesia diserbu aparat. Tercatat empat orang mahasiswa diseret aparat dari kampus UI. Bentrokkan antara aparat keamanan dan demosntran mahasiswa yang menuntut pengadilan mantan diktator Soeharto pecah Kamis sore itu. Arief Rachman, Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Tarumanegara, menyesalkan tindakan aparat tersebut. "Aparat masih menggunakan pendekatan yang represif dan brutal, sangat tidak manusiawi, biadab," katanya. Juned mahasiswa yang menjadi sopir Kijang putih ber Nopol B7332 GH, itu mengungkapkan mobilnya dikejar sebuah truk tronton besar milik aparat dari depan RS St. Carolus hingga ke Jl Pramuka. Sempat diserempet di depan Tugu Proklamasi terus dikejar hingga Gondangdia dan Tugu Tani. "Sesekali kami ditabrak dari belakang, hingga kami semua ketakutan," tambah mahasiswa kedokteran itu. Pengejaran terus dilakukan hingga ke Gambir, bahkan di depan Bina Graha kijang itu ditabrak dengan keras hingga menabrak taksi yang ada di depan. "Saat itu beberapa aparat turun memukuli dan menendangi mobil sambil memaki maki," tambah Juned. "Tangkap! Bunuh saja! Seret keluar!" teriak para aparat. Saat itu di dalam mobil terdapat sejumlah mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanegara dan dua pasien. Munir dari YLBHI memprotes keras pengrusakan kantornya yang mengakibatkan dua kaca jendela utama hancur. "Mahasiswa berlari ke YLBHI meminta perlindungan dan aparat tanpa peringatan langsung menyerbu masuk dan menembak di dalam gedung," protesnya. Sementara itu Kapolres Jakarta Pusat Kol (Pol) Timur Pradopo, mengaku telah menahan lima mahasiswa dalam bentrokan antara aparat dengan mahasiswa yang berdemo di Jl Cendana. Dan dari lapangan para reporter SiaR menyaksikan aparat juga melakukan sweeping ke dalam kompleks Kampus Universitas Bung Karno di Jl. Kimia hingga ke ruang-ruang kuliah, begitupun di kampus UI dan kampus YAI, di Salemba Raya. *** - ------------------------ SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 Apr 2000 jam 06:23:29 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
