---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- LETJEN AGUS WIRAHADIKUSUMAH TETAP PANGKOSTRAD JAKARTA, (TNI Watch!, 18/4/2000). Seusai menjadi Inspektur Upacara pada HUT Ke-50 Yonkav 1/Badak Ceta Cakti di Cijantung, Jaktim, Letjen TNI Agus WK menjelaskan, bahwa sebagai prajurit, ia menyatakan kesiapannya untuk diganti kapan saja. Pernyataan ini sebagai tanggapan, atas munculnya isyu soal mutasi dirinya selaku Pangkostrad. Desas-desus tersebut sulit dipahami. Bagaimana mungkin Agus WK akan diganti, sementara ia baru dilantik akhir Maret lalu? Berarti Agus WK belum genap sebulan menjadi Pangkostrad. Agus WK akan menjabat sebagai Pangkostrad, setidaknya untuk jangka waktu satu setengah tahun. Karena banyak agenda reformasi yang akan dikerjakan Agus WK, dalam tubuh TNI, khususnya pada satuan-satuan di bawah Kostrad. Yang utama akan dilakukan Kostrad adalah, membebaskan Kostrad dari bayang-bayang Soeharto. Selama ini Kostrad selalu dikaitkan dengan Soeharto, Kostrad seolah-olah merupakan aset pribadi Soeharto. Pandangan seperti itu bisa dimaklumi, karena Soeharto dulu menggunakan Kostrad sebagai "kendaraannya" untuk mencapai kekuasaan. Dan setelah berkuasa, Kostrad kembali dimanfaatkan Soeharto, sebagai "kendaraan" untuk menopang kekuasaannya. Siapa pun tahu, jabatan Pangkostrad, adalah salah satu jabatan, yang pengisiannya langsung ditentukan Soeharto. Dengan kata lain, seluruh Pangkostrad yang ada, mulai pengganti Soeharto, yakni Mayjen TNI Umar Wirahadikusumah (1965) hingga Letjen TNI Prabowo Subianto (1997-1998), merupakan "kroni-kroni" Soeharto. Khusus menyangkut nama Mayjen TNI Umar Wirahadikusumah, ini memang agak dilematis bagi Letjen Agus WK, karena nama keluarga (Wirahadikusumah) yang mereka sandang sama. Mereka memang bersaudara, Agus WK adalah keponakan mantan Pangdam V/Jaya Jenderal TNI Purn Umar Wirahadikusumah. Dan harus diakui, karir Agus WK bisa melesat, sebagian juga karena "jasa" pamannya itu, terlepas dari prestasi Agus sendiri, yang memang baik. Karena Pangkostrad pertama adalah Soeharto, maka ingatan orang pada Pangkostrad, tidak bisa lepas dari figur Soeharto. Oleh karenanya salah satu agenda penting yang akan dilakukan Agus WK selaku Pangkostrad, adalah melikuidasi jabatan Pangkostrad itu sendiri. Bisa jadi Agus WK adalah Pangkostrad terakhir, kelak yang masih dipertahankan adalah dua Panglima Divisi Infanteri yang kini ada. Namun Panglima Divisi Infanteri 1 (Cilodong, Bogor) dan Panglima Divisi Infanteri 2 (Singosari, Malang), akan langsung di bawah Panglima TNI, bila jabatan Pangkostrad sudah terhapus. Selain sebagai upaya memotong bayang-bayang Soeharto, penghapusan Pangkostrad juga dimaksudkan untuk menghindari sentralisasi komando, yang berada di satu tangan seorang Panglima (Kostrad) atas sejumlah pasukan yang sangat besar. Maka kekuasaan Pangkostrad perlu dipecah. Kalau memang ada penggantian, itu akan dilakukan pada jenderal-jenderal yang orientasinya masih "mengambang", seperti Wakil Panglima TNI Jend TNI Fachrul Razie dan Kasum TNI Letjen TNI Djamari Chaniago. Sedang bagi jenderal seperti Jenderal Tyasno Sudarto dan Letjen Agus Wirahadikusumah, sama sekali tidak ada rencana penggantian.*** _______________ TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya. Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi bersama-sama. - ------------------------ SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 19 Apr 2000 jam 02:09:05 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
