----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

LASKAR JIHAD DIDUGA DIBIAYAI YAYASAN MUSLIM PANCASILA

        JAKARTA, (SiaR, 18/4/2000). Operasi Laskar Jihad Ahlussunnah Wal
Jamaah dibiayai oleh keluarga Cendana. Bahkan sumber majalah Forum di
Dispen Polda Metro Jaya mengatakan lembaga yang membiayainya adalah
Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila, milik Soeharto yang disalurkan
melalui bekas menteri keuangannya Soeharto, Fuad Bawazier. (Forum
Keadilan No.3, 23 April 2000).

        Walaupun Fuad Bawazier, yang belakangan runtang-runtung dengan Amien
Rais itu membantah, namun Panglima Perang Laskar Jihad Jaffar Umar
Thalib mengakui bahwa operasinya membutuhkan dana milyaran rupiah.
Namun ia mengaku dana itu diperoleh dari sumbangan donatur, baik dari
dalam maupun luar negeri.

        Jaffar Umar di majalah Forum mengungkapkan, bahwa mereka telah
menyiapkan  kurang lebih 300 buah kapal pinisi. Setiap kapal mereka
beli antara Rp 40 sampai Rp 60 juta. Sehingga untuk kapal saja, kalau
dijumlahkan akan mencapai angka Rp 15 milyar lebih. Lalu berapa besar
dana untuk akomodasi mereka selama di Ambon (jika jadi berangkat)?

        Menyangkut donatur kegiatannya, kakak kandung Jaffar, Hilal Thalib
membantah bahwa organisasinya dibiaya oleh Cendana. Untuk itu ia
pernah mengancam akan membuat perhitungan dengan buletin X-pos yang
pernah memberitakan penerimaan dana Rp 4 milyar dari Cendana. "Itu
berita brutal. Berita itu keterlaluan karena akan mendiskreditkan
kita," tegas Hilal kepada Detikcom, Jum'at (14/4).

        Kalau mereka dapat dana sebanyak itu, lanjut Hilal, mereka tidak akan
minum air sumur. Berdasarkan pantauan Detikcom, para anggota Laskar
Jihad memang meminum air sumur dan tinggal di tenda-tenda darurat.
"Kalau kita dapat dana segitu besar, kita akan tinggal di hotel
bukannya di tenda. Kita tidak punya transaksi politik dengan
pihak-pihak tertentu dan kita juga tidak punya tuduhan politik," papar
Hilal.

        Sementara itu sumber SiaR di Solo dan Yogya, menyebutkan, sekarang
ini sedang terjadi perebutan hebat penguasaan masjid-masjid kampus
antara aktifis HAMAS dengan para pengikut Jafar. Bahkan di Solo,
Laskar Jihad juga konflik dengan FPIS pimpinan Moedrick M Sangidoe.
Kelompok Moedrick menurut cerita sumber ini merasa risih oleh kegiatan
Laskar Jihad yang menurut mereka sudah menguasai perempatan
jalan-jalan di Kota Solo. Walaupun sebenarnya, konflik itu lantaran
berebut pengaruh di antara mereka.

        Sampai saat, menurut Jaffar ini sejumlah pesantren telah ikut
bergabung dengan Laskar Jihad. Pesantren yang diklaim bergabung itu
adalah Al Furqon di Pekan Baru, Al Madinah di Solo dam Ibnu Qayyim di
Kalimantan. Sementara para pelatih milisinya mereka datangkan dari
Kasmir, Afganisthan, Moro dan para pensiunan dan tentara aktif, serta
Menwa. ***

- ------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Apr 2000 jam 01:58:44 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke