---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 20 April 2000 KEGIATAN MATA-MATA HAMBAT PEMULIHAN RI-AUSTRALIA Jakarta, 20/4 (ANTARA) - Pemerintah Republik Indonesia (RI) sangat prihatin atas terjadinya lagi kegiatan mata-mata yang melibatkan warganegara Australia menyusul pengakuan Paul Tallo Alberto warga Timor Timur yang ditangkap aparat keamanan RI pada 6 April 2000 di Timor Barat (Nusa Tenggara Timur). "Insiden tersebut hanya menambah hambatan pemulihan hubungan bilateral Australia dan Indonesia," demikian bunyi siaran pers Deplu RI yang diterima ANTARA, di Jakarta, Rabu malam. Karena itu, Pemerintah Indonesia sangat menyesalkan terjadinya kembali kegiatan mata-mata Australia itu. Berdasarkan hasil interogasi, yang bersangkutan (Paul Tallo Alberto) mengaku direkrut anggota UN-PKF bernama Mr. Person, warga Australia berpangkat Sersan Kepala untuk melakukan kegiatan mata-mata di Timor Barat wilayah Haekesak, tulis siaran pers Deplu itu. Disebutkan pula bahwa komandan pasukan PKF-UNTAET telah berjanji mendeportasi anggota PKF asal Australia itu ke negara asalnya. (Tz.PTU10/20/04/:0 00:00/ND08) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Apr 2000 jam 10:49:14 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
