---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- JANTHO DIBAKAR BANDA ACEH, (MeunaSAH, 25/4/2000). Aksi peledakan dan pembakaran yang terjadi di Kota Jantho, ibukota Aceh Besar pada Minggu malam (23/4) bukan hanya menghanguskan Kantor BKKBN, tapi juga meluluhlantakkan Gedung Bapelkes (Balai Pelatihan Kesehatan) sehingga menimbulkan kerugian yang ditaksir tidak kurang Rp 3 milyar. Selain itu, api sempat pula menjilat bagian Kantor BPN. Masih di kawasan Aceh Besar, sekitar pukul 04.15 WIB subuh kemarin, pusat Kecamatan Kutabaro di Lam Ateuk dihujani peluru dan granat yang menggunakan pelontar GLM. Sasaran pemberondongan antara lain rumah dinas Camat Kutabaro dan Kantor Urusan Agama (KUA) yang bersebelahan. Posko Brimob di bagian belakang Mapolsek, gedung TK dan rumah paramedis yang berada satu komplek dengan Mapolsek. Selain itu, Kantor Camat Kutabaro yang hanya terpaut sekitar 150 meter dari Mapolsek luput dari aksi pembakaran meski pelaku sempat memasuki beberapa ruangan kantor menyirami minyak dan serbuk potasium campur gula (untuk mempercepat kobaran api). Menurut sebuah sumber, gagalnya aksi pembakaran Kantor Camat karena pelakunya diduga keburu kabur, sebab mendengar rentetan tembakan balasan dari aparat Brimob sewaktu "menjawab" serangan lawan. Baik rumah dinas camat, KUA, posko Brimob, gedung TK, dan rumah paramedis dipenuhi lubang-lubang bekas tembakan yang diduga menggunakan senjata M-16. Sebuah pesawat TV Toshiba 21 inchi milik seorang bidan di komplek tersebut tembus diterjang peluru setelah terlebih dahulu membobol kaca jendela. Kecuali itu, kaca jendela posko Brimob yang diduga sebagai sasaran utama juga bolong. "Kami sempat membalas tembakan mereka. Namun hanya beberapa saat, karena kelompok penyerang langsung menghilang," kata seorang personil Brimob yang di-BKO-kan di Mapolsek Kutabaro. Selain dihujani peluru, beberapa bangunan di komplek Mapolsek tersebut juga dihantam granat yang menggunakan pelontar GLM. Bagian plapon bangunan terlihat pecah-pecah dan berlubang yang diyakini akibat terkena serpihan bahan peledak. "Syukur Alhamdulillah, dalam insiden menjelang subuh itu tak ada korban jiwa," kata Camat Kutabaro, H Baharuddin Daud S.Sos. Di Kota Jantho, api menghanguskan gedung utama Bapelkes yang dipergunakan sebagai tempat pertemuan dan pelatihan. Kakanwil Kesehatan Aceh diwakili Kormin drg. Razali Sulaiman bersama Kadis Kesehatan Aceh Besar dr. H Bakri Abdullah, dan Kepala Bapelkes Aceh Besar sepanjang pagi dan siang kemarin berada di lokasi musibah melakukan pendataan yang ditimbulkan akibat kebakaran. Menurut taksiran sementara Kormin Kanwil Depkes Aceh, akibat kebakaran gedung Bapelkes tersebut menimbulkan kerugian tidak kurang Rp 3 milyar. "Semua perangkat kerja dan untuk kepentingan latihan di gedung itu hangus. Perangkat di Bapelkes serba canggih. Kami sudah laporkan musibah ini ke pusat," kata Razali. Menurut perkiraan sumber-sumber di Jantho, pelaku pembakaran tersebut, setelah sukses "mengeksekusi" Kantor BKKBN di Jl. T Bachtiar Panglima Polem, langsung bergerak ke Gedung Bapelkes yang berlokasi di lintasan menuju Desa Jantho Baru. Selanjutnya, kelompok tersebut diduga kembali lagi ke pusat kota, dan berusaha menghanguskan Kantor BPN. Namun, Kantor BPN yang juga berlokasi di Jl. T Bachtiar Panglima Polem (ujung) luput dari amukan api. Hanya sebagian kecil bagian perkantoran itu yang terbakar. *** - -------------------------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 26 Apr 2000 jam 06:25:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
