---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 25 April 2000 PORTUGAL PAKSAKAN KEHENDAK BERIKAN BANTUAN KE TIMTIM Brussel, 25/4 (ANTARA) - Pemerintah Portugal melalui salah satu lembaga perbankan di negeri itu agaknya telah melakukan pemaksaan kehendak untuk tidak memberikan bantuan kepada masyarakat Timor Timur (Timtim) yang dinilai pro-Indonesia. "Salah satu bank nasional Portugal pernah tiba-tiba saja menyatakan akan menolak memberikan kredit proyek industri kecil bagi rakyat Timtim lantaran menilai para tokohnya bersahabat dengan pihak Indonesia," kata sumber ANTARA di Brussel, Senin malam. Orang dekat dengan Bank Nacional Ultramarino (BNU) di Lisabon itu mengemukakan, sekitar enam bulan lalu BNU telah mempelajari pemberian kredit sekitar 800.000 dolar AS untuk membangun sejumlah proyek industri kecil bagi masyarakat Timtim, yang sejak November 1999 berada di bawah naungan Otoritas Transisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNTAET) Namun, BNU pada awal bulan ini menyatakan akan menolak pemberian kredit jika proyek industri kecil tersebut dikaitkan dengan masalah politik, apalagi melibatkan tokoh masyarakat Timtim yang selama ini dikenal pro-Indonesia. Abilio Araujo selaku Presiden Partai Nasionalis Timor (PNT) adalah tokoh yang dimaksud oleh BNU. Abilio adalah mantan Presiden Fretilin yang menjelang jajak pendapat 30 Agustus 1999 mendirikan PNT, dan secara terbuka menyatakan pro-otonomi dari Pemerintah Indonesia. Bahkan, BNU sempat menyatakan, kredit yang mereka pinjamkan secara resmi ditandatangani di hadapan Perdana Menteri Portugal, Antonio Guterres, saat berkunjung ke Timtim pada 24 April 2000. Oleh karena itu, BNU sepakat mengucurkan kredit usaha bagi rakyat Timtim tanpa embel-embel berhubungan dengan Abilio Araujo secara pribadi maupun PNT. Guterres selaku Kepala Pemerintahan Portugal juga memberikan bantuan pemerintahnya kepada Falintil, milisi dari Dewan Nasional Perlawanan Timtim (CNRT) pimpinan Xanana Gusmao. Portugal adalah negeri penjajah Timtim sejak 1512, dan meninggalkan begitu saja wilayah tersebut pada 1975. Sementara itu, mayoritas rakyat Timtim pada 30 Agustus 1999 menolak tawaran otonomi dari RI, sehingga dalam dua tahun ini mereka di bawah UNTAET menuju negara merdeka. (U. LPT-1/ND-05/25/04/:0 09:12) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 26 Apr 2000 jam 06:48:12 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
