---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 26 April 2000 DIPERTANYAKAN, KEBERADAAN POLISI SIPIL PBB ASAL PORTUGAL DI KUPANG Atambua, 26/4 (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Natarcia Soares menyatakan akan mempertanyakan keberadaan polisi sipil PBB (Civpol) asal Portugal yang ditugaskan di Kupang. "Penempatan Civpol asal Portugal di perwakilan Kupang patut dipertanyakan, karena keberadannya bisa memata-matai kegiatan masyarakat pengungsi," katanya kepada wartawan di Atambua, Selasa. Natarcia Soares adik kandung mantan Gubernur Timtim, Abilio Jose Osorio Soares menyatakan, penempatan Civpol Portugal di Kupang patut dicurigai, karena selama ini merekalah yang sering menciptakan permasalahan bagi masyarakat Timtim. Menurut dia, Pemerintah Indonesia boleh-boleh saja menerima penempatan Civpol Pemerintahan Transisi PBB di Timtim (UNTAET) di Kupang, namun personil yang mereka tempatkan itu harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari pemerintah. "UNTAET tidak boleh seenaknya menempatkan personilnya di wilayah Indonesia, termasuk di Kupang," katanya. Sementara itu, Kapolres Belu Letkol Pol Drs SM Simatupang menyatakan bahwa penempatan personil Civpol tersebut masih perlu pembicaraan lebih lanjut, sebagai tindak lanjut penandatanganan MOJ di Dili belum lama ini. "UNTAET bisa menempatkan personilnya di wilayah Indonesia, seperti UNMO dan Civpol, sementara pihak kepolisian RI maupun pengamat militer hingga saat ini tidak pernah disetujui untuk ditempatkan di wilayah Timtim, sehingga tidak adil," katanya. (F.PA01/SU04/ND07/26/04/:0 00:32) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Apr 2000 jam 07:36:40 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
