---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kompas, 26 April 2000 Megawati Yakin Masalah Maluku akan Selesai Ambon, Kompas Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri mengatakan keyakinannya bahwa dalam waktu dekat masalah Maluku akan selesai, mengingat banyaknya anak muda di Maluku yang menyatakan diri untuk mulai membangun fisik dan mental. Suasana Ambon yang dulu sangat menegangkan dan mencekam, sekarang sudah mulai terlihat tak lagi menegangkan dan saling curiga. "Mengapa kita tak makan dengan papeda dan bernyanyi dengan tifa daripada mengangkat tangan dengan mengayunkan senjata golok atau parang, menebas tubuh yang tak berdosa," tegas Megawati di depan ribuan warga Ambon di lapangan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), Selasa (25/4). Sekitar 5.000 warga Ambon berkumpul di Lanal Ambon untuk menyatakan sikap bahwa kerusuhan telah benar-benar menimbulkan korban jiwa dan harta yang tak sedikit. "Kami bertekad meninggalkan masa lalu dengan segala kepahitan yang dialami. Kami bersedia bersama membangun kembali hubungan saling menghormati," tegas JP Lepe yang membacakan pernyataan itu. Dalam enam butir pernyataan terkait, masyarakat menolak berbagai usaha pihak luar yang bertujuan mengganggu kedamaian dan ketenteraman. "Kami mendukung sepenuhnya seluruh usaha positif menuju persaudaraan dan perdamaian hakiki," tulis pernyataan yang ditandatangani Amir Mahmud (Islam), Rido Layanan (Katolik), dan JP Leperpery. Megawati menambahkan, meskipun niat pemerintah begitu kuat dan keinginan untuk melakukan rehabilitasi dan rekonsiliasi demikian penuh semangat, tetapi yang sangat dibutuhkan adalah tetap semangat dari warga. "Jadikan masa lalu sebuah cerita, jangan ditorehkan ke hati karena sejak dulu kita adalah saudara," ujarnya. Sementara itu, ketika membuka operasi Surya Bhaskara Jaya (SBJ), Megawati mengatakan, operasi SBJ merupakan upaya awal dari rehabilitasi fisik dalam proses penyelesaian kasus Maluku. "SBJ akan segera kita mulai lebih kurang dua bulan. Ini merupakan wujud pengabdian dan kepedulian. Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, dan jajaran prajurit dalam ikut menyelesaikan kasus Maluku," tegasnya. Awal pemulihan Menurut Komandan Gugus Tugas SBJ Laksamana Pertama Franky Kayhatu kepada wartawan, Selasa (25/4), rehabilitasi perbaikan fisik berbagai fasilitas umum yang hancur itu merupakan awal dari upaya pemulihan keadaan di Maluku. "Nilai seluruhnya dari berbagai macam bantuan untuk rehabilitasi ini kurang lebih Rp 7 milyar, di antaranya dari TNI AL sekitar Rp 4 milyar," ujarnya. Dalam kegiatan SBJ ini, lanjutnya, terdapat 27 titik di wilayah Maluku (Ambon) dan 23 titik di wilayah Maluku Utara. Fasilitas umum yang akan diperbaiki adalah pasar, masjid, gereja, sekolah, dan barak-barak untuk penampungan. Upaya lainnya adalah pengadaan gizi untuk bayi dan anak-anak, serta kesehatan terutama kepada para pengungsi. "Saya kira bantuan berupa sembilan bahan pokok, susu, dan obat-obatan cukup untuk dua sampai tiga bulan," ujarnya. (mba/tif) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Apr 2000 jam 07:36:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
