---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 7 Mei 200 AUSTRALIA CIPTAKAN KETERGANTUNGAN TIMTIM PADA BARAT Atambua, 7/5 (ANTARA) - Australia dinilai telah menciptakan ketergantungan masyarakat Timor Timur (Timtim) terhadap Barat, sejak kubu anti integrasi menang pada jajak pendapat otonomi luas akhir Agustus 1999. "Keikutsertaan Australia selama ini merupakan upaya negara itu untuk menjajah bangsa dan wilayah Timtim secara politik, kultural dan ekonomi," kata cendekiawan muda Timor barat Belthasar Manehat SVD kepada pers di Atambua, Sabtu. Menurut dia, hal itu sudah terbukti sejak kendali pemerintahan dan keamanan di wilayah itu, khususnya sejak pasukan antarbangsa untuk Timtim (Interfet) tiba di sana, yang didominasi oleh Australia. "Selama waktu itu pula dan hingga sekarang, seluruh kebutuhan konsumsi sehari-hari, khususnya untuk UNTAET didatangkan dari Australia sehingga bantuan pembangunan dari luar Timtim mengalir ke negeri Kanguru itu," katanya. Selain itu, Australia telah melakukan persekongkolan politik dengan media massa setempat untuk mengobrak-abrik perhatian Indonesia pada peluang bisnis di sana, yang berarti ada penciptaan proses ketergantungan. "Ketergantungan yang diciptakan sangat jelas yaitu kepada Australia khususnya dan bangsa barat umumnya," kata mantan dosen Institut Pastoral Indonesia, Dili itu. Apakah hal itu disadari oleh masyarakat Timor Leste, dia mengatakan bahwa kebanyakan rakyat kecil di pedesaan belum menyadarinya. "Para pemimpin CNRT (dewan nasional perlawasan Timor Leste) menyadari hal itu, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka berhutang budi pada kebaikan Australia yang diduga sangat kuat turut memenangkan jajak pendapat," katanya. (F.PA-03/PA- 02/ND07/ 6/05/:0 20:54) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 9 May 2000 jam 06:40:16 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
