---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 16 Mei 2000 14:20 UTC ** DATA-DATA BARU TENTANG LEDAKAN DAHSYAT DI KOTA ENSCHEDE ** AMERIKA DUKUNG KUAT GENCATAN SENJATA DI ACEH ** PENYANDERA DI FILIPINA INGINKAN PERUNDINGAN DI LOKASI NETRAL ** TOPIK GEMA WARTA: PRESIDEN ABDURRAHMAN WAHID PROYEKSIKAN AGUS WIRAHADIKUSUMAH JADI PANGLIMA TNI ** TOPIK GEMA WARTA: ALWI SHIHAB, MENTERI PERTAMA TERBAIK VERSI POROS TENGAH * DATA-DATA BARU TENTANG LEDAKAN DAHSYAT DI KOTA ENSCHEDE Pihak yang berwenang di kota Enschede, Belanda Timur, mengumumkan data-data baru tentang kemungkinan sebab-musabab ledakan petasan yang katastrofal, Sabtu lalu. Ledakan kemungkinan terjadi karena petasan tidak disimpan di sebuah bunker yang aman, tetapi juga di kontener-kontener laut yang kurang memadai. Diduga kuat bahwa pintu-pintu salah satu bunker penyimpanan petasan terbuka sehingga api dengan mudah merembet ke tempat lain. Perusahaan petasan itu tiga tahun lalu mendapat ijin untuk menggunakan kontener-kontener laut sebagai tempat penyimpanan. Belum tertutup kemungkinan bahwa sebab-musabab ledakan itu adalah kebakaran yang sengaja disulut. Regu pemadam kebakaran yang pertama tiba di lokasi melihat sejumlah kebakaran kecil di lapangan perusahaan di luar bunker. Sejauh ini 200 penduduk Enschede masih dalam keadaan hilang. 15 mayat telah ditemukan. Diperkirakan sekitar 20 orang tewas akibat ledakan dahsyat tersebut. 600an orang luka-luka; 40 di antaranya masih dirawat di rumahsakit. * AMERIKA DUKUNG KUAT GENCATAN SENJATA DI ACEH Amerika Serikat memberikan dukungan kuat terhadap gencatan senjata yang disepakati pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Atjeh Merdeka, GAM, Jum'at lalu di Davos Swiss. Gencatan senjata yang oleh pemerintah di Jakarta disebut 'jeda kemanusiaan' berlaku selama tiga bulan. Pada periode itu pemerintah Indonesia akan bekerjasama dengan GAM untuk memfasilitasi bantuan kemanusiaan masuk Atjeh. Menteri Luar Negeri Amerika Madeleine Albright menjanjikan bantuan konkrit. Ia berseru kepada negara-negara lain agar melakukan hal yang sama. Ribuan orang tewas 24 tahun belakangan akibat perjuangan GAM. * PENYANDERA DI FILIPINA INGINKAN PERUNDINGAN DI LOKASI NETRAL Pembangkang muslim di Filipina yang menyandera 21 orang wisatawan di pulau Jolo menuntut agar pembicaraan dengan pemerintah Filipina dilakukan di lokasi netral. Hal ini dikemukakan seorang juru runding pemerintah. Penyandera yang tergolong kelompok muslim Abu Sayyaf nampak bersedia membicarakan pembebasan seorang sandera asal Jerman yang dalam keadaan gawat. Menurut pemerintah di Manila perundingan bisa dimulai Rabu besok. Persyaratan para penyandera untuk membebaskan sanderanya, belum diketahui. Mereka sebelumnya menuntut agar pemerintah menarik mundur pasukan dari Jolo. Abu Sayyaf adalah gerakan muslim yang dengan kekerasan memperjuangkan pembentukan suatu negara islam di salah satu pulau di Filipina Selatan. Penyanderaan wisatawan dimulai tiga minggu lalu. * BURUH PABRIK LOGAM CINA KEPUNG KANTOR PEMERINTAH DAERAH Lebih dari 1000 buruh pabrik logam mengepung balaikota Liaoyang di Cina Timurlaut. Mereka menuntut pembayaran gaji yang terunda selama dua tahun belakangan. Polisi yang berada di dekat balaikota tidak turun tangan. Senin kemarin polisi bertindak ketika 5000an buruh memblokir jalan untuk menuntut gaji. 50an orang demonstran luka-luka akibat bentrokan yang kemudian pecah. Wilayah Timurlaut adalah pusat terpenting industri berat Cina. Ratusan pabrik ditutup tahun-tahun belakangan dalam rangka restrukturisasi BUMN yang dianggap bermasalah * ETIOPIA MENGKLAIM PASUKANNYA BERGERAK MAJU TERUS DI ERITREA Etiopia mengatakan pasukannya menembus ke padalaman Eritrea. Menurut pemerintah di Addis Abbeba pasukan Eritrea mengalami kekalahan besar akibat gerak maju tentara Etiopia. Tetapi seorang juru bicara Eritrea mencap ucapan-ucapan Etiopia itu sebagai propaganda belaka. Pemerintah Eritrea di Asmara sebaliknya mengatakan telah menembakjatuh dua pesawat Etiopia. Addis Abebba membenarkan kehilangan satu helikopter. Eritrea sebelumnya menerima sebuah resolusi DK-PBB yang berseru kepada kedua negara agar memberlakukan gencatan senjata. Tetapi Etiopia mengatakan gencatan senjata baru bisa diberlakukan pada saat perundingan perdamaian dimulai. Embargo senjata PBB terhadap kedua negara nampak ditolak Rusia. Pertempuran seputar tapal batas antara Etiopia dan Eritrea pecah lagi Jumat lalu. * KUBA KEMBALI BEBASKAN SEORANG DISIDEN TERKEMUKA Pemerintah Kuba kembali membebaskan seorang disiden terkemuka. Ia adalah pakar ekonomi Marta Beatriz Roque yang dipenjara sejak 1997. Jumat lalu seorang disiden lain, yaitu Felix Bonne, dibebaskan pula. Keduanya tergolong kelompok empat orang kritisi terkemuka rejim Presiden Fidel Castro. Dunia internasional menekan pemerintah Kuba agar membebaskan disiden-disiden. Dua disiden lainnya yaitu Rene Gomez Manzano dan Vladimiro Roca masih dipenjara. * ISRAEL AKAN SERAHKAN TOTAL TIGA DESA KEPADA PALESTINA Parlemen Israel Knesset menyetujui penyerahan total tiga desa di dekat Yerusalem kepada Palestina. 48 dari 56 anggota parlemen menyatakan 'Ya'. Keputusan kabinet Israel yang mendahului pemungutan suara di Knesset ditolak oleh enam orang menteri ortodoks. Mereka prihatin keputusan itu akan melenyapkan cita-cita Yerusalem sebagai satu-satunya ibukota Israel yang tidak bisa dibagi. Dengan adanya keputusan itu tidak berarti bahwa tiga desa tersebut akan segera diserahkan kepada Palestina. Perdana Menteri Ehud Barak menundanya selama waktu yang tidak ditentukan sehubungan dengan kekerasan yang terjadi di Tepi Barat Sungai Yordan Senin kemarin. Dua orang Palestina tewas dan 300 lainnya luka-luka akibat sebuah demonstrasi yang tak terkendalikan lagi dalam rangka peringatan 52 tahun negara Israel. * REPUBLIK DOMINIKA GELAR PEMILU PRESIDEN Pemilihan presiden digelar di Republik Dominika hari ini. Calon oposisi Hipolito Mejia dianggap sangat berpeluang bagus memenangkan pemilu ini. Tetapi putaran kedua akhir Juni nanti nampak diperlukan mengingat Mejia tidak bakal memperoleh mayoritas suara empat juta elektorat. sainganterpenting Mejia adalah mantan presiden Joaquin Balaguer yang berkuasa di Republik Dominika tahun 1966 samapi 1978 dan 1986 sampai 1996. Menurut jajak pendapat calon pemerintah Danilo Medina menduduki posisi ketiga. * PRESIDEN ABDURRAHMAN WAHID PROYEKSIKAN AGUS WIRAHADIKUSUMAH JADI PANGLIMA TNI Intro: Desas-desus bahwa Panglima TNI Laksamana Widodo dan KSAD Jenderal Tyasno Sudarto akan digeser, mungkin saja benar. malah ada kemungkinan Jenderal Tyasno sementara naik jadi Panglima TNI. Semua itu adalah dalam rangka menyiapkan tokoh kepercayaan Gus Dur, Pngkostrad Letjen Agus Wirahadikusumah ke pucuk TNI. Maka di kalangan perwira sekarang timbul pertanyaan 'Apa bedanya Presiden Wahid dengan Presiden Soeharto dalam mengurus tentara'? Berikut wawancara Radio Nederland dengan pengamat militer Dr. Salim Said, dan kami tanyakan apakah dia kaget mendengar desas-desus pergeseran KSAD dan Panglima TNI? Salim Said [SS]: Nggak, nggak kaget. Bisa saja itu terjadi. Sekarang ini saya mendengar desas-desus juga bahwa pada bulan Juni Panglima TNI Laksamana Widodo akan pensiun. Apakah itu benar atau tidak, saya tidak tahu. Kalau itu terjadi maka besar kemungkinan yang akan menjadi Panglima TNI itu adalah Jenderal Tyasno. Tetapi banyak juga cerita yang mengatakan Jenderal Tyasno itu sudah tidak lagi dekat dengan Presiden Abdurrahman Wahid, karena katanya, Presiden Abdurrahman Wahid lebih percaya kepada Jenderal Agus Wirahadikusumah. Tetapi ini tidak berarti Tyasno akan kehilangan jabatan dalam waktu dekat. Bisa terjadi Tyasno akan menjadi Panglima TNI, ada juga yang menyebutkan wakil panglima TNI untuk waktu sementara sebelum pada akhirnya Agus Wirahadikusumah mengambilalih jabatan terpenting di TNI tersebut. Jadi ini semua masih spekulasi yang belum bisa kita konfirmasikan. RN: Jadi ada proyeksi, prospek Agus Wirahadikusumah akan menjadi Pangab? SS: Itu yang kami dengar. Karena katanya hubungan Agus Wirahadikusumah dengan Presiden Abdurrahman Wahid, menurut sumber-sumber di dalam pemerintahan dan terutama di kalangan militer yang saya dengar, itu sangat dekat terutama lewat kontak Agus Wirahadikusumah dengan Bondan Gunawan serta Marsilam Simanjuntak. Tapi kita tidak punya cara untuk memverifikasi ini. RN: Tapi untuk sekedar mengukur kekuatan berita ini, kalau saya boleh tanya, kalangan apa yang menjadi nara sumber anda? SS: Macam-macam. Terutama dari kalangan tinggi di dalam militer. RN: Kalau kita beralih kepada tanggapan Presiden Abdurrahman Wahid ' Saya tidak ingin mencampuri urusan internal TNI' , sementara beberapa waktu lalu, kalau soal pergantian menteri-menteri yang sipil bahwa itu adalah hak prerogatif presiden. Sebenarnya panglima TNI juga merupakan seorang menteri yang bagian dari hak prerogatif presiden. Jadi masih ada semacam tegang rasa keengganan untuk berkomentar dari pihak presiden, ya seolah mau menenangkan kalangan yang resah bahwa presiden campur tangan. SS: Yang saya tahu dari kontak dengan para perwira, di kalangan perwira terutama angkatan darat timbul pertanyaan 'Apa bedanya antara Presiden Abdurrahman Wahid dan Presiden Soeharto dalam mengurus tentara? Karena mereka mendapat kesan perbedaannya itu tidak ada. Presiden sampai menitipkan Agus Wirahadikusumah supaya dipindahkan ke Jakarta. Dan bagi mereka itu adalah campur tangan presiden ke dalam urusan internal tentara. Saya sendiri mengatakan susah dikatakan bahwa ini melanggar peraturan, karena UU yang ada memang memberikan kekuasaan kepada presiden begitu besar, sehingga presiden bisa mencampuri urusan intern tentara. RN: Wah menarik ini kalau sudah dibandingkan dengan Soeharto. Jadi ini seperti pedang bermata dua bukan bagi Presiden Wahid? SS: Ya masalahnya adalah campurtangan Soeharto ke dalam tentara telah dilembagakan di dalam UU. Dan kedua UU itu belum diubah, sehingga Presiden Abdurrahman Wahid bisa memanfaatkan UU itu untuk melakukan sesuatu ke dalam militer. Dan itu di mata banyak perwira dan banyak pengamat politik di Indonesia, itu telah dilakukan presiden dalam kasus memindahkan Agus Wirahadikusumah dari jabatan Panglima Wirabuana di Makassar ke jabatan Panglima Kostrad di Jakarta. RN: Mereka takut hal ini akan menjadi preseden begitu? SS: Nampaknya begitu. Yang menjadi persoalan mereka adalah jangan sampai permainan politik di luar mengacaukan profesionalisasi tentara. Demikian tadi pengamat militer Dr.Salim Said. * ALWI SHIHAB, MENTERI PERTAMA TERBAIK VERSI POROS TENGAH Usulan DPA agar Gus Dur mengangkat menteri pertama ditentang Ketua DPR Akbar Tandjung. Bagi Akbar, jika dianggap dibutuhkan menteri yang bisa lebih mengkoordinasikan pekerjaan menteri, sebaiknya Wapres Megawati yang dimanfaatkan saja. Berikiut laporan koresponden Syahrir dari Jakarta: Berbicara sebelum menghadiri Rapat Pimpinan DPR di Gedung DPR/MPR kemarin, Akbar menambahkan, saat ini yang diperlukan pemerintah adalah mengefektifkan fungsi yang sudah ada dalam kabinet. Akbar juga berharap agar Menko diefektifkan. Ia tidak setuju mengangkat menteri pertama apalagi nanti langkah ini bisa membingungkan antara menteri pertama dan Menko. Ditambahkannya, janji presiden akan mengurusi masalah ekonomi dan wapres memfokuskan diri pada bidang pemerintahan, sudah bagus. Adanya menteri pertama, jelas bisa menyebabkan perubahan dalam komposisi kabinet. Dan itu bisa membuat kabinet tidak efektif," kata Akbar. Berbeda dengan Akbar Tanjung, pengamat politik Arbi Sanit berharap Alwi Shihab, Menlu saat ini, yang diangkat sebagai Menteri Pertama. Alwi yang merupakan orang kepercayaan Gus Dur nanti diharApkan bertugas mengkoordinasi kabinet dan membantu tugas presiden. Menurut Arbi Sanit, Menlu Alwi Shihab mengerti Gus Dur dan sering 'mengerjakan apa yang dilakukan menteri lain,' jelas Arbi kepada pers. Menurut suatu sumber lain dibandingkan dengan Bondan Gunawan dan Marsilam Simanjuntak, Alwi itu lebih cocok dengan Gus Dur. Gus Dur yang tidak bisa membaca lagi paling tidak dapat memanfaatkan Alwi untuk membaca tulisan-tulisan berbahasa Arab. Alwi pun bisa bertindak sebagai kamus berjalan terutama yang menyangkut ayat-ayat Al-Qur'an. Disamping itu dengan adanya Menteri Pertama, maka nantinya tidak perlu lagi ada menteri-menteri koordinator. Memang masalah ekonomi dan politik saling terkait, jadi tidak bisa dipisahkan tugas menko ekuin dan menko polkam. Pengangkatan Alwi Shihab sebagai Menteri Pertama tentu akan diterima dengan baik oleh Amien Rais serta tokoh-tokoh Poros Tengah lainnya. Alwi dinilai dekat dengan Poros Tengah. Sebelum menjadi Presiden, Alwi digunakan Gus Dur sebagai penghubungnya dengan Amien Rais cs. Diangkatnya Alwi Shihab nanti sebagai Menteri Pertama akan membantu meringankan tugas presiden. Gus Dur sudah lama berharap Megawati dapat membantunya dalam melakukan koordinasi para menteri. Tetapi nampaknya Gus Dur melihat bahwa Megawati masih membutuhkan beberapa tahun lagi sebelum putri Bung Karno ini dapat diserahkannya pucuk pimpinan pemerintahan. Sambil menunggu Mega meningkatkan dirinya diharapkan agar kelemahan Gus Dur yang tidak cukup kuat berlama-lama memimpin kabinet, dapat dibantu Menteri Pertama Alwi Shihab. Pertimbangan lainnya ialah bahwa Alwi Shihab tidak cocok duduk sebagai Menlu. Alwi sekarang terlampau sering dipanggil Gus Dur sehingga tidak punya waktu yang cukup lagi mengkoordinir para diplomatnya di Pejambon. Namun demikian Alwi dinilai selain lebih luwes dan bisa bekerjasama dengan orang lain, putra Arab Sulawesi Selatan ini dianggap punya wawasan luas. Bahwa PDI Perjuangan tidak menyukai rencana Gus Dur ini yang telah dilontarkannya lewat DPA, dapat dilihat dari komentar Wakil Ketua DPR dari Fraksi PDI-P Soetardjo Soerjoguritno. Ia menganggap usulan Menteri Pertama oleh DPA bermuatan politis. Ia berpendapat bahwa Achmad Tirtosudiro tidak mengerti tata negara. Di UUD 45 tidak ada menteri pertama. Di UUD Sementara pernah ada, jelasnya. Namun kalau ide menteri pertama ini diusulkan sekarang, itu dianggapnya hanya mimpi belaka. Tetapi kalangan lain melihat "balon percobaan", yang dilontarkan Achmad Tirtosudiro itu sesungguhnya sudah dibicarakan jauh-jauh hari oleh pihak Fordem atau Forum Demokrasi. Bahkan ide ini muncul beberapa bulan setelah Gus Dur dan Megawati berkuasa. Fordem ketika itu sudah melihat bagaimana tidak mampunya Gus Dur dan Mega dalam memimpin pemerintahan sehari-hari. Agar keduanya tidak tercemar, maka dipikirkan untuk meluncurkan ide Perdana Menteri atau Menteri Pertama. Kalau pun pemerintah dinilai gagal maka paling-paling yang dipecat adalah Menteri Pertamanya. Tetapi sementara itu orang-orang di seputar Megawati sudah tidak sabar lagi. Mereka ingin Megawati segera dapat berperan sebagai Perdana Menteri. Dan ini didukung oleh Akbar Tanjung dan kawan-kawannya dari Golkar. Tetapi macan kalau sudah merasakan enaknya daging mentah, jelas tidak akan melepaskan genggamannya. Maka tampaknya demikian pula dengan posisi Gus Dur saat ini. Untuk sementara ini ia belum merelakan melepaskan kekuasaannya. Sehingga ide Menteri Pertama tiba-tiba dimunculkan sebelum bulan Agustus. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. --------------------------------------------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 May 2000 jam 16:56:40 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
