----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

RUMAH TENGKU SYAMAUN DIBAKAR LAGI

        LHOKSEUMAWE, (MeunaSAH, 15/5/2000). Kelompok orang tak dikenal, Kamis
(11/5) dinihari, kembali membakar rumah Tgk Syamaun Risyad Lc, Ketua
MUI Aceh Utara, yang berlokasi di Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua.
Ini pembakaran kedua yang dialami Ketua KRA itu, setelah beberapa hari
lalu rumahnya yang di Desa Uteunkot juga dibakar oleh orang tak
dikenal.

        Musibah kedua ini menghangus seluruh isi rumah. Yang tersisa hanyalah
dinding beton, itupun sudah retak-retak. "Yang dapat terselamatkan
hanya pakaian yang melekat di badan saja. Selebihnya tidak ada sama
sekali," ujar Ummi Sakdiyah, istri Tgk Syamaun.

        Menurut masyarakat yang mengetahui peristiwa itu, sebelum kejadian,
rumah yang dihuni Ummi Sakdiyah bersama dua puterinya dan sejumlah
wanita yang kost, didatangi oleh beberapa pria yang berada. "Tamu tak
diundang" itu menghardik orang-orang yang ada di rumah untuk keluar,
sambil memutuskan jaringan telepon. Tetapi empunya rumah tetap
bertahan. Beberapa saat kemudian, pintu rumah itu digedor lagi
kelompok itu. Begitu pintu dibuka, asap dan api mulai mengepul
sekeliling rumah yang terletak di pinggir Jalan Medan-Banda Aceh atau
tak jauh dari Komplek Perumahan Bukit Mutiara Indah.

        Dalam aksi tersebut, ujar seorang warga, para pelaku menggunakan
bahasa Aceh, baik ketika berbicara sesama rekannya maupun ketika
menyuruh penghuni rumah keluar.
Diceritakan keluarga korban, sebelum rumah itu dibakar, Tgk H Syamaun
Risyad Lc yang sekarang berada di Banda Aceh, sekitar pukul 22.00 WIB
menelepon ke rumah dan menanyakan keadaan keluarganya. "Ummi menjawab
dalam keadaan sehat dan tidak ada masalah. Usai Tgk menelepon, musibah
itu terjadi."

        Selasa (8/5) tengah malam lalu, rumah Tgk H Syamaun Risyad di Desa
Uteunkot Cunda Kecamatan Muara Dua, Aceh Utara, juga dibakar kelompok
tak dikenal. Akibatnya, ratusan kitab dan peralatan rumah tangga
hangus dilalap api.

        Tgk H Syamaun menyebutkan, kedua aksi itu mengakibatkan ia mengalami
kerugian Rp 250 juta. Perkiraan itu sudah termasuk isi rumah dan
peralatan lainnya. Rumah di Uteunkot yang dibangun sekitar 1984
mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. Sedangkan rumah ukuran 12 x 11
di Desa Alue Awe yang dibangun tahun 1992 mengalami kerugian sekitar
Rp 100 juta.

        "Kejadian-kejadian yang menimpa saya merupakan musibah dalam usaha
mendamaikan dan mengurangi konflik Aceh. Nawaitu saya Lillahi Taala
untuk penyelesaian kasus Aceh. Tetapi, akibat salah persepsi dari
saudara-saudara kita, akhirnya musibah ini terjadi. Begitupun, saya
tidak akan berdoa untuk keburukan pelaku. Sebaliknya, saya berdoa agar
mereka terbuka mata hati demi kebaikan," ujar Tgk Syamaun.

        Wakil Panglima GAM Wilayah Abu Sofyan Daud menyatakan, aksi
pembakaran itu bukan pekerjaan GAM. "Semua pasukan GAM sudah ditarik
ke barak. Kami ikut berduka cita atas musibah yang menimpa Tgk
Syamaun," katanya. Abu Sofyan menambahkan bila TNI tidak berkeliaran,
maka akan mudah mendeteksi siapa pelaku berbagai aksi yang meresahkan.
***

- ------------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 16 May 2000 jam 18:57:21 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke