----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

HILANG SETELAH DITANGKAP APARAT

        LHOKSEUMAWE, (TNI Watch!, 16/5/2000). Keluarga Syamsul Bahri (20)
warga Desa Cot Setui Kecamatan Kutamakmur, Aceh Utara, terus mencari
Syamsul yang hilang sejak lima bulan lalu. Syamsul hilang setelah
ditangkap aparat keamanan 25 Desember 1999 di sebuah warung kopi Keude
Buloh Blang Ara. Keluarga korban sudah mencari ke sejumlah tempat
termasuk Markas Polisi setempat.

        Menurut Maryani, kakak korban, waktu itu sekitar pukul 09.00 WIB, ia
hanya sendirian menjaga warung kopi, sedangkan masyarakat lainnya
sedang turun ke sawah. Menurut keterangan warga, sejumlah aparat
keamanan menyisir kawasan tersebut, dan korban yang ketika itu sedang
melayani warga diduga diciduk aparat keamanan.
Sejak adiknya hilang, Maryani bersama sejumlah keluarga lainnya
mencari ke
sejumlah tempat tertentu, termasuk ke Mapolres Aceh Utara, hasilnya
nihil. "Sebulan lalu, ada yang melihat Syamsul berada di kawasan
Mapolsek Tanah Pasir. Sekarang tidak terlihat lagi di sana," tambanya.

        Keluarga Syamsul mengharapkan kepada masyarakat yang mengetahui
keberadaan anaknya dapat menginformasikan kepada mereka ke Desa Banda
Masen, Kecamatan Banda Sakti Aceh Utara, atau ke Desa Setui
Kutamakmur. "Ibunya dalam keadaan stres memikirkan anak bungsunya yang
sampai sekarang belum diketahui keberadaannya, sedangkan ayahnya sudah
lama meninggal. Menurut perkiraan keluarga itu, adiknya itu masih
hidup," ujar salah seorang keluarga dekat.

        Sementara empat warga lainnya yang pernah dilaporkan hilang oleh
keluarganya ke LBH-Aceh sampai sekarang hingga saat ini belum
diketahui jejaknya. Mereka masing-masing, Hasbi Abdullah, warga Tambon
Baroh, Kecamatan Muara Dua hilang sejak 8 Mei 2000, ketika berangkat
dari rumah, Dedi Saputra (20) siswa kelas II SMU PT Arun, penduduk
Desa Blang Pulo, Muara Dua diduga ditangkap aparat keamanan 21
Febrauri 2000.

        Hal yang sama dialami warga Desa Alue Papeun, Nisam, M Yusuf. Ia
dikabarkan hilang para keluarganya ketika hendak ke Keude Nisam 27
Februari lalu. Terakhir menurut pengaduan yang diterima LBH-Aceh
adalah seorang nelayan di Desa Hagu Barat Laut. Sedangkan Korban yang
bernama Sofyan Hamzah dijemput dari rumahnya 9 Mei 2000 di desa itu
juga, sampai sekarang belum diketahui keberadaannya.

        Menurut para keluarga yang melapor, mereka yang ditangkap tidak
pernah melakukan kesalahan yang bertentangan dengan hukum, karenanya
kalau benar ditahan aparat keamanan segera dibebaskan. ***

- ------------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 16 May 2000 jam 19:27:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke