----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

MAYAT CAMAT SAWANG DIBUANG DI PINGGIR JALAN

        TAPAKTUAN, (MeunaSAH, 20/5/2000). Camat Sawang Aceh Selatan, Drs
Sumiadi (37) yang menjadi korban penculikan sekelompok orang, Senin
lalu, Kamis (18/5) dinihari ditemukan telah menjadi mayat di pinggir
jalan raya kawasan Desa Ujung Kareung, Kecamatan Sawang atau sekitar
14 Km dari Tapaktuan arah Blangpidie.

        Dua tersangka pelaku penculikan dan pembunuhan itu berhasil ditangkap
polisi. Jenazah pejabat pamong tersebut ditemukan petugas jaga malam
(ronda) dalam keadaan dibungkus plastik sekitar pukul 02.00 WIB. Di
dalam plastik itu, kondisi mayat amat menggenaskan. Tangan terikat ke
belakang dan tubuh penuh luka. Fakta tersebut memastikan korban
mendapat siksaan maha berat sebelum dibunuh. Temuan tak terduga itu
segera dilaporkan kepada aparat Polsek Sawang yang bertugas patroli.

        Pejabat Pelaksana (PGS) Kapolres Aceh Selatan, Mayor Pol Drs Supriadi
Djalal menuduh GAM bertanggungjawab atas pembunuhan Sumiadi. Mayat
korban yang ditemukan masyarakat yang bertugas ronda di tepi jalan
raya Desa Ujung Kareung, Sawang,  menurut Supriadi Djalal sudah pernah
dikuburkan pelaku.

        Buktinya, mayat yang ditemukan berluka gorok, tangan terikat ke
belakang,
dan dibungkus palstik, masih tersisa tanah galian. Diperkirakan,
setelah dibunuh mayat korban ditanam di kawasan Panton Luas, kawasan
paling udik Desa Trieng Meuduro Tunong, Kecamatan Sawang. Pelaku
menggali kembali kuburan itu, sebelum aparat polisi dan anggota BKO
Brimob/Gegana Polres Aceh Selatan melancarkan penyisiran kawasan
tersebut, Rabu (17/5).

        Operasi percarian korban secara besar-besaran sepanjang hari Rabu
melibatkan personil polisi dan anggota BKO Brimob/Gegana Polres dengan
menyisir kawasan Panton Luas. Penyisiran yang berakhir sekitar pukul
17.00 WIB berhasil ditemukan baju seragam hansip Camat Sawang yang
telah dibakar pelaku, berikut tanda jabatan (lencana). Tapi di lokasi
tidak ditemukan korban. "Dua pelaku berhasil kita tangkap. Mereka
masing-masing Jun (24) warga Kuta Baro, dan Mir alias Iw  (25) warga
Blang Bladeh, Kecamatan Meukek," jelasnya.

        Semula mereka berdua diambil untuk diminta keterangan. Sebab,
berdasarkan informasi yang diperoleh polisi, beberapa hari sebelum
kasus penculikan terjadi, kedua orang itu pernah menanyakan kepada
seseorang tentang dimana Camat Sawang sering tidur, kemana pula ia
sering pergi. Interogasi yang dilakukan polisi berhasil mengorek
keterangan cukup berharga dari Jun dan Mir. ***

- ------------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 21 May 2000 jam 20:13:30 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke