---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- PEMBUNUH MAHASISWA NOMMENSEN POLISI BERPAKAIAN PREMAN MEDAN, (SiaR, 20/5/2000). Tim investigasi Universitas HKBP Nommensen (UHN) menemukan bukti, bahwa yang menembak mati dua mahasiswa adalah aparat polisi berpakaian preman. Hasil temuan menyebutkan, anggota Polri berpakaian preman yang saat itu sudah bercampur baur dengan mahasiswa UHN diduga sebagai pelaku karena mereka dilengkapi dengan senjata api genggam jenis S&W kaliber 38. Menurut Yasonna Laoly SH, ketua tim investigasi UHN, Jum'at (19/5), bahwa senjata yang dipergunakan satuan Sabhara adalah senjata api laras panjang jenis Roger Mini dan pasukan Brimob dilengkapi dengan senjata api M-16. Hal ini terlihat dari jenis peluru yang bersarang di tubuh korban, masing-masing almarhum Ricardo Silitonga, dan Kalvin Nababan. Jenis peluru, kata Laoly, bukanlah yang biasa dipergunakan jenis senjata M-16 maupun Roger Mini. Hasil temuan Tim investigasi UHN ini telah dicocokkan dengan hasil temuan Tim Pencari Fakta (TPF) Polda Sumut. Dari pemeriksan terhadap 15 perwira, 69 bintara, dan 5 tamtama anggota Poltabes Medan, menunjukkan bahwa pelaku penembakan diduga petugas berpakaian preman. Hal ini juga sesuai dengan pemutaran rekaman video penyerangan terhadap kampus Nommensen Medan. Sedangkan Kadispen Polda Sumut Letkol Pol Drs Amrin Karim menegaskan pihak Polda Sumut sudah menyita 45 pucuk senjata api dari anggota Polri yang bertugas saat kejadian. Senjata yang terdiri atas jenis S&W PPS Kaliber 38, Roger Mini dan M-16 itu sedang dalam proses Labfor Mabes Polri di Medan. Sementara itu, delegasi mahasiswa UHN di kantor KOMNAS HAM, Jum'at (19/5) ini menegaskan akan melakukan mogok makan, hingga mereka memperoleh kepastian dari keseriusan KOMNAS HAM mengusut tuntas kasus penyerbuan kampus mereka sehingga menewaskan dua mahasiswa UHN. *** - ------------------------------ SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 21 May 2000 jam 20:22:32 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
