---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Jika Kontras Diskriminatif dan Melanggar HAM Mendengar dan menyebut nama KONTRAS tentu banyak orang akan merasa aman dan tenteram karena LSM ini telah populer ditengah masyarakat sebagai lembaga yang memperjuangkan dan membela Hak Asasi Manusia. Tapi bagaimana jika lembaga pembela HAM ini justru melakukan pelanggaran HAM�.? Pertanyaan ini mungkin mudah dijawab, tapi mungkin sulit diterima akal sehat sebab sejauh ini KONTRAS dikenal cukup konsern terhadap berbagai tindak kekerasan dan pelanggaran HAM. Bahkan bisa dikatakan paling gencar menyelidiki berbagai prilaku TNI/ABRI dalam hal tindak kekerasan dan pelanggaran HAM dimasa lalu yang dipandang sebagai Aib dalam era Reformasi ini. Banyak pelanggaran HAM terungkap karena kegigihan KONTRAS untuk melacak dan membuktikannya. Karena itu, ketika Kontras melakukan aksi pelanggaran HAM dan bertindak diskriminatif tentu banyak orang yang tidak percaya, namun dengan mudah bisa dibuktikan, yakni melalui peristiwa SALEMBA beberapa waktu lalu. Pembakaran mobil dan aksi teror terhadap aparat keamanan, terlepas dari dendam para mahasiswa terhadap aparat keamanan itu, tentu saja tergolong tindakan kekerasan. Tapi apakah Kontras angkat bicara terhadap aksi anarkhis itu�.? Atau mungkinkah KONTRAS memang merestui setiap aksi anarkhis rakyat�.? Kalau begitu berarti Kontras memperjuangkan terciptanya permusuhan antara rakyat dengan TNI/aparat keamanan. Padahal andaikata peristiwa kekerasan itu dilakukan oleh anggota TNI atau aparat keamanan yang menimbulkan korban ditengah masyarakat, maka pasti Kontras akan turun tangan dan langsung beraksi keras melakukan pemihakan kepada rakyat. Lalu kenapa Kontras tidak melakukan pemihakan kepada TNI yang telah menjadi Korban aksi mahasiswa dan masyarakat di Salemba�? Kini Kontras benar-benar semakin menunjukkan identitasnya sebagai pihak yang dengan sengaja menciptakan situasi permusuhan antara rakyat dengan TNI atau aparat keamanan. Jadi Kontras rupanya hanya menjual issu HAM dan kekerasan sebagai komoditi LSMnya, tetapi sesungguhnya Kontraspun adalah pelaku kekerasan dan pelanggaran HAM. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Jun 2000 jam 15:46:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
