----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

This is a multi-part message in MIME format.

------=_NextPart_000_000B_01BFD8AA.A36E0680
Content-Type: text/plain;
        charset="iso-8859-1"
Content-Transfer-Encoding: 8bit

Kolom IBRAHIM ISA
---------------------------
17 Juni 2000

                     Mau Geser Gus Dur pada Sidang MPR Yad
                       Adalah tindakan tak bertanggungjawab!

Orang bisa menyimpulkan,  bahwa memang benar ada usaha-usaha,
manuver-manuver politik, intrik-intrik maupun kasak-kusuk yang terus
berlangsung , dan belakangan ini semakin menjadi-jadi untuk mendeskreditkan
dan selanjutnya menggantikan Presiden Gus Dur melalui Sidang MPR Agustus
nanti. Segala macam cara dan bahan digunakan untuk tujuan tsb. Sudah sejak
Gus Dur membebastugaskan Hamzah Haz dari kabinet; disusul oleh pengangkatan
sementara pejabat pembantu presiden di Bina Graha dan Kepresidenan,
dimutasikannya Letjen Agus Wirahadikusuma dari Kodam Wirabuwana, Sulawesi,
menjadi Pangkostrad; pembentukan dewan ekonom; sampai pada dilepasnya
menteri-menteri yang bersangkutan  masalah ekonomi, Laksamana Sukardi dan
Jusuf Kala, serta pejabat Sekretris Negara Bondan Gunawan;  boleh dikata
semua kebijaksanaan dan langkah Gus Dur , oleh para oposan kebijaksanaan Gus
Dur itu, dinyatakan sebagai tindakan yang salah. Satupun tidak ada yang
betul.

Lalu diisukan tentang keterlibatan Gus Dur dan Bondan Gunawan pada kasus
penggelapan Rp 35 milyar dari Bulog. Pelaku sesungguhnya adalah Suwondo yang
diketahui adalah �orangnya� Suharto. Sebagaimana disiarkan oleh pers,
�keterlibatan� Gus Dur dengan uang dari Bulog, itu adalah berkenaan dengan
beleid beliau untuk memanfaatkan dana dari Bulog guna urusan bantuan
kemanusiaan untuk Aceh.

Berikutnya diributkan dibebaskannya Bondan Gunawan, orang pilihan Gus Dur,
sebagai pembantu presiden, dikatakan bahwa Bondan tersangkut dengan kasus
Bulog tadi. Belakangan baik nama Bondan maupun Gus Dur sudah  di�clearkan�
oleh fihak kepolisian dari kasus Bulog.
                                                                         *

Isu-isu baru bergulir terus. Amien Rais, yang sekarang menjabat sebagai
Ketua MPR, menyatakan tentang perlunya kesehatan presiden Gus Dur, dimonitor
terus, agar dari saat kesaat bisa diketahui apakah Gus Dur yang dianggap
sakit itu, masih bisa terus memenuhi tugasnya sebagai presiden. Meskipun,
siapa saja tahu bahwa sudah lama ada tim kedokteran khusus yang mengurus
kesehatan presiden. Amin Rais memperkuat usul anggota Golkar di MPR, Agung
Leksono, tentang pembentukan �tim kesehatan� untuk memonitor Gus Dur.

Untuk �membuktikan� bahwa presiden Gus Dur tidak, atau kurang memperhatikan
nasib rakyat, Amin Rais juga berkomentar bahwa adalah lebih baik tokoh
pemerintah menunjukkan keprihatinannya dan mengunjungi rakyat Bengkulu yang
kena musibah gempa bumi baru-baru ini, ketimbang keliling lagi ke
luarnegeri. Tidaklah sulit bagi orang awam politik seikalipun, untuk melihat
bahwa Amien Rais, dewasa ini sedang amat terlibat dengan suatu kampanye
politik untuk mendeskreditkan Gus Dur.

Tugas Amien Rais sebagai ketua badan tertiggi kedaulatan rakyat, sebenarnya
amat besar dan mulya, a.l. dalam mempersiapkan dengan baik  sidang MPR yad.
Bukankah lebih bermanfaat bila usaha Amien Rais  dipusatkan pada inisiatif
dan langkah-langkah kongkrit, untuk mensukseskan usaha besar Reformasi
struktur dan sistim kenegaraan kita, Demokratisasi masyarakat serta
pemberlakuan HAM di segala bidang. Sejalan dengan itu mengintensifkan
pekerjaan  untuk mengamandemen UUD-45.

Dari posisinya sebagai ketua MPR , kalau dia mau, Amien Rais dapat
memberikan pendidikan politik yang mendasar dan berguna kepada masyarakat
mengenai masalah-masalah ketatanegaraan tsb. Tetapi tampaknya Amien Rais
lebih syur dan sibuk dengan menciptakan syarat-syarat yang dianggapnya
krusial  bagi dirinya untuk kelak menggantikan Gus Dur menjadi presiden RI
yang ke-5.

                                                                    *

Yang oleh oposan Gus Dur,  dianggap paling tidak bijaksana dari segala
kebijakaan Gus Dur yang �salah� itu,adalah usul beliau agar MPR hasil pemilu
7 Juni 1999, mencabut TAP-MPRS No. XXV, 1966, mengenai pelarangan
marxisme-leninisme-komunisme dan PKI. Padahal, usul tsb adalah sangat
fundamental dalam rangka mengkoreksi begitu banyak TAP-MPRS zaman Orba, yang
melanggar hak-hak azasi manusia dan hak-hak demokratis rakyat.
Mungkin langkah Gus Dur ini juga, yang merupakan garis batas, yang
menentukan, bagi kekuatan �Statusquo� untuk mengakhiri sokongan mereka
kepada Gus Dur<yang dimulai sebagai hasil kompromi pelbagai elite politik
dalam sidang MPR Oktober 1999 y.l.>.

Golongan Statusquo menganggap bahwa usul pencabutan TAP-MPRS No. XXV/1966
tsb adalah  suatu set politik Gus Dur untuk meraih simpati dan dukungan dari
kekuatan politik Kiri, yang selama ini tampaknya memberikan dukungannya pada
Megawati dan PDI - Perjuangan. Bila diteliti, apa yang dikahawtirkan oleh
golongan �Statusquo� itu, yaitu bahwa golongan Kiri akan beralih mendukung
Gus Dur dan PKB, sesungguhnya itu adalah produk politik dari sikap kaum
elite itu sendiri, di parpol manapu mereka berada. Sikap mereka selama ini
tidak konsisten, atau bahkan oportunistik dan palsu,  dalam usaha yang
sungguhsungguh untuk merealisasi cita-cita Reformasi dan Demokratisasi,
dalam usaha untuk memberlakukan hak-hak azasi manusia bagi setiap
warganegara Indonesia, apapun keyakinan politkknya.

                                                                 *

Kalau dikatakan bahwa usaha menggeser Gus Dur dari jabatan kepresidenan
melalui sidang MPR Agustus mendatang, adalah sesuatu yang tidak
bertanggungjawab, maka alasannyapun jelas. Adalah tidak adil dan tidak
normal untuk menjatuhkan pemerintahan yang telah dengan sungguh-sungguh
berusaha merealisasi tugas-tugasnya dalam waktu yang sependek itu. Di bawah
ini sekadar refleksi tentang hal-hal positif yang sudah dilakukan oleh
pemerintahan Gus Dur.

1. Kaum oposan Gus Dur, melihat karya pemerintahan Gus Dur selama kurang
lebih 8 bulan, hanya dengan sebelah mata saja. Hanya melihat segi-segi
kekurangannya saja. Mereka tidak bisa melihat hal-hal positif. Mereka tidak
bisa melihat bahwa dengan terbentuknya pemerintahan Gus Dur, Indonesia untuk
pertama kalinya dalam waktu lebih dari 30 tahun, mencapai hasil kongkrit
dalam menegakkan supremasi sipil dalam pemerintahan. Ini adalah langkah
penting dari tujuan gerakan Reformasi dan Demokratisasi untuk menghapuskan
supremasi militer yang selama ini diberlakukan lewat �Dwifungsi�. Jabatan
Menhankam untuk pertama kalinya sejak Orba berdiri, dipegang oleh seroang
sipil. Gus Dur juga telah mengakhiri  monopoli angktan darat atas posisi
Pangab, dan mendudukkan seorang laksamana angkatan laut pada jabatan
panglima TNI.

2.Gus Dur sebagai presiden juga telah dengan mantap membebastugaskan Jendral
Wiranto dari kedudukannya sebagai Menpolkam dan kemudian dari kabinet,
karena keterlibatannya pada kasus pelanggaran HAM di Timor dan Aceh. Selama
ini tidak ada seorang sipilpun yang  berani dan berhasil untuk menindak
seorang militer yang masih dalam dinas militer

3. Pada periode kerjanya pemerintah Gus Dur telah membebaskan semua tahanan
politik, tanpa kecuali. Beliau dengan tulus dan lapang dada telah minta maaf
atas keterlibatan anggota-anggota Ansor/NU dalam peristiwa pengejaran dan
pembantaian tahun-tahun 1965/1966.Beliau juga telah menerima penulis
beraliran Kiri yang dipersekusi oleh Orba, Pramudya Ananta Tur, dan juga
mengunjunginya dirumahnya. Sebagai pertanda bahwa beliau tidak membedakan
siapapun atas dasar keyakinan politiknya. Gus Dur juga telah mengeluarkan
TAP No. 1, Th 2000, yang mengundang para oposan Orba yang berada di luar
negeri, yang selama ini dirintangi Orba untuk pulang,  untuk kembali ke
Indonesia. Beliau juga berjanji untuk meniadakan semua perundang-undangan
dan peraturan yang mendiskriminasi atas dasar keyakinan politik ataupun asal
etniknya.

Semuanya ini dilakukannya dengan tujuan untuk merealisasi ide basar yaitu
REKONSILIASI NASIONAL, halmana tidak bisa dicapai tanpa meluruskan masa
lampau atas dasar mencari dan menemukan kebenaran dan keadilan.

Gus Dur juga telah menghapuskan Kementerian Penerangan yang pada zaman Orba
berfungsi sebagai pengekang kebebasan pers dan perekayasaan informasi demi
pelestarian kekuasaan Orba. Juga Kementerian Sosial yang menjajadi salah
satu sumber korupsi besar-besaran telah dihapuskan dengan penjelasan,
bahwasanya usaha di bidang penerangan dan sosial, seyogianya  diberdayakan
oleh masyarakat sendiri.

4. Dalam rangka mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),
Gus Dur telah melaksanakan serentetan langkah-langkah nyata, untuk
menanggulangi masalah Aceh, Maluku dan Papua. Cara negosiasi dan musyawarah
terus ditempuh sebagai jalan utama untuk mencapai penyelesaian dan
memelihara keutuhan dan kesatuan negeri dan bangsa. Sehubungan dengan
masalah tsb patut selalu diingat apa yang baru-baru ini dinyatakan oleh
Menhankam Sudarsono bahwa dibalik kekerasan dan kerusuhan yang berselubung
sara, telah main kekuatan-kekuatan yang setia pada mantan presiden Suharto,
baik sipil maupun militer.

 5. Yang merupakan usaha besar yang berhasil, adalah usaha Gus Dur untuk
menampilkan Indonesia di dunia internasional, sebagai suatu negara yang
punya komitmen untuk menegakkan Indonesia sebagi negara hukum, yang
demokratis, dan yang berketetapan untuk merealisasi usaha Reformasi,
Demokratisasi dan pemberlakukan HAM.
Gus Dur telah memulihkan kepercayaan dunia luar terhadap kredibilitas
Indonesia, melalui politik, kebijaksanaan dan tindakan-tindakan kongkritnya,
dan melaui kunjungan-kunjungan beliau keluar ngeri, yang dilakukannya
berkali-kali.

Suatu bagian penting yang penting sekali dari program kunjungan ke luar
negeri yang amat krusial dan fital, ialah menjaga agar dunia luar, khususnya
negara-negara besar dan berpengaruh di dunia ini, tetap mengakui Indonesia
sebagai suatu negara kesatuan yang berdaulat.

Dengan demikian Gus Dur telah memotong usaha kaum separatis pemecah-belah
kesatuan
Indonesia, dari dukungan internasional yang begitu mereka kehendaki.

6. Atas dasar adanya kredibilitas Indonesia di dunia internasional itu, maka
Republik Indonesia bisa memanfaatkan pinjaman dari IMF yang amat dibutuhkan
untuk pemulihan perekonomian negeri. Juga telah diperoleh komitmen luar
untuk kembali mengadakan investasi modal di Indonesia.

Demikianlah sekadar catatan,  sementara usaha positif yang telah dilakukan
selama ini oleh pemerintahan Presiden Gus Dur dan Wakil Presiden Megawati.

                                                                        *

Ketika terbentuk pemerintahan duet Gus Dur dan Megawati, 8 bulan yang lalu,
pendapat umum masyarakat ialah, bahwa pemerintah ini, adalah yang maksimal
yang bisa dicapai setelah pemilu 7 Juni, mengingat imbangan kekuatan politik
ketika itu. Pada saat ini, imbangan kekuatan politik tsb, pada pokoknya
masih belum berubah. Maka tidak ada alasan untuk mengadakan penilaian
kembali, apakah pemerintahan sekarang ini, khususnya pimpinan presiden Gus
Dur perlu dinilai kembali. Atau bahkan perlu diadakan pergantian presiden.

Bila orang tidak sengaja hendak meniadakan hasil-hasil yang telah dicapai
oleh pemerintahan Gus Dur, mengingat jangka waktu relatif pendek yang
dilaluinya, maka kesimpulan yang seyogianya diambil, adalah tetap memberikan
kesempatan kepada pemerintah ini untuk menunaikan tugasnya sampai jangka
waktu memerintahnya selesai, yaitu pada tahun 2004.

Adapun kekurangan-kekurangan yang ada pada pemerintah Gus Dur, khususnya di
bidang ekonomi, masalah ini, seharusnya ditanggulangi bersama.
Kekurangan-kekurangan yang terdapat pada presiden harus dengan tegas
dikritik dengan alasan yang nyata, untuk memperbaiki jalannya
pemerintahan.Kritik yang diajukan adalah untuk mengkorekasi kekurangan dan
kekeliruan.  Tidak dibenarkan untuk mencap setiap kritik, apalagi kritik
yang bersifat membangun, sebagai suatu usaha untuk menggulingkan
pemerintahan. Sejalan dengan itu juga tidak bisa dibiarkan usaha-usaha dan
manuver-manuver politik yang menggunakan setiap kelemahan dan kekurangan Gus
Dur, untuk mendeskreditkannya dan kemudian berusaha untuk menggantikannya
dengan golongan atau dengan dirinya sendiri.

                                                                         *

Salah satu program besar gerakan Reformasi dan Demokrasi, dan juga program p
emerintahan adalah diambilnya tindakan terhadap KKN, khususnya terahdap
korupsi yang dilakukan oleh mantan presiden Suharto. Jaksa Agung sudah
mengeluarkan janji untuk menghadapkan mantan presiden Suharto ke pengadilan
dalam bulan Agustus ini. Diharapkan janji ini betul-betul dipenuhi oleh
Jaksa Agung. Salah satu kelemahan pemerintahan Gus Dur yang menonjol adalah
penanganan masalah korupsi, masalah KKN. Kongkritnya masalah korupsi besar
Suharto. Jangan hanya bertindak jika sudah berlangsung demonstrasi
mahasiswa. Ini adalah kebiasaan buruk Kejaksaan Agung.
Namun pelanggaran hukum dan kejahatan yang lebih besar lagi dari mantan
prsiden Suharto
adalah yang menyangkut pelanggaran hak-hak azasi manusia pada periode
pembantaian rakyat yang tidak bersalah pada tahun-tahun 1965-1966-1967, pada
peristiwa Tanjung Priok, peristiwa Lampung, peristiwa Timor, peristiwa Aceh
dll.  Ini menyangkut nyawa lebih sejuta jiwa rakyat yang tidak bersalah,
yang telah dibantai tanpa proses apapun. Bahkan sampai sekarang ini sebagian
besar dari yang dibantaiitu, tidak diketahui dimana mereka itu dikubur.

Pelanggaran dibidang hukum yang berupa korusi besar yang dilakukan oleh
mantan presiden Suharto, keluarga dan kroninya adalah pelanggaran hukum
besar yang perlu ditindak lanjuti terus oleh pemerintah. Namun, pelanggaran
di bidang hak-hak azasi manusia tadi, yang sudah merupakan kejahatan
terhadap kemanusiaan, adalah lebih krusial  lagi.  Jangan sampai pemerintah
Gus Dur di bidang ini, didahului oleh aktivis-aktivis HAM di dunia
internasional, yang tanpa ragu-ragu akan menyeret Suharto dan kroni-kroninya
ke mahkamah pengadilan iternasonal, disebabkan oleh kejahatan terhadap
kemanusiaan yang dilakukannya selama 32 tahun masa Orba.

                                                                      *

Melihat tugas berat yang dihadapi negeri dan bangsa dewasa ini, menyaksikan
ulah sementara elite politik yang baru saja kemarin dulu, mengenakan jubah
pembela dan pejuang Reformasi dan Demokrasi, maka sungguh amat tidak
bertanggu-jawab untuk memulai suatu usaha untuk menggulingkan Gus Dur.

Setiap insan Indonesia, akan bertanya-tanya: Mau menggulingkan Gus Dur dari
kepresidenan RI, lalu siapa yang akan menggantikannya? Cobalah sebut siapa
orangnya yang saat ini bisa dan mampu menggantikan Gus Dur. Lagipula, apakah
orang itu akan memperoleh dukungan luas masyrakat dan rakyat Indonesia? Saat
ini sudah bisa dipastikan bahwa kita belum bisa menemukan gantinya Gus Dur.

Selain itu, seorang presiden yang dipilih oleh MPR hasil pemilu untuk masa
jabatan 5 tahun, menurut UUD RI, hanya bisa dilorot dan digantikan bila ia
melakukan pelanggaran terhadap UUD, melakukan tindakan yang melanggar hukum,
atau melakukan pelanggaran terhadap GBHN yang ditetapkan oleh MPR. Bila
tidak bisa dibuktikan adanya pelanggaran-palanggaran tsb maka segala usaha
untuk menjatuhkan presiden, tidak lebih dan tidak kurang adalah tindakan
yang tidak bertanggungjawab samasekali.

                                                                        *

Kritk-kritik yang bersifat membangun harus terus dilakukan terhadap
pemerintahan Gus Dur dan Megawati. Ini adalah elementer dari suatu praktek
demokrasi dan perlakuan terhadap pemerintahan yang transparan. Tetapi,
penekanan seyogianya dilakukan terhadap pengembangan usaha-usaha positif
yang telah dilakukan oleh pemerintah. Ini bisa dicapai dengan perbaikan
kerjasama, kordinasi dan saling mengerti antara presiden dan wakil presiden,
dan antara pimpinan pemerintahan dengan menteri-menteri dan
pembantu-pembantu lainnya. Tidak kurang pentingnya adalah komunkasi dan
kerjasama antara pemerintah dengan pelbagai lembaga perwakilan rakyat.

Praktek-praktek KKN yang sudah disinyalir mulai dilakukan oleh penguasa
baru, dari parpol atau golongan manapun asalnya, harus segera dihentikan dan
diambil tindakan terhadapnya. Disinilah pentingnya peranan pers yang mandiri
dan LSM-LSM yang waspada, yang berfugnsi sebagai sumber informasi bagi
masyarakat dan sebagai pengawas , terhadap tindak-tanduk pemerintah,
termasuk terhadap tindak-tanduk wakil-wakil rakyat yang sudah dipilih di
pelbagai lembaga perwakilan, sperti DPR, MPR, DPRD dsb.

Harapan rakyat tidak lain agar baik pemerintah maupun para wakil yang duduk
di DPR /MPR, menyadari tugas nasionalnya untuk tanpa pamrih,  mengabdi
tanahair dan bangsa. Semoga harapan ini tidak hanya tinggal harapan!

* * * * *

------=_NextPart_000_000B_01BFD8AA.A36E0680
Content-Type: application/ms-tnef;
        name="winmail.dat"
Content-Transfer-Encoding: base64
Content-Disposition: attachment;
        filename="winmail.dat"

eJ8+IhIUAQaQCAAEAAAAAAABAAEAAQeQBgAIAAAA5AQAAAAAAADoAAEIgAcAGAAAAElQTS5NaWNy
b3NvZnQgTWFpbC5Ob3RlADEIAQ2ABAACAAAAAgACAAEGgAMADgAAANAHBgARABYAFgAAAAYAIAEB
A5AGAAwlAAAoAAAACwACAAEAAAALACMAAQAAAAMAJgAAAAAACwApAAAAAAACATEAAQAAAP4AAABQ
Q0RGRUIwOQABAAIATQAAAAAAAAA4obsQBeUQGqG7CAArKlbCAABtc3BzdC5kbGwAAAAAAE5JVEH5
v7gBAKoAN9luAAAAQzpcRXhjaGFuZ2VcbWFpbGJveC5wc3QAGAAAAAAAAACdPr4yy7bREZ3DBNYE
wQAAooAAAAAAAAAYAAAAAAAAAJ0+vjLLttERncME1gTBAADCgAAAEAAAAPQbpsZj2L8RmROqA8Se
nblMAAAAS29sb20gSUJSQUhJTSBJU0E6IE1hdSBHZXNlciBHdWR1ciBhZGFsYWggVGluZGFrYW4g
VGlkYWsgQmVydGFuZ2d1bmcgSmF3YWIhAAAAAwA2AAAAAAAeAHAAAQAAAEwAAABLb2xvbSBJQlJB
SElNIElTQTogTWF1IEdlc2VyIEd1ZHVyIGFkYWxhaCBUaW5kYWthbiBUaWRhayBCZXJ0YW5nZ3Vu
ZyBKYXdhYiEAAgFxAAEAAAAWAAAAAb/YmcGDx8/thERnEdSdxduga6byUgAAAgEdDAEAAAAaAAAA
U01UUDpIRVJSSUBXT1JMRE9OTElORS5OTAAAAAsAAQ4AAAAAQAAGDgBk87CZ2L8BAgEKDgEAAAAY
AAAAAAAAAJ0+vjLLttERncME1gTBAADCgAAAAwAUDgEAAAALAB8OAQAAAAMABhA0UDLQAwAHEL41
AAAeAAgQAQAAAGUAAABLT0xPTUlCUkFISU1JU0EtLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0tLS0x
N0pVTkkyMDAwTUFVR0VTRVJHVVNEVVJQQURBU0lEQU5HTVBSWUFEQURBTEFIVElOREFLQU5UQUtC
AAAAAAIBCRABAAAAgh8AAH4fAAAjRAAATFpGdSDpUYoDAAoAcmNwZzEyNRYyAPgLYG4OEDA0M30B
9yACpANkB20GAAGQbnxkYQsRAoMAUAPUAgBjgmgKwHNldDAgBxNlAoB9CoF1YwBQCwN1NGxuAiBl
DCMBMCBLAQjxbSBJQlJBSGRJTRZgU0EKogqALQcXjxgnFyQxNyBKdX0DACAB0BogFyQaWwvhOC4g
G88cEgPBMxPQTWG4dSBHB5AEkB2wdQQgukQIcCAKsBIgBgBpEiDDDyAF0FBSIFkesBckGxwfIJRB
EiALYGggdBsLgBIgawORAZBrIGITBJAR8WdnGdBnamEqdwGgIRpbYgvDNCB0T3IfImIEAB7QB4Bu
WnkHcHAVMCJhLCCQYv8h4COwJeEDgSWBCfAKwR6ycx4wIeBhLShTJrADgXW6dgSQLSklHpAG8Gki
EJZrJrALgHQFEGstKrR9KRF1JlADoCJgJcArAGvVHjB1IsB5HyJ0BJAeMf8i4Q8CLIAfMSawHxEi
0QtgfSJhZwORC4AZ8BOgAMBrxwuAJeIjkGRpLTAyKEDPAjAskSXxAQBzawlxKlCPImIuUhOgDwFq
dXQmEN8l0yNAAHAqYQORUAlwAJD/AQADoB4mB4ALYApAGfAe+XpBI1BzMPAEICfQM5EuzwZRLwAL
YCkRY2EWUDfA7yVQLkQocTIRaSNRIlMw1Kcw8DLAInJzYjcRdRIgvyHwE6AjkCLANJgG0GUm4K82
cS8AMYADkUg30Hoh4X09AHouQQUQK/EloBVwdL47OOEsgCyAAyAG8GUh8P5wM0EPESJgEfEvcgnw
AZD/OCE/YCOQJuAFQD9gBtAzgW0doHA0FjChQguAHtBH5yVQE3AuQ0tlQeYmkjBQXm0y0CwQM7Iy
8kwTsGrjNGE2QiBXaUMCMFAsYj8AwD2kFhASIBZQRiJidd8jsCfQJrA6sAtgdzQhKQH3MBQz8D+i
bzZwJVASYEFD30BhLJAyAgfQA5FlSeAVUP5tPnAlwCZAC3AelDBQPyD9CrBzMvUtETBgTYUstCLh
/yXAP7FEoQOgKRElwCHSS5T9SPFMIlBMEUgxOqEiYAsg7xnwLlIZwCyAZhYAIcEmsP8d4QGQQMcG
YDGRKtEHoi8A/TghQgIgLlIeICfQSCE+cP8i0D8TRoE/4S9yOiAr8Dww/mk7MU8BEjAyFA8CImAh
8O8eJiawPxQ4Em8qIE8BVw37HiYqUHVEUjLxIqEyQybg/y8AGfAiFyzDT9M3ET/gK7OfIhAiQSgD
ToUw8GwuGlr/UMAKQDjhPqEiY0BiHzFXEP8tESpAQRFbGS5SVNwelCwBOx4xP2JnLqEKsAOgUnD4
IDM1JeADECzAY7I90dJCFTBvZzcQUC6iHaD3E6At4iNQaDLyHrEh0jqw+ndU4W8stEaBE7Ah4DVh
wWlFXGxxdW8tED8APyVSMvEAEGu0OqETcXRv3zcSXONREz6RBzByImI/Ff8TkCawa5ZiimyXY1c/
cyhA/2pDZ1cqkUGxaUUi4VcQV6T7ciQukWUfAC6CBzAdoDDWvQOBZhIwMeZG9WeTIDkS/yhALTE4
YzDhWjMpIm6ROWfsQWM/MGBbQgZxT0Ey8v8wUAUQSAAx5GLgPDJE9VTc61kxJVNwAxBpOLIeJVLC
/1zkQV9EUj/SImIm5FTVLRH/TwVyBmVUeAQBkDBQNxB70P8utybgK2En0EbhVNUrlR4m7yyAOtI4
4WyWYz8gbrNsl/0/E2Z/oSLAVxAqIm6RMhL/PdOE52BVIJ+Oj4+fkK+RA/oqGlpJLIArECyAJtEt
ML8i0iNQKkAFwC0TNxBBUID9NGFSC3BvkV3US5A4ER8x/zADQRJcxkOQeVEfUkkDXEb/YgZvYQpA
MvJXEBOgE3A/8v9B53/3RHECICpQBbEtEyaw/1zxZyUlwEEhmdGdUiWjaon/CrBYemo1IyJmIEwB
L8AFQP9bw0+xf6AllC0UJ0EJ8Gjgv10hPIIy8oCHNBU3EE0xcf8FIBnQUsEHMAqwTAEjkCKR/2rg
JtWIlAtgRuEesiIQFlD7VxBqAGstEVoyauBlcizD/zMyeLKZz6SClLGU9Ccyb2H/LGBBIT7DIyJr
0ELRBvBRgf9CYpfDNkEfMUVgUOBLsSaw/5jISphrlqe0mfVsl3Y3m8X3HiU3EBpaVTDja5Y78iyQ
/zOjbJcm5Jp+XwScgQGQHaB/LGCWBavymhEzsyfQAJBi+iAlUGtcQa4hq0cywC8A/3QzA3BAYybV
aUU/ICWgdCH/hqJtcEngP0IHgAUQQHEh8PuiojKxayJii2EFELnCNsH/fEOHcqlyMrEPIBnwuqSF
0f9PImFBLMN0ciXgefEm4XhQ36vhu/FG0Bnwk2Itk2MvQf8msGKBB3BBgWJiKkAqQB8x/wtgwfFX
EFggOiAEoDdABnH/NxAHYCJBIdI+0aDxXOEZ8P9/FCOhFlAqJS9xM7EqQKUT/zDWf5LJIicClLpL
MiXBL0T/HxNRAQVAYqZyBiyAXqEr8f9MMSYQa/DKRjDfMeOzVhpa/lQ8gpSpXLdigVbhJuCDZf8i
ECNAx0ISIEiRP/K6plzB/yfCaQPOsiLgJcBjtESQZvH9nIEuYEAuQachq8WlYkr074ZIpVEfFyzA
ZIXBSuJYcv+9pQSQdrUlkTdxKFPUWjjh/yZQJcAx4x6jL0FukSIQUmD9V/ktWDZLoT/ABRC68dFn
3yyBaHE5U9+D2RRSARAFsP+hci9wKtC1wWOlAJA2cKfD38fROBFaMipQKPFEssExkP+50SXA5nFP
sWcBIlGWwlME7zwRLZGsMTzhQRbQMKEToP83UyWgHxI3EiOQDwFyBnOS/zMyKrHkgQaQ4QNLkASQ
I5A/T3LRZy8AA4EBACXxIFWgVUQtNDWzzEQ9wv9aAW6Bo2rVlB9ixcEhwWFS/zeCW+HUaRIgCrAF
QDvkKuH/7xMSEB8A9xTKVakWEiDZNv+Ts0LBi2EesunZMzInwemzfyHCKZFP1GqiEfHoFjpjVO9q
sX9wIpFMMWsy8tRpvaTf6fDnB7WxcgYl8WMFIVx0+eoCdC0CZJ/cmZMtMQcx/ybCwfF8gjLy0WTG
gSKxMzunNJhJREHnUknDFi3xjf+RDwt/DI8Nn5IbH6AfMVXz/1n1f/egKFmgxsNfFFc3nOX/7DRX
FVsKLMNvxk/TcQdbwv9pRT7DdcWcox9ibUB6AKywN4EB3zAdoDdSEc4BMTkfGiBJAzfAfMHIQEFQ
LY0fYVNUUG2BWFhWJrD5GhA2NkkD+4Q/YOxgJVL5h3NyeOeAJfDi4MOA4ZIfHiG8QRnRHhEuQ1BL
Sfdn4UyRbUBsy2E+0jphaTb7TwJBIWa/kEeBQGKssNp0/yVSYcAzI0ng0jBQ4MTR7DB/c5JBgf8A
EnAbBz0wUREg/E9y1fCVVTUSM1Ll4Ish/i2LIj2A6ZR54y5DJ5bw0ffpJbqVYFVNLfEvwlg+L0L/
u8Imh6mwnwKwUFSBVDFi8v+VRuRxSrURAMlDVxCsMrBJ/lP9AYgga7Gxz/BxqKB8kb9AIL5hAVUk
EfoXiBU8ajX/2bFMUZbmGNS8QUHgUHEdAr9c5HXRcVHKRtp03IlPqDDeb95xGgNOcNoxPrPMrVH/
M+Qxh/BEEWS2xKyDZbEao/uwQRsOLxwiIPrP5ZbgySD/ykaIFtFmuRAAEpug9mFRxL5ksCCuYYvn
MIbKRkszcf+VV6cjzfL+mPa5RPb+8kyDT6TAu+DMkESFUEQI4C3/Z/HvgHKCBsCFwd8y0lE4cu9H
EaWCajYgUXdfEG7IrQD/PIUxDxZLX6EkpLbiT0dG4v/aEIKTqFF/kdGzRQNjSx/Q/kKAYmiZc5k3
gUTxOMmdEv/K4WaAYcDEsDhlc5KW4PeB/0cCCBK8oIuBKGJmIO4iNGP/U7I08OzxWLM0RUeaXyPj
cf/ncoHyuKO2wW7TEDDWcB8i+zkUZOJs5KARAtqD33SVdP9opGiVQ1iJwIuh5mIB0IWA/i1kguX5
+XLo+81hYXl2N3/rFZiCJ58oo8lDQiGlcSDnzJCT0P01IEkiQOOAt0H/2fL2YIfSx2AlEcCiyjS/
0H/+8dM7Da9wD3EfDd9uaEv/9LWCXN90BnOqAbM3jASWg/+/9bdEwTPsYJlwWILcp65B/+eQolMi
QZjy2gEhVVXx0BJ/n+MSNeqSViLwcBQwzJBiv6FSI4HsURBR/vGH0mpHof+UghckEjSFkSLCmKES
Q67w/96RrLDRZxQwVsBfg764sEH/e7RHoRdgz4dWIwLAYvXecfd1RmPooxMtoxfadMyQ5uHflWb3
YiQgVqKUkETE0syQ/xdgzfSYgIwRupDmEB5QJDL/rzYgYWkhGRHy0eHyYiWm4r9/8WiFTvOCa9LP
8kExlJD/c+BZIRAuy+atgUoijp+4AfdHlbj1vaQ4xJErsREAgvF/wPLPldghF0LOsaWkqxBI95Yj
y+bsIWkCwCSBMGMdVP+jY5fDpMA0YxI2niHL5ovt/5q/m8m2xNu1oiGv5EoTkw//kdJr19FVuZH+
kTSREdKHbfO9pEWDMzD+gaiwy1Eac//2YDbY45TaZ+gCv9PkoKqR/+ZUAeCAA9qSgmpMcGvQU0H/
vUUrxfdhwJEDcUWSVsBMAv/EMeoiCLFlP+k47/g28OCx/6iMGVE4kRUFR5n1AGhJHlDzSuEVZ0R3
7uBFIQSAUObtTHBKdyVKoG6C8dBRor//o8Q2cBQxJjP5olom2wA9wvtO5OqBb0dTqXJMcELmLPL/
g3UzCdmg44AQIRfw2hAr0f8/YkWB6lEusvK1IBHwcX1R78ElRPBE8QIjZcmUBjHNwP9bIr3jMLP0
wUJB4VJ3FtCBZmcX8EfRVE4f8W5KMv4uk8jVNAhHu/kBNgbBXLPfSQHV8HnB1CHlAkr3cVPR/CBX
M3AGwT1wRYXAg5oV/zaFtmFCYbbC+XIJUDYQA5L/RXV3IKxw/jD0gtIw+gPWUf8X8LYDShflAOSg
vwEnBuuIzlREQMEw+WNBY08Q7PL/XX3hUsEWqWN+YgNDU6Oy0v9ThDb0MqescBJSwRaxi+ZSf6Ui
p9JagBMAefGxlG5KM/sgBLdSaVeAOLDvY6CMVMf/vEbI5MDUNhCd0YLi9+gRAPf9IU2RCVBj9BAX
8ExxF+T/n4Yg0FTh+XLsYMPi+WE08fe8RZNCHbFhjMC+0886wiI/UoBkoeZVeYDuwMEwL07+Vam3
LmESMJ9R92H7gBQw/9FiYKNI8chizaKlw4bwpdL1HBI1QKMu4eW7/PbxR9H/92Eg0C5yU8PRYlMT
A0WjIe+KUWoBTuQmRFAdUM1x/wL7eCFk8VSR0vlyu/MjsgWw/yzwUsCj1DNwWSAXUG4C0wH/xkV8
czTxdOQX1RI0aBMSUf8Ao2yFvtM08J5w0lBs/Qbw//QTu3+8hEeg37BOoxsBG4PKMREAVBdgMjD8
4C74/3zROdM8EfFAECW4wwNDXAT/WnL7coDAqEDtQUcvBSSLkv+rILjDtwWVsnqRBafp8b3BvwlQ
a8jhx7vzfGHc0Wqvmd9qIPb135OjIf3ELf3E6Wf/KgGZwi8HWoCwkO1R2iKrIb/3/0Y5XxL3oxXx
OGB0HzD/+ZRuStMQ36FWc7LTaHWWOX+tBWNvVqDccckRJ2FRxFIARUtPTlNJTEmeQRTAG4AVARSg
QUyV8v5sweOd+VqApmTg9CbxQzD/sITZUfFAp9FEYFbRC+imM/9FocAVzWFJUuFQoCHpR+FQ33/i
TFI7q/oPsAxLoNEEAP/tQUtC7SIJRE3DwxMl6NZy/7Tkxhjo8i/ReTAbchOyCcP/4wSjITRx8TCe
cHSxrHCuF/9I8DfDdfCTYCAjMHMl47jC97XBvAIfulOMccohCoYGoP8GoFqBDjF7AkHjWSA6ojdQ
7y3BsVGgIAxBLSzzn8ODo/+e0bB1lnXo4X6jldJ045FB//ExdURagZVA/eQgiNZC53DzKhJVwnlv
mWCWI7L0SnD/bRFOxhih8TCtkpjSWhM7jP40iWHZw5nSXSFoEaMjtpN9dMBOa3QfsCuyrcNbYGIH
4gCeMKIoKE5LUkn+KQPA3e7Bk88A30TO4VEw+8KEq9Mtq7aj4ZNgA8Cvt798o6uyabIrVNKyA8BN
eJHvRfBLJFtRXFFDa5JrYSoC/65lCDA1MWsRf1KFYkzTSGD/hSEjFgagq7GvoKNTr7emZP3o4Xkn
MupDwBSSFGuh4VD/wuCFIBvnOZUAhNY0meGecD/S8qXglaAJVMf2K1R0c/5iwwFWwJjSeIJ0Maxx
vqL34SH/RAxQdS1AT+GytT8T+zSHtmhTjUHvoL1xnxbPkf86UpmRrYGRQs0UhXFJw/9G/11RTEOX
oZnQ4NGXFQzQJ9T9i5EtV3YA9mrBwwTIU2DB/8a2UlBJMcqgL/I6YalkweDXDdOxhW48NUKgWQqU
LJH/raN1RCzz/zemw3qndUR2Rv8/iBkQjaBosqIoKyHLYAeB/4oBn/ELgqJQMvTMFHtUa2XfISQD
8DOxpyAm8HQf0a+of6hGoigjE6sga2Wl4LNwbf/9FSbRrwXyBP9G5YLIgRIv/69zdVOt9wPArtzp
lrM40aH/XLXd7+3RghN3kaMwpmAzsP8usmOzADOf8abA9UDIoK8Q/8swsxCxkr7xBQeR83iT4Gf9
G3FpuIE84ullrGH28+rg/3kVpxej4b/2wsHLAfL0V9L/e7b1xuFQADQAqRCrbCIS8f9X8OGTDxtl
g2lSLySsYyEk/6xFilK9wayzxqAzYPDhe5j/BMIAOe8E00GScRgxKiLWQv5mddEzASohvHQGoMdR
xlF/0lF0J86hpeDQoaPiZdQt/2XVXxTWRejiT+EuEmOXuXH/bHO8lXtxaJ1lTkpX/0b1QP2VsXTE
rK7QTHUm8AzAoWj/3li1gKcxMLUj4GpAWNH+Mv+vQd0jpmA+cPXRTYFKVl0k/3YprLPLYUxkZAv/
NkCQpLH3ErI34eFQaDXR+MFcu+vQ/0EwC+j/wWazdW9jL5nZFDF/phGtoTn/n6EWw0jRyoBmfeTw
dBsyqYAq0SHirLNJ/E1GhdmzAUmiXnO3FXLD/yU2vXEm8Eq3KMUt1rdhNMO/ZvcAMwP8vKP29AzQ
didS/7FS3GCG0o45XLtvIZMzK3P7gyG+cSBHYN/gAlEDwd+B/x/hOTIwxL8i9kDlEO8TLdb/cKYB
WVFj3ThCIsa2HbbWQv5X+MGG4LXHzHC/wFMg9kC/XLy5X7pvu3+8j7zBKlzK/x+w+XH6ovCAH+Gm
1LUoy2Dv5ZC2S7gGA8A4MAADcu8E/05yA8Do4XURTxFqQJWBNRn/h7Mv9d0qjRNgZdkFeEDtYX+a
ZhbaWOEt490xfpAZQDf/KNGNIv2CTuTtYEuSJ7ZZw/8NNeWBvtIUMdu1JeHE0Y0i/8tPDRdNscNB
2+NrAGsAM6P/2VT10ZWBLDE6MN/wQqBBoP++4vZT/8KHwf6yBwesNujh/36RJ6QEc2BBXlK03bAC
N6L/xmSJqFuQYlEM47Xe9OFOk3/VUwRGnSOBMnMD2sbUx3LfTPFZAVnoQqA2S0J+kf5w/9fj9kQ1
wawwBqAV0JvjB1r9X/MtX/OynEdktK/55sqK9wahN9JTIGubESWAkYGycf/DYptwfih3EXqjoZNK
Udkx/8JoMzndUfbAYCmNZiwizRH/SjM4IVhDc1HQk8XbBvgD8P9bMRGzrDCJ80vQGRFF8ucZ/0jS
xgTxQ0gE/RIUMllDOHHvXBH80TcQXMpBdRFcESfi/zIEV/MgutCT7r3lx4moMSj/p9WhcitUxnMj
EEkx+oYCUv9ARlWiRpFCoB+w9u8KVnTB/8OU0IRaFv0DEWc5EUTiemL/OmFMxdO1wrM/HTgyWyJF
9fPY47UJLksDhH41KvAbI/9gZtQ3LHGbca0h93kcFH1R9zYAEAHfEVTgwzPyG7GmaP9HNFjUdTJ3
hEdxQQBAkQN1/1VXsnBPEe0iQBGrIGTeYNT/1ChAQYLR1PQHWUwBRhRMxX+bAh404MPIZXgADWUw
0i3/MMVNA/BgrNAtMBk1zFcqZv9AMT0GDrQnMaOASdj3l+XH/+/nTMAukJ5yo+L6o9WkUmB/J6LS
MhL+3iIfdkzUQzBs/3oxBCLcQkzFNfLzZDXkuJ/fJm8nfyiPKZ+921OHwzmS/4PHXxRLAaxjbnfB
Q28lbuL/wVIWk4PWtPvsVevF+qJ5l/F0x0tLTomKdME4gHUT/26gXkCtIX485JRZn1qkqNH/eDJB
MBGxWMFSYYfzSwB9cutzEubxau/JZ3TzcxI2j/9apITii/N+gqSitBHCRThx76zw2lHGcUKgREkj
O0M6BH9QcpEgmxDi8EDTqZPwYGj/5IU4GUvxK5gcOOT/k9Iatv2YQGpRYGBW1THOw00JNMX/+/gz
Qf7hejhH3l8FN4mSs//lgX8keZQGkM0SONRwc5Kwe49waqVurPAuwvwBX/Jz/1MgP2Ct4P5Q7FV3
4p2hfLJ/5hDwEf8AeCM+hEMCXSRO/7QgXBFwQP4SitLikWoiC5X/iEBf8FhXqgB4ANGynbIPs/+k
wzuXWjtdJMbLDUDCsn7A3wEhVFqcEOMB01F6T9TwYP+i0vi1enCtYD0izqLzMNWS/8SRBSGylRb0
/oLJc/SneYBB9PMxOTY1LWGRNl1h0jfQZsXxrPBpxZFUvzoROJK1wKDgd7Fi6EzxkT84kWRaDLCU
kIlxYuhBY/HkwWRsbN8RUMJaefqh/8WRVpSO8BaQ8zBN0cWRXt/fX+d+FbL2XkT00W5xcIPC347w
ljDI4faBP2BC3JTxhf/Xqo7k1ZKLF4W2bOahQ+C0/wNR7NFhUFeBx8F4cJs2mwLvA1GiEOYQnEtQ
VFmekvsz/1UEkNZLMJ5BSxFLVzVPNl//N2f6ITlziGELo4PgxoD6ov9Gx1RueSnc9k11BsFp0W1R
/yDC5J4/YFPjw0J2avsGW+//XPPzMN1QbBU41nhi7ZRVxv8yt6uBXNSw0uxVVpSeYFzy/62QV0Pf
EUx18YX5D8Ex+vd/xnPdUDjx/gBzsanz53FpCnZm4C2PdSBIQU2/n8+aFGwWbYNPwBPgLZLi/49h
O2JagaexpdA8lnzn/6D/fTY9ERxxH3AccT06/aCZ0/eR1N1QEgJiejeHv4jLeX0z82W0IjMy9NX8
EiBP/wYxU2Ylz59/oI+hnyo/vmL/wZCnQqXQ8PNOgmq23VA7A9/+UKh0wUMRgsiCZcWQyIH/xnNa
c8ehF/OvxLFGDBGy8P8aLBIgDEDxceFhiOL5QcBx/8MiOTMbZBaQxWFeA+fRwUP/jGAWkPgyLZ8u
punDTwIT4N+PUXrApGFfpv20LVXAxZD+YgV4/gESbxN/2kWd/BVg7w6z2WDT4lDAZCNA2dHpkd+H
Y7HE0TBhIfqhOtKx8qK/tO/BI3GR7oE3BS1iScIQf8MCG7AOwWNg+CSTlSHaP/ggQ2/WAajjUhDE
0L0U/+BT+qLqxM4FFzU7Y+pRIZv/tZhlEOtQ6mLWR+BU9FKThf8GAnpzrABVICQTfHECYPwR/nkt
MssgppJqdbfHvwBDQP/BZU41F1SjsGbxuIM0YGpB/wZwafHR1RdS8EEgMe2S3hP/+qK1r7a01XEW
MxHi4FTZt48IddkgpCF6ZE1QUuKk/4xS6RCz4QWUnXJVwBIg7kIeNfTU5jNSIcFwVVVE/7xzTOUX
VCMwL8DINN1Qwwf/7AGnkXQyefZ+KjK31cHmMv959jInGrVUZVT0iZEjstjv4dn8R0JITghm7MN6
N//ScW6h2HIW7JvgwzT4cQb07VRnLQ+S3udzsqCwRAMB/63BtA1VwPRgbuM8BnLGVpT/ppJflB00
7Efb27FtJBCyZP/+om+i0eAlX+7f7+/w//IP/6M7CAKEwBAPERsCFYFkedj/MrdEn7skIJCkAD1w
akADoP9QqxxCqUEaAVejs6Q8AI/x/2+wT0Mus63lTrFVIPd/MIbbauTAcXOjsQxiVODChjHvQbFv
sUeiEgB5L9BekR+yf/cfPTMRZBgNqhA8MKpQZv9sLHn7ghpQwhdFDlGMMRXl73/xEiCoc5YQclXA
7TIzcf9LEDFwkZKmg0qhunE5JE1h/7hgqVQ8B6aSakDMANLx6Bf/ppIM9nPwpfBHojA7FeX7RP+V
YBG1reVeM5MQEvZXQU2Af5XRALHpukGxMiHAo1EGb39UAR9wryUKZwznjHgJV2z/cJGMMRxRGdJd
gg4zXqdn0f91i/x05LD8dTNBhlqYUSSS/9Hgu0CzRAaf9fGdcqriLwLvcZGjsaoRI5RnenBJ0Ttk
/25iuGBKoZXR1iL2wuYRNEG/pYIVgjtS13QxkzIfcBRT/z+AHsE9oUcTFaZ/8UeTf/Ef9uBF5OOw
MXCmZUxTTX4tKxG9ZKdhXUKGRU6RZv8vcE+QcFWzc62Ru0BNgK7Wf3CSx6M/scgWLWY9Q6dhIP9y
wTLGJoS5QsbRjFkxQ0qB77LxMW8ydA4zLQ40anoeRn/RxIQBGZ8aqdAhf/GBMUS/0oCJkNJxiZA6
cdXgZOWQ/Z38SD+yXqjopc+yOHG7QP8J8oxaesB4cFQSqXIONHHEz4bAsvGEATpxIC86w1pz/1ej
pISRlpXSssRtdZaAglD/bAGsU7KQhAF68bQhHyGmmP8nwM+Ar7B8sUwBPKNwMl+Ur0zkFaLmMUdW
IfM6KqMgZ0q18hfuSFxi8zrzkmSRTHAwXGlNwGYxTgCsczJNwKOzffPQAE8gAAADABAQAAAAAAMA
ERAAAAAACwABgAggBgAAAAAAwAAAAAAAAEYAAAAAA4UAAAAAAAADAAOACCAGAAAAAADAAAAAAAAA
RgAAAAAQhQAAAAAAAAMABoAIIAYAAAAAAMAAAAAAAABGAAAAAFKFAADwEwAAHgAmgAggBgAAAAAA
wAAAAAAAAEYAAAAAVIUAAAEAAAAEAAAAOC41AAMAJ4AIIAYAAAAAAMAAAAAAAABGAAAAAAGFAAAA
AAAACwAwgAggBgAAAAAAwAAAAAAAAEYAAAAADoUAAAAAAAADADGACCAGAAAAAADAAAAAAAAARgAA
AAARhQAAAAAAAAMAM4AIIAYAAAAAAMAAAAAAAABGAAAAABiFAAAAAAAAHgBCgAggBgAAAAAAwAAA
AAAAAEYAAAAANoUAAAEAAAABAAAAAAAAAB4AQ4AIIAYAAAAAAMAAAAAAAABGAAAAADeFAAABAAAA
AQAAAAAAAAAeAESACCAGAAAAAADAAAAAAAAARgAAAAA4hQAAAQAAAAEAAAAAAAAACwDGgAsgBgAA
AAAAwAAAAAAAAEYAAAAAAIgAAAAAAAALAMiACyAGAAAAAADAAAAAAAAARgAAAAAFiAAAAAAAAAsA
2oAIIAYAAAAAAMAAAAAAAABGAAAAAAaFAAAAAAAAAgH4DwEAAAAQAAAAnT6+Msu20RGdwwTWBMEA
AAIB+g8BAAAAEAAAAJ0+vjLLttERncME1gTBAAACAfsPAQAAAE0AAAAAAAAAOKG7EAXlEBqhuwgA
KypWwgAAbXNwc3QuZGxsAAAAAABOSVRB+b+4AQCqADfZbgAAAEM6XEV4Y2hhbmdlXG1haWxib3gu
cHN0AAAAAAMA/g8FAAAAAwANNP03AAACAX8AAQAAADEAAAAwMDAwMDAwMDlEM0VCRTMyQ0JCNkQx
MTE5REMzMDRENjA0QzEwMDAwMDRBNTM3MDAAAAAAwdU=

------=_NextPart_000_000B_01BFD8AA.A36E0680--

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Jun 2000 jam 22:20:51 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke