----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 16 Juni 2000 15:20 UTC

** MUTASI BESAR-BESARAN DI TUBUH TNI

** POLISI USULKAN PEMERIKSAAN PRESIDEN DALAM KASUS DANA YANATERA
BULOG

** POLISI BELGIA DAN BELANDA MENAHAN 425 ORANG SELAMA EURO 2000

** TOPIK GEMA WARTA: SAMPAI KAPAN FPI TERUS BERAKSI SEBAGAI POLISI
SUSILA?

* MUTASI BESAR-BESARAN DI TUBUH TNI

Jumat ini Kapuspen TNI Marsekal Muda Graito Usodo mengumumkan
nama-nama dan jabatan yang dimutasi dalam tubuh TNI. Setelah itu ia
tidak menanggapi pertanyaan wartawan, karena menurutnya pergantian
tersebut adalah hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan. 102
mutasi jabatan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI
Laksamana Widodo, termasuk jabatan Komandan Jenderal Kopassus dan
Panglima Kodam XVI/Pattimura. Brigjen Amirul Isnaini dipercayakan
untuk menggantikan Mayjen Syahrir MS sebagai Danjen Kopassus,
sementara Pangdam Pattimura Brigjen Max Markus Tamaela digantikan
Kolonel I Made Yasa. Pangdam III/Siliwangi diganti dari Mayjen Slamet
Supriyadi kepada Mayjen Zainuri Hasyim, yang sebelumnya Pangdam
VI/Tanjungpura. Ia digantikan Mayjen Djoko Besariman. Mutasi ini
menyangkut 20 perwira di Mabes TNI, AD 60 orang, AL 26 dan AU 16.

* POLISI USULKAN PEMERIKSAAN PRESIDEN DALAM KASUS DANA YANATERA BULOG

Pihak kepolisian mengusulkan kepada Kapolda Metro Jaya, Nurfaizi,
agar tim penyidik diperbolehkan memeriksa Presiden Abdurrahman Wahid
sebagai saksi dalam kasus penggelapan Dana Yanatera Bulog. Di mana
dan kapan pemeriksaan ini dilaksanakan, bisa disesuaikan dengan
jadwal presiden. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat menjernihkan
bahwa Gus Dur tidak terlibat. Sementara polisi masih mencari kedua
buronan Soewondo dan Leo Purnomo, dan meminta masyarakat untuk
membantu menangkap kedua tertuduh hidup-hidup. Selanjutnya Pejabat
perwakilan Dana Moneter Internasional IMF untuk Indonesia mengatakan,
pemerintah harus menarik pelajaran dari skandal Bulog, yakni
pentingnya prosedur dan kontrol terhadap aliran uang rakyat. Kemudian
Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik menambahkan
pemerintah Indonesia harus menunjukkan kinerja dalam memberantas
korupsi dan kemiskinan.

* POLISI BELGIA DAN BELANDA MENAHAN 425 ORANG SELAMA EURO 2000

Selama minggu pertama kejuaraan sepakbola Euro 2000, polisi Belgia
dan Belanda telah menahan 425 orang. 200 diantaranya ditahan di
Belanda dan 225 orang ditahan di Belgia, di mana 100 orang
diantaranya akan diajukan ke pengadilan. Pemerintah Belgia menyatakan
jumlah ini cukup rendah dan hingga sekarang pihak kehakiman tidak
perlu menerapkan undang-undang baru yang memungkinkan seseorang
diadili dalam waktu singkat. Sebagian besar ditahan dengan tuduhan
calo gelap. Sisanya ditahan karena datang ke stadion tanpa  memiliki
karcis, membawa senjata api atau termasuk dalam daftar hitam bonek
sepakbola. Selanjutnya 100 orang lainnya ditahan di perbatasan
Jerman, karena tidak memilki ijin masuk ke Belanda.

* JURU RUNDING MALAYSIA BERBICARA DENGAN ABU SAYYAF

Sekelompok juru runding asal Malaysia berbicara dengan Gerakan Abu
Sayyaf, yang sudah dua bulan menyandera 21 orang di Pulau Jolo
Filipina Selatan. Sejak Rabu lalu delegasi pemerintah Filipina
memutuskan kontak dengan gerakan pemberontak muslim ini untuk waktu
yang tidak ditentukan . Alasan utama adalah karena Abu Sayyaf
mengajukan sejumlah tuntutan politik dan selain itu meminta ganti
rugi sebesar satu juta dolar untuk setiap sandera. Sebagian besar
dari para sandera adalah warga asing, termasuk sembilan warga
Malaysia. Pemerintah Malaysia menekankan, juru runding ini tidak
mendapat mandat dan karena itu tidak dapat berbicara atas nama
pemerintah Kuala Lumpur. Kemungkinan juru runding ini terdiri atas
mantan anggota separatis muslim Filipina yang menerima
kewarganegaraan Malaysia.

* KOREA UTARA INGIN MENGUNDANG PAUS YOHANNES PAULUS

Korea Utara ingin mengundang Paus Yohannes Paulus untuk berkunjung
secara resmi ke negara tersebut. Demikian dinyatakan Presiden Korea
Selatan Kim Dae-Yung setelah sidang kabinet di ibukota Seoul. Sewaktu
pertemuan bersejarah antara kedua negara Korea, Kim Dae-Yung
mengusulkan Presiden Korea Utara Kim Jong-Il untuk mengundang kepala
gereja Katholik. Pertemuan tersebut ditandai dengan pendamaian kedua
negara dan kemungkinan untuk menyatukan kembali Korea. Tanda-tanda
pertama perbaikan hubungan dapat dirasakan sekarang. Misalnya kapal
nelayan Korea Selatan dapat dengan tenang meninggalkan wilayah
perairan Korea Utara apabila tidak sengaja masuk ke wilayah tersebut.
Selain itu Pyongyang juga mengakhiri propaganda perang lewat media
terhadap pemerintah Seoul.

* JANDA KAISAR JEPANG HIROHITO MENINGGAL DUNIA

Janda almarhum Kaisar Jepang Hirohito, Permaisuri Nagako meninggal
dunia Jumat ini dalam usia 97 tahun, setelah menderita koma akibat
penyakit di saluran pernapasan. Sejak 1987 Permaisuri Nagako tidak
pernah memunculkan diri di muka umum, karena kondisi kesehatan yang
tidak memungkinkan. Nagako menikah tahun 1924 dengan Hirohito dan
melahirkan tujuh orang anak, antara lain Kaisar Jepang yang sekarang
Akihito. Suaminya, Kaisar Hirohito meninggal dunia tahun 1989.

* MENLU AS MENCOBA MEMPERTEMUKAN ARAFAT DENGAN BARAK

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Madeleine Albright, dalam waktu
dekat akan tiba di Timur Tengah untuk menghidupkan kembali
pembicaraan perdamaian Israel-Palestina yang berada di jalan buntu.
Albright kemungkinan akan mencoba mempertemukan Perdana Menteri
Israel Ehud Barak, Pemimpin Palestina Yasser Arafat dan Presiden
Amerika Bill Clinton. Menurut Washington Albright akan berangkat 10
hari mendatang didampingi utusan khusus Timur Tengah, Dennis Ross.
Hal ini diumumkan setelah kunjungan Arafat di Washington, dan meminta
Clinton campur tangan dalam proses perdamaian. Sementara perundingan
antara delegasi kedua negara di Washington masih akan dilanjutkan
beberapa hari mendatang. Palestina menghentikan pembicaraan Kamis
kemarin, memprotes penolakan Israel untuk menarik mundur tentaranya
dari Tepi Barat Sungai Yordan.

* LIBANON MEMPROTES GARIS PERBATASAN SEMENTARA DENGAN ISRAEL

Presiden Libanon Emile Lahoud mengecam keras penarikan mundur pasukan
Israel hingga ke garis perbatasan sementara kedua negara, yang
ditetapkan para pejabat PBB. Lahoud menyatakan garis ini fiktif dan
menuntut agar Israel mengakui garis perbatasan internasional. Israel
menarik mundur pasukannya dari Libanon Selatan setelah 22 tahun. Awal
Juni ini sejumlah pejabat PBB menetapkan garis perbatasan sementara,
dan kemudian memeriksa bersama dengan Libanon, apakah seluruh pasukan
Israel telah ditarik ke belakang garis tersebut. Lahoud juga
mengajukan protes kepada Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, yang
dianggap terlalu cepat menetapkan garis perbatasan Libanon-Israel.

* VUK DRASKOVIC CEDERA AKIBAT TEMBAKAN

Pemimpin oposisi Serbia Vuk Draskovic Jumat pagi ini diberitakan
cedera setelah terkena tembakan. Menurut juru bicara Partai oposisi
Serbia, seorang pria tak dikenal melepaskan tembakan ke arah rumah
peristirahatan Draskovic di kota pelabuhan Budva, di Montenegro.
Draskovic diberitakan tertembak dua kali di kepala, tetapi tidak
cedera berat. Saat ini ia dirawat di rumah sakit. Tahun lalu
Draskovic cedera akibat kecelakaan lalu lintas, yang juga tidak
diketahui pelakunya. Menurut pemimpin oposisi ini ketika itu orang
mencoba membunuh dirinya, atas perintah Presiden Yugoslavia Slobodan
Milosevic.

* SAMPAI KAPAN FPI TERUS BERAKSI SEBAGAI POLISI SUSILA?

Gubernur DKI Sutiyoso, Jumat kemarin mengatakan, ingin berbicara
dengan Front Pembela Islam atau FPI. Front ini dinilainya telah
melakukan penyisiran tempat hiburan di Jakarta. Ia bertanya apakah
itu memang merupakan wewenang mereka? Kapan sebenarnya FPI akan
berhenti bertindak sebagai polisi susila? Rekan Syahrir mengirim
laporan berikut dari Jakarta:

Menurut Sutiyoso penyisiran di tempat hiburan oleh suatu lembaga di
luar pemerintah justru akan menimbulkan masalah baru. Maka Sutiyoso
dapat mengerti jika di beberapa lokasi diskotek ada perlawanan dari
pihak penjaga kemanan diskotek tersebut. Karena itu merupakan lahan
hidup mereka. Bagi Gubernur DKI, jika ada yang main hakim sendiri
seharusnya polisi segera melakukan tindakan. Kalau polisi tidak
bersedia, apakah pihak pemda harus mengerahkan Tramtib dan hansip,
tanyanya. Ia menitipkan pertanyaan ini untuk Kapolda Metro Jaya.

Memang, sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian perwira polisi di
Kapolda Metro Jaya masih ada yang merupakan binaan Kapolda lama yang
dekat dengan Habibie. Selain itu FPI dahulu mendukung kebijakan
kelompok Habibie yang kini beroposisi. Aksi kalangan FPI Rabu lalu
oleh turis-turis Jerman dan Finlandia di Jalan Jaksa, dianggap hampir
sama dengan kaum fasis di Jerman menjelang Perang Dunia Kedua. Ketika
itu pun Gereja Katolik Jerman mendukung golongan fasis menghadapi
golongan komunis, kata mereka. Seorang turis Finlandia sempat diancam
karena minum bir. Kebetulan, aksi-aksi FPI yang seolah-olah bertindak
sebagai polisi susila, karena menurut mereka polisi tidak bertindak,
dilakukan dengan nama rally anti komunis.

Aksi laskar FPI memang sempat menghebohkan wilayah Jakarta Pusat,
terutama Rabu malam lalu. Pers memberitakan, sejak Rabu malam hingga
Kamis dini hari, FPI yang dekat dengan kalangan TNI pensiunan itu
telah melakukan razia bertepatan dengan peringatan Hari Raya Maulid
Nabi. Aksi razzia yang dilakukan FPI dimulai sekitar jam 22. Bertolak
dari Bendungan Hilir, di depan Universitas Atmajaya, 20 mobil
mengangkut laskar FPI menuju ke Jalan Bora. Pusat hiburan malam di
Jakarta Pusat itu pada peristiwa Malari tahun 1974 pernah dibakar dan
dirusak massa yang tidak dikenal. Namun Rabu yang lalu, kedatangan
FPI disambut para penjaga tempat hiburan yang sudah mempersenjatai
diri dengan pentungan. Gerakan FPI pun terhenti sejenak. Negosiasi
berlangsung. Hasilnya, bar, diskotik dan karaoke di tempat itu tetap
boleh buka, asal mereka mematikan lampu.

Dari Jalan Blora, massa FPI bergerak ke arah Kota. Mereka merazzia
hiburan malam di Mangga Besar dan Taman Hiburan Lokasari. Mereka
menganjurkan agar setiap malam Jum'at hiburan malam itu dihentikan.
Massa yang dilatih secara militer itu, sempat merobek-robek
poster-poster film seperti poster film Kamasutra, Mission Impossible
2, dll.

Diberitakan pula bahwa aksi itu sempat berlanjut ke jalan-jalan Hayam
Wuruk, Gadjah Mada dan Harmoni, hingga ke Lapangan Monas. Di sana
mereka merazzia para pelacur. Mobil militer yang ditumpangi para
wanita pun terkena penyisiran. Dari Monas massa bergerak ke arah
Tanah Abang, basis FPI. Di sanalah gerakan anti maksiat ini
dihentikan. Sehubungan dengan itu diperkirakan gerakan-gerakan FPI
ini bisa memancing reaksi laskar-laskar lain. Dan inilah nampaknya
yang diingini kelompok Wiranto serta perwira-perwira lainnya yang
sudah tergeser.

Pemimpin NU Jakarta Raya, KH Abdul Wahid Azis Bisri alias Gus Wahid
mengatakan, cara apapun yang akan ditempuh FPI untuk mengadudomba
umat beragama di Jakarta tidak akan berhasil. Mereka bisa sukses di
Ambon dan Poso tetapi tidak di sini, karena masyarakat Jakarta sudah
tahu siapa di belakang mereka. Kalangan NU yang lain berpendapat, FPI
jelas merupakan kepanjangan tangan militer. Kejadian Rabu dan Kamis
lalu persis dengan rancangan militer untuk mengadu domba golongan
agama yang satu dengan yang lain, jelasnya. Secara sosiologis mereka
tahu persis watak masyarakat Betawi yang mengagungkan golongan
Habaib, kata Syamzul dari generasi muda NU. Kalau para Habaib sampai
mengatakan bahwa organisasi tertentu adalah organisasi anti Islam,
maka masyarakat Betawi umumnya akan mempercayai pernyataan itu.

Di waktu lampau, FPI banyak menggunakan orang-orang dari Banser dan
Pagar Nusa, katanya.Tetapi kini, keikutsertaan orang-orang NU itu
hanya bersifat individual dan bukan lembaga lagi, jelasnya. FPI mulai
muncul sejak tanggal 24 September 1999 ketika mereka bergerak
berhadapan dengan para mahasiswa di depan Universitas Atmajaya. "Aksi
itu ditujukkan kepada mahasiswa-mahasiswa kiri dan Nasrani yang
dibiayai Yahudi Amerika", jelas FPI ketika itu. Tetapi mereka lupa
bahwa di kalangan mahasiswa waktu itu pun banyak warga Nahdiyin,
jelasnya. Karena itu aksi mereka itu pun gagal, katanya lagi.

Aksi-aksi FPI itu tampaknya masih akan bermunculan hingga Sidang Umum
MPR mendatang. Mungkin, jika Gus Dur sudah jatuh dan Wiranto cs sudah
berkuasa kembali barulah aksi-aksi polisi susila swasta ini akan
terhenti.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Jun 2000 jam 05:58:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke