---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- AGAMA BUKAN SUMBER KONFLIK SEMARANG, (SiaR, 21/6/2000). Rektor IAIN Walisongo, Semarang, Dr HA Qodri A Azizy MA menyatakan konflik disintegrasi bangsa yang terjadi akhir-akhir ini bukan bersumber dari agama. Sebaliknya, selama ini agama justru sering menjadi korban atau dikorbankan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan mereka. "Asal mula konflik sebenarnya bukan agama, melainkan soal lain seperti politik. Namun akhirnya berkembang menjadi konflik agama. Dalam hal ini agama menjadi korban konflik tersebut, seperti sekarang terjadi di Ambon," katanya dalam dialog "Gerakan Indonesia Bersatu: Peran Budaya dan Agama dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa" di Gedung Dharma Wanita Jateng, kemarin. Qodri menambahkan, kalaupun penyebab konflik disintegrasi bangsa adalah agama, kemungkinan itu sangat kecil. Itu dapat dilihat dari ajaran agama-agama di Indonesia, yang semua menyerukan kepentingan hidup damai. "Islam, misalnya, agama yang dipeluk oleh mayoritas bangsa Indonesia, tidak mengajarkan kepada umat membakar gereja," tuturnya. Dia menuturkan disintegrasi bangsa akhir-akhir ini antara lain karena kebijakan pemerintah (Orde Baru) yang salah atau kurang tepat. Dia mencontohkan, pegawai yang diangkat di Aceh sebagian besar non muslim. Di Papua (Irian Jaya), pegawai yang diangkat justru lebih banyak kalangan muslim daripada non muslim. "Kebijakan seperti itu sebenarnya sangat rawan konflik, sehingga perlu segera diperbaiki," ujarnya. *** - ---------------------------------------- SiaR WEBSITE: http://lawpc42.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 21 Jun 2000 jam 19:15:16 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
