---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 28 Juni 2000 13:00 UTC ** PENDUDUK MALUKU DI BELANDA AJUKAN PETISI KEPADA MENLU VAN AARTSEN ** MENURUT PBB TIMTIM AKAN MERDEKA TAHUN 2002 ** PEMERINTAH AD-INTERIM FIJI AKAN DIBENTUK DALAM SEMINGGU MENDATANG ** PASUKAN FILIPINA MENYERANG TENTARA RAKYAT KOMUNIS DI FILIPINA UTARA ** TOPIK GEMA WARTA: PELBAGAI KELOMPOK MULAI PASANG KUDA-KUDA MENJELANG SU MPR * PENDUDUK MALUKU DI BELANDA AJUKAN PETISI KEPADA MENLU VAN AARTSEN Rabu ini di Den Haag, Belanda ratusan warga asal Maluku mengajukan petisi kepada Menteri Luar Negeri Jozias van Aartsen. Di dalamnya mereka meminta penugasan tentara perdamaian internasional di Maluku. Menteri Van Aartsen mengulangi, pemerintah Belanda tetap akan mendesak pemerintah Jakarta, tapi ini tetap merupakan masalah dalam negeri Indonesia. Sementara itu demonstrasi sekitar 1500 warga asal Maluku, berakhir dengan bentrokan. Setelah penyerahan petisi, sejumlah orang melemparkan petasan ke dalam gedung majelis rendah Belanda, Tweede kamer. Sebelumnya pecah bentrokan di sekitar halaman, serta sejumlah orang juga merusak gedung tersebut. Satuan polisi anti huru-hara Belanda membubarkan para demonstran dengan menggunakan semprotan-semprotan air. Demonstrasi ini dilangsungkan bersamaan dengan debat majelis rendah Belanda mengenai Maluku. Mayoritas anggota ingin agar pemerintah Belanda mengajukan masalah ini untuk dibicarakan dalam sidang Dewan Keamanan PBB. Menlu Van Aartsen menyatakan, Uni Eropa, Amerika Serikat dan PBB akan mendesak Jakarta untuk secepat mungkin menyelesaikan persoalan. Selain itu tidak akan diambil tindakan yang dapat memperlemah posisi Presiden Abdurrahman Wahid Sementara situasi di Maluku kelihatan mulai kembali tenang. Sejak berlakunya keadaan darurat sipil Ahad malam lalu, diberitakan satu-dua insiden kecil. Saat ini dibutuhkan banyak bantuan pangan dan obat-obatan, karena jalur perhubungan terhenti akibat cuaca buruk atau bahaya serangan pihak-pihak yang bertikai. * MENURUT PBB TIMTIM AKAN MERDEKA TAHUN 2002 Menurut Kepala Untaet, pasukan perdamaian PBB di Timor Timur, wilayah ini akan merdeka sepenuhnya setelah Desember 2001. Tetapi sebelumnya harus dilaksanakan pemilihan umum. Sergio Vieira de Mello memperingatkan Dewan Keamanan PBB, saat ini Timor Timur dilanda angka pengangguran yang sangat tinggi, kurangnya tenaga kerja yang berpendidikan serta kurangnya sarana perumahan yang memadai. Penduduk Timor Timur harus memilih anggota parlemen baru, yang harus mempersiapkan kemerdekaan wilayah tersebut. Menurut De Mello, setelah berbicara dengan pemimpin perlawanan Timor Timur Xanana Gusmao, pemilu dapat dilaksanakan 30 Agustus atau Desember 2001. Tanggal pasti akan ditentukan setelah penetapan persyaratan minimum kemerdekaan, termasuk rencana mengurangi kemiskinan, pembentukan badan kehakiman, sarana pelayanan umum dan pemerintahan administrasi. * PEMERINTAH AD-INTERIM FIJI AKAN DIBENTUK DALAM SEMINGGU MENDATANG Pihak militer Fiji menyatakan, dalam satu minggu mendatang akan menyusun pemerintah ad-interim, tanpa keikutsertaan pihak pemberontak pimpinan George Speight. Pemerintah sipil sementara akan berkuasa selama dua tahun dan harus mempersiapkan pemilihan umum parlemen. Seorang juru bicara tentara menyatakan, warga etnis India juga akan ambil bagian dalam pemerintahan baru. Pihak militer Fiji memutuskan hal tersebut, karena pihak pemberontak tidak memberikan reaksi atas ultimatum untuk membentuk pemerintah ad-interim. Selain itu sejak 19 Mei pihak pemberontak menyandera Perdana Menteri Mahendra Chaudry dan 26 anggota kabinet lainnya. Sementara pemimpin pemberontak George Speight, justru menuntut agar penduduk asli Fiji duduk dalam pemerintahan, dan mengurangi kekuasaan warga etnis India. * PASUKAN FILIPINA MENYERANG TENTARA RAKYAT KOMUNIS DI FILIPINA UTARA Pasukan pemerintah Filipina melancarkan aksi-aksi pembalasan ke arah tentara rakyat nasional komunis NPA di Filipina Utara. Selasa kemarin pasukan NPA menyerang dan membunuh seorang kolonel dan 12 anggota pasukannya. Kolonel ini adalah perwira berpangkat tertinggi yang pernah dibunuh pasukan NPA dalam 10 tahun terakhir. Gerakan pemberontak, yang pimpinannya tinggal di Belanda, meningkatkan jumlah serangan beberapa minggu terakhir, karena banyak pasukan Filipina yang ditugaskan ke wilayah Selatan untuk memberantas para pemberontak muslim. NPA sudah 30 tahun memperjuangkan negara komunis di Filipina Utara. * POLISI AUSTRALIA MENANGKAP TERTUDUH PEMBAKAR PESANGGRAHAN ANAK MUDA Polisi Australia menahan seorang pria yang dituduh membakar pesanggrahan anak-anak muda, yang menewaskan lima belas orang minggu lalu. Polisi terpaksa menembak tangan pria tersebut, karena ia mengancam dengan pisau. Pria berusia 37 tahun ini dikenal cukup berbahaya dan menderita gangguan jiwa. Pagi hari sebelum kebakaran terjadi banyak saksi mata yang melihatnya lari dari pesanggrahan tersebut, dan satu mingu sebelumnya ia dipaksa keluar dari pesanggrahan ini karena tidak membayar. * PERTEMPURAN BARU DI CHECHNYA Menurut berita resmi pemerintah Moskow, dalam pertempuran terbaru di Chechnya, 12 tentara Rusia tewas dan delapan lainnya cedera. Sementara di pihak lain sedikitnya 80 orang pemberontak tewas. Berita ini dibantah pihak pemberontak Chechnya, dan menyatakan lebih dari 100 tentara Rusia tewas dalam pertempuran. Insiden terakhir terjadi di dekat Serzjem-Joert di Chechnya Tenggara. Sebuah konvoi satuan khusus tentara Rusia dihadang 200 pemberontak. Menurut juru bicara pihak pemberontak serangan ini adalah balasan dari pernyataan seorang jenderal Rusia, bahwa perang Chechnya dianggap sudah berakhir. * MANTAN PEMBAJAK KEMBALI KE JEPANG Seorang bekas pembajak pesawat terbang kembali ke Jepang setelah 30 tahun. Yoshimi Tanaka, yang berusia 51 tahun, adalah anggota gerakan teroris Tentara Merah Jepang. Tanaka tiba di bandara ibukota Tokyo setelah ditahan di Bangkok. Ia dituduh membajak pesawat milik perusahaan penerbangan Japan Airlines tahun 1970. Setelah pembajakan berakhir Tanaka mendapat suaka politik di Korea Utara. * POLISI TURKI TERBUKTI MELAKUKAN PENGANIAYAAN Mahkamah Eropa bidang hak asasi manusia memutuskan Turki terbukti bersalah menganiaya dua orang pria, yang sebelumnya ditahan polisi. Salah seorang diantaranya tewas akibat penganiayaan tersebut. Mahkamah Eropa berpendapat Turki bersalah melanggar Konvensi hak Asasi Manusia Eropa. Pelanggarana ini dilakukan tahun 1992. Kedua pria tersebut ditahan secara terpisah karena dituduh membantu gerekan perlawanan Kurdi PKK. Salah satunya meninggal dunia akibat penganiayaan sementara lainnya menderita cedera otak berat, yang menyebabkan ia lumpuh hingga sekarang. * PELBAGAI KELOMPOK MULAI PASANG KUDA-KUDA MENJELANG SU MPR Dua bulan menjelang Sidang Umum MPR, Jakarta kini mulai diramaikan dengan munculnya pelbagai kelompok, ada yang pro Gus Dur, yang anti dan, kelompok ketiga, yang tidak memihak keduanya. Adakah Tutut dan kelompok Cendana juga aktif? Lalu bagaimana sikap Gus Dur terhadap mereka? Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta: Kalau bagi pihak yang memerintah saat ini keadaannya normal-normal saja, maka bagi mereka yang sudah tidak berkuasa lagi, seperti kelompok Habibie, Wiranto, Ginandjar dan bahkan Prabowo, suhu politik di Indonesia sedang meningkat. Bagi mereka sekarang "setiap detik berarti". Dan sama seperti pada bulan Mei dua tahun lalu, "suatu situasi vacuum kekuasaan bisa terjadi setiap saat". Maka mereka pun mulai pasang kuda-kuda. Sejak Selasa lalu, Partai Demokrasi Rakyat yang dibina Adi Sasono, Cacuk serta Denci alias Djumhur Hidayat mulai unjuk gigi. Denci mengerahkan massa buruhnya ke gedung DPR RI dan, sebagaimana sudah direncanakan, Ketua DPR Akbar Tandjung menyambut mereka. Bidak-bidak memang mulai digerakkan dalam percaturan politik nasional. Maka tidaklah mengherankan jika sejak kemarin beredar berita bahwa Cacuk akan dikeluarkan dari BPPN. "Cara terbaik untuk membungkam Adi Sasono mantan menterinya Habibie adalah dengan mencopot Cacuk, tokoh utama PDR, dari BPPN", kata seorang tokoh NU Jakarta Raya. PDRnya Adi Sasono dan Cacuk dinilai punya akar rumput yang luas di kalangan rakyat bawah di Jawa Barat dan Jakarta. Termasuk di kalangan guru yang beberapa bulan lalu giat berdemonstrasi menggoyang Jakarta. Cacuk pun oleh kalangan NU tertentu dicurigai diam-diam telah membuka peran Gus Im, adiknya Gus Dur, di BPPN. Akibatnya citra Gus Dur sempat buram. Memang meningkatnya barometer politik sekarang ini ditandai pula oleh intensitas gerakan elit politik. Mereka bergerak memanfaatkan momentum pada saat posisi Gus Dur, dalam anggapan mereka, mulai melemah. Saat ini nampak jelas ada kelompok-kelompok yang berupaya merebut kekuasaan. "Kalau bukan bulan Agustus, kapan lagi", kata seorang mantan aktivis ICMI. "Kita harus bergerak habis-habisan pada bulan Agustus ini", tambahnya pula. Bahkan seorang pemimpin Ormas Islam berkata: "Saya bersedia menjual rumah saya yang seharga satu milyar rupiah asal saja Wiranto bisa berperan kembali". Sementara itu kelompok NU dan PKB yang berkuasa, mencoba bertahan. Yang lain lagi, seperti kelompok politik Amir Daulay, Agus Lenon Santoso dan Mulyana berusaha memanfaatkan situasi dengan memembentuk Kelompok Ketiga. Kelompok ini, katanya, tidak berpihak pada kelompok Gus Dur-Mega maupun Amien-Akbar-Ginandjar. Maka tampaknya tiga kelompok besar inilah yang saat ini sedang giat-giatnya menyusun strategi besar menjelang Sidang Umum MPR Agustus mendatang. Namun kelompok persekutuan Cendana yang terdiri dari Tutut, Hartono, Wiranto dan Fuad Bawazier serta sementara ex ajudan yang masih aktif di TNI, tidak boleh diremehkan begitu saja. Buktinya permainan mereka di Maluku, Poso dan Aceh sangat berhasil. Soalnya kekuatan dukungan dana mereka yang amat besar serta jaringan mereka ke kalangan militer, mahasiswa, ormas dan partai-partai cukup kuat. Bahwa kelompok-kelompok ini sedang giat-giatnya menyusun strategi dan taktik dapat dilihat dari kesibukan mereka pergi ke sana ke mari. Megawati, Akbar, Matori, Amien Rais serta Wiranto dan Fuad Bawazier pekan-pekan terakhir dilaporkan sibuk mengadakan pelbagai pertemuan. Keinginan mereka tidak sulit ditebak: bagaimana menurunkan Gus Dur atau setidak-tidaknya mengurangi kekuasaannya. Ke mana-mana mereka bercerita bagaimana Gus Dur begitu cepat membiarkan anak buahnya melakukan KKN, sementara kasus-kasus KKN yang lama belum juga dituntaskan. Kasus Soeharto, misalnya, tak kunjung tuntas juga, sedangkan orang-orang dekat Gus Dur sendiri sudah rajin meminta bantuan keuangan dari Tutut dan sejenisnya. Di samping itu konflik di daerah masih terus bergejolak. Perekonomian tetap macet dan rupiah terus melemah. Tetapi elit politik ini sepenuhnya sadar, tidak mudah menggeser Gus Dur. Mereka pun tahu persis bahwa banyak di antara pendukung Megawati, Wiranto, Akbar dan Amien Rais yang diam-diam menemui Gus Dur atau asisten-asistennya. Selain meminta maaf, para pendukung interpelasi ini sekaligus melaporkan permainan machiavellistik pemimpin mereka. Termasuk kegiatan orang-orang PKB semacam Matori Abdul Djalil yang diam-diam punya peran ganda dan terus berunding dengan Mega cs. Bulan Agustus saat SU MPR digelar, tepatnya pada tanggal 16 Agustus, tinggal dua bulan lagi. Maka seharusnya sebagaimana pada saat Soeharto berkuasa, sudah harus ada konsensus di antara para pemimpin politik. Namun hingga pekan ini belum ada kata sepakat di antara pemimpin partai serta TNI-Polri. Utamanya dalam menyikapi SU MPR nanti. Masing-masing pihak masih melakukan lobby dan manuver yang sering merugikan masyarakat. Ini bisa dilihat pada perkembangan di Ambon, Maluku Utara, Poso, Medan dan bahkan pada peristiwa Glodok, Jakarta, serta pada penyerbuan kantor Komnas Ham baru-baru ini. Menjatuhkan Gus Dur di SU MPR melalui impeachment karena dianggap gagal menjalankan tugasnya, nampaknya sudah sulit. Tetapi kemungkinan untuk mempertahankan duet Gus Dur-Megawati sambil mengurangi peran Gus Dur, masih saja dapat dilakukan. Maka para penentang Gus Dur kini berupaya mendesak adanya reshuffle kabinet. Desakan ini dilakukan melalui Megawati. Tetapi Gus Dur sudah membantah kemungkinan reshuffle itu. Anehnya ketika berada di Amerika belum lama ini, menurut suatu sumber, Gus Dur membenarkan bahwa suatu perombakan kabinet sebelum bulan Agustus sulit terelakkan. Bahkan sebelum berangkat ke luar negeri Gus Dur konon sempat menugaskan dua orang untuk menyusun draft kabinet yang akan diumumkan bulan Juli. Tetapi bisa saja justru karena desakan Megawati, Gus Dur mengurungkan niatnya. Berbagai draft kabinet pun kini mulai beredar. Dan ini jelas akan memperkuat posisi Gus Dur karena "demam menteri" ini juga melanda kelompok-kelompok lawannya. Megawati dan Akbar Tandjung secara resmi sudah menyatakan akan mempersilakan Gus Dur menyusun kabinetnya sendiri. Soal perampingan kabinet pun semua sudah sepakat. Menurut sumber-sumber Sekneg, bidang Politik dan Keamanan akan berada langsung di bawah Presiden. Sedangkan Kesra dirangkap Wapres. Kursi Mendagri akan diberikan kepada Golkar, yang kemungkinan besar akan dijabat oleh Marzuki Darusman. Supaya lebih independen jabatan Jaksa Agung akan diberikan kepada orang non-partai yang profesional. Dan meski Sarwono Kusumaatmadja akan dipertahankan, departemennya akan dibubarkan, karena selama ini tidak menghasilkan apa-apa, kecuali ide menjual pulau-pulau. Departemen Kehutanan, Perkebunanan dan Pertanian akan disatukan. Tetapi Nurmahmudi yang sudah bukan orang partai lagi akan digeser. Luhut Panjaitan akan tetap dipertahankan di Deperindag tetapi disatukan dengan Koperasi. Menteri Negara BUMN akan dihapuskan dan jabatan bagi Rozy Munir belum ditentukan. Rozy Munir dinilai terlampau lemah terhadap pelbagai permintaan orang-orang NU dan keluarga Gus Dur, sehingga dapat merusak citra Gus Dur. Menteri Keuangan tetap akan merupakan jatah kalangan Amien Rais. Namun sebagaimana diberitakan semula meski BPPN tetap dipertahankan tetapi posisi Cacuk Sudaryanto sudah sampai di ujung tanduk, kecuali partainya berhenti menggoyang-goyang Gus Dur dan melepaskan ide Kelompok Ketiganya. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. --------------------------------------------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 29 Jun 2000 jam 06:32:33 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
