---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Media Indonesia, 28 Juni 2000 Kebijakan Pertahanan Australia Ditinjau JAKARTA (Media): Pemerintah Australia kemarin mengumumkan langkah terobosan di bidang pertahanan. Untuk pertama kalinya dalam satu dasawarsa, negeri Kanguru itu melemparkan rencana peninjauan ulang kebijakan pertahanannya kepada masyarakat sebelum dieksekusi. Sementara menyangkut kepentingan strategis yang berhubungan dengan Timor Timur diakui telah dikonsultasikan dengan pemerintah Indonesia. "Langkah konsultasi itu perlu, sebagai upaya transparansi, sehingga tidak menimbulkan `salah pengertian` dari negara tetangga terdekat kami," kata Atase Militer Australia di Jakarta, Brigjen Brian Millen kepada wartawan, kemarin. Upaya konsultasi yang dilakukan dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Departemen Pertahanan RI, dan Departemen Luar Negeri itu dianggap penting di tengah memburuknya hubungan kedua negara akibat persoalan Timtim. "Kami menyadari persoalan Timtim merupakan hal sensitif bagi kedua negara. Karenanya, kami hanya mencantumkan hal-hal yang strategis menyangkut Timtim. Hanya tiga kali kata Timtim disebut di situ," jelas Millen. Dalam naskah diskusi umum berjudul `Australian Defence Review 2000-Angkatan Bersenjata di Masa Depan` setebal 80 halaman itu, Departemen Pertahanan Australia memang hanya tiga kali mencantumkan kata Timtim. Yakni, dalam topik kepentingan strategis di luar pertahanan wilayah. Disebutkan, kepentingan strategis paling dekat ada dalam busur kepulauan yang merentang dari Indonesia dan Timtim, melalui PNG hingga kepulauan Pasifik barat daya. Lainnya, menyangkut kemampuan darat Brigade ke-7 Australia. "Akhir-akhir ini pemerintah meningkatkan kesiapan salah satu batalyon itu untuk menopang komitmen kami di Timtim." Sedangkan kata Timtim lainnya, disebut dalam topik anggaran. "Dengan mengesampingkan pendanaan sementara untuk pengiriman pasukan di Timtim, pemerintah akan membelanjakan sekitar Aus$13 miliar untuk anggaran pertahanan 2000-2001." Menurut Millen, penetapan kebijakan kekuatan pertahanan baru menyongsong milenium ini akan disahkan setelah mendapat masukan dari masyarakat Australia, baik yang ada di dalam negeri ataupun di luar. Menyinggung soal masa depan Timtim, Greg Moriaty, konsul bidang politik Kedubes Australia, mengatakan bahwa tanpa peran Indonesia hal itu mustahil dapat tercapai. "Karenanya, Australia selalu menghargai peran yang diambil Indonesia," ujarnya. (Mhj/X-3) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 29 Jun 2000 jam 09:30:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
