----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Batal, Dialog Lanjutan Pimpinan Dewan-Demonstran

Serambi-Banda Aceh
Ketua DPRD Tingkat I Aceh, Drs Muhammad Yus, Rabu kemarin dilaporkan
membatalkan dialog lanjutan dengan para demonstran yang menghendaki lembaga
dewan itu dibubarkan. Alasan penolakan itu karena utusan yang datang lebih
ramai dari pada jumlah yang diundang.
Alfian, salah seorang aktivis yang dihubungi Serambi tadi malam membenarkan
dialog antara pihak-pihak yang menuntut pembubaran DPRD dengan kalangan
pimpinan dewan yang seyogyanya berlangsung kemarin batal. Ia sendiri mengaku
kecewa dengan penolakan dialog oleh pimpinan dewan.
Alfian juga membenarkan, alasan pihak dewan menolak dialog karena menurut
mereka jumlah yang datang lebih banyak dari yang diundang. Namun menurut
Alfian, sebelum berangkat, mereka terlebih melakukan rapat sesama aktivis
yang akhirnya disepakati yang datang 25 orang terdiri mahasiswa dan
masyarakat.
"Kami juga sepakat hanya beberapa orang saja yang berbicara dalam forum.
Lagi pula mana mungkin kami terlalu membatasi jumlah yang datang karena yang
kami bawa adalah aspirasi masyarakat Aceh. Seharusnya Abu Yus bisa memahami
itu. Bukannya langsung membatalkan dialog," ujar Alfian.
Ketua DPRD Tk I Aceh, Drs Muhammad Yus yang ditanyai Serambi secara terpisah
kemarin mengatakan, sebenarnya dewan sudah bersedia menampung aspirasi dari
para demonstran. Bahkan dewan bermaksud agar pertemuan itu bisa berlangsung
di DPRD dengan cara mengundang mereka.
Namun, kata Muhammad Yus, antara dewan dengan para demonstran belum ada
titik temu untuk berbicara lebih jauh. Karena, para wakil/utusan demonstran
yang jumlahnya melebihi yang diundang itu, ngotot agar pimpinan dewan
membuat pernyataan yang menyatakan DPRD bubar. Setelah itu dinyatakan,
barulah dialog dan pembicaraan dimulai. "Jika tidak seperti itu, para
demonstran tidak mau dialog," kata Abu Yus.
Kemudian, para utusan para demonstran pulang setelah pimpinan dan anggota
dewan memberi pengertian bahwa DPRD adalah institusi/lembaga milik negara.
Karena itu, pembubarannya harus mengikuti aturan dan mekanisme.(yed/n/ant)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 30 Jun 2000 jam 11:40:02 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke