---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Harian Analisa Online, Senin, 3 Juli 2000 Polri Siap Amankan Penyaluran Bantuan Kemanusiaan di Aceh Banda Aceh, (Analisa) Kapolda Aceh Kolonel Pol Drs Sumantyawan HS menegaskan, Polri siap memberikan pengamanan bagi penyaluran bantuan kemanusiaan yang disalurkan oleh pihak komite bersama aksi kemanusiaan sampai ke tujuan. Hal ini dilakukan karena Polri menghormati apa yang telah di sepakati dalam Joit of Understanding (JoU), dimana Polri akan memberikan bantuan dalam bentuk pengamanan demi kelancaran dan ketertiban penyampaian bantuan kemanusiaan kepada yang berhak menerimanya secara utuh. Penegasan itu disampaikan Kapolda Aceh Kolonel Pol D Sumantyawan HS kepada wartawan, Sabtu (1/7) di sela-sela acara syukuran peringatan HUT Bhayangkara ke 54 yang dipusatkan di Markas Brimob Jeulingke, Banda Aceh. Ketika disinggung masih banyaknya brikade di jalan yang di pasang di depan Polres dan Polsek di daerah-daerah tingkat II, menurut Kapolda pihaknya sudah mulai menertibkan hal ini. Bahkan ada yang sudah hilang sama sekali. Ini dilakukan berdasarkan kesepakatan dalam Komite Bersama Modalitas Keamanan (KBMK) dimana brikade tersebut harus dihilangkan. "Kita sudah mulai menertibkan brikade di jalanan. Hal ini sudah jauh hari dilakukan, bahkan mungkin sudah hilang sama sekali", ujar Kapolda. Dikatakannya, latar belakang dibentuknya brikade-brikade di jalan terutama di depan Polres dan Polsek-Polsek di daerah dikarenakan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya serangan dari Gerombolan Bersenjata Pengacau Keamanan (GBPK) yang di lakukan dari jalan raya. Diharapkan dengan telah ditertibkannya brikade ini jangan ada lagi penyerangan-penyerangan kepada pos- pos kepolisian. Dalam menyikapi kondisi Aceh yang masih belum begitu kondusif, Polri tetap menjalankan tugasnya sebagai alat negara penegak hukum, sebagai penanggung jawab keamanan di dalam negeri. Untuk itu dalam mengimplimentasikan tugas pokok Polri tersebut dilakukan kegiatan rutin maupun operasional. Kegiatan ini bersifat pencegahan atau tindakan sesuai ketentuan hukum. "Pada prinsipnya kita tetap pada tugas pokok sebagai alat negara dalam penegakan hukum dan penanggungjawab keamanan", tegas Kapolda. Sementara itu wakil delegasi RI di KBMK, Kolonel Pol Drs Ridwan Karim membenarkan bahwa pembentukan brikade di jalanan tidak dibenarkan, namun hal itu dapat dilakukan bila demi kepentingan hukum. Sedangkan berdasarkan pantauan dari Tim Monitoring Modalitas Keamanan (TMMK) di beberapa daerah tingkat II mulai dari Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Aceh Jeumpa (Bireuen), Aceh Utara dan Aceh timur sejak 22-27 Juni lalu, masih ditemukan banyak brikade yang dipasang di jalan- jalan di depan Polres dan Polsek. Menurut juru bicara TMMK Otto Syamsuddin Ishak, sebagian besar pos polisi di daerah masih terpasang brikade. Dari pantauan TMKK selama 6 hari di daerah-daerah tersebut hanya di Mapolsek Pidie dan Makoramil Gandapura (Aceh Jeumpa) yang tidak ada lagi brikade. (irn) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 4 Jul 2000 jam 07:20:33 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
