---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 4 Juli 2000 ORGANISASI GEREJA DUKUNG UPAYA REKONSILIASI PERTIKAIAN POSO Palu, 4/7 (ANTARA) - Dua organisasi kristen di Sulawesi Tengah, BAMAG (Badan Musyawarah Antar-Gereja) dan FKAG (Forum Komunikasi Antar-Gereja (FKAG), menyatakan mendukung sepenuhnya upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bertikai di Kabupaten Poso yang disponsori Pemda Propinsi. "Kami menyambut baik sekaligus mendukung sepenuhnya pembentukan tim rekonsiliasi itu sebab langkah ini mempercepat penyelesaian kasus Poso," kata Ketua BAMAG Sulteng, Jonny Soriton dan Ketua FKAG setempat Pdt. WJ Bangguna yang dihubungi ANTARA secara terpisah di Palu, Selasa. Sebelumnya, Gubernur Sulteng HB Paliudju mengatakan pihaknya telah membentuk tim rekonsiliasi kasus pertikaian Poso. Tim diketua Wagub Kiesman Abdullah dan beranggotakan pimpinan instansi terkait, pemuka agama, dan toko masyarakat itu, mulai bekerja minggu pertama Juli. Soriton yang Notaris terkenal di Palu itu menilai pembentukan tim rekonsiliasi ini sangat tepat, guna mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan pertikaian berkepanjangan antar-dua kelompok (Kristen dan Muslim) yang selama tiga bulan terakhir telah menelan banyak korban jiwa dan kerusakan bangunan. Ia bahkan menyatakan optimismenya bahwa tim rekonsiliasi tersebut bisa mempertemukan tokoh-tokoh dari kedua kelompok bertikai untuk duduk "satu meja" menyelesaikan masalahnya melalui jalan musyawarah. Tapi, katanya, yang terpenting dalam melaksanakan proses perdamaian itu, para personil tim harus bersikap netral dan tidak memihak, agar para tokoh dari kedua kelompok bertikai merasa terayomi sehingga rapat-rapatnya tak berhenti di tengah jalan. Sementara itu, Bangguna mengusulkan agar personil tim rekonsiliasi, selain mengikutsertakan pimpinan eksekutif dan legislatif, juga harus melibatkan pemuka agama (Kristen dan Islam) serta tokoh masyarakat yang memiliki legitimasi dari masyarakat luas. "Melibatkan pemuka agama dan tokoh masyarakat berpengaruh itu sangat penting sebab sikap dan tindakan mereka ini menjadi panutan umat," ujarnya. Bangguna, pimpinan Gereja Pantekosta Indonesia Palu, itu menyarankan sebelum melaksanakan tugas, semua personil tim harus memiliki satu misi yaitu menciptakan perdamaian, bukan sebaliknya memprovokasi kedua kelompok bertikai. Kedua pemuka agama itu juga mengharapkan agar pimpinan gereja, serta para tokoh dan seluruh umat kristiani di Kabupaten Poso mendukung upaya perdamaian yang dilakukan tim rekonsiliasi itu, sebab tanpa partisipasi aktif dari semua pihak sangat sulit menghentikan pertikaian berkepanjangan di daerah itu. Kedua kelompok bertikai, kata mereka, juga harus menyerahkan semuanya senjata yang mereka miliki kepada aparat keamanan, agar upaya perdamaian yang dimediasi tim bisa membuahkan hasil. Sementara itu dari Polres Poso dilaporkan, kondisi keamanan di daerah penghasil kayu hitam (eboni) -- kayu termahal di dunia itu-- kini semakin kondusif, bahkan kegiatan pemerintahan dan roda perekonomian bersangsur-angsur pulih. "Kondisi keamanan di kota Poso dan sekitarnya mulai normal. Tak ada lagi kontak fisik maupun pembakaran oleh massa kurun dua pekan tarakhir, bahkan kegiatan pemerintahan dan pasar mulai terlihat ramai," kata Kapolres Poso, Supt. Drs Djasman Baso Opu yang dihubungi ANTARA melalui saluran telepon, Selasa siang. (U.PLUPK01/PLU03/4/14:15/C) NNNN ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 10 Jul 2000 jam 10:14:04 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
