----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Gubernur Maluku Akan Diganti
Latuconsina Dianggap Gagal?

Gubernur Maluku Saleh Latuconsina yang saat ini menjabat sebagai Penguasa
Darurat Sipil di propinsi Maluku dan Maluku Utara dalam waktu dekat akan
diganti.

SK bagi Gubernur baru telah ditandatangani Presiden Abdurahman Wahid pada
tanggal 1 Juli 2000. Ditunjuk sebagai pengganti Latuconsina, Mayjen (Purn.)
TNI Dunija. Namun Dunija menolak penempatan dirinya tersebut. Demikian
keterangan Ketua Aliansi Rekonsiliasi Untuk Perdamaian di Maluku, Amir
Hamzah, di Jakarta Minggu (9/7).

Karena itu Aliansi Rekonsiliasi Untuk Perdamaian Di Maluku--Aliansi,
mengusulkan kepada Presiden agar mengangkat Laksamana Pertama--Laksma TNI
Djoko Soemaryono yang saat ini menjabat sebagai Komandan Gugus Kemanan
Laut--Guskamal sebagai pejabat Gubernur Maluku.

Adapun pertimbangan penggantian Gubernur Saleh Latuconsina, menurut Aliansi,
karena selama ini bagi warga Maluku, mantan Pangdam XVI/Pattimura, Max
Tamaela dianggap identik dengan kelompok Merah sedangkan Gubernur Maluku
Saleh Latuconsina dianggap identik dengan kelompok Putih. Maka ketika
Pangdam diganti, harus satu paket dengan penggantian Gubernur. Sehingga
tidak menimbulkan ketegangan di daerah yang masih dilanda konflik tersebut.

Pertimbangan lain, lanjutnya, karena kedua orang tersebut selama ini
dianggap sebagai pihak-pihak yang ikut memperkeruh suasana di Maluku.
Mengingat sejak diberlakukannya Darurat Sipil di propinsi Maluku dan Maluku
Utara situasi Maluku belum dapat dikatakan aman. Darurat Sipil sendiri
diberlakukan sejak 27 Juni 2000 dengan Kepres nomor 88/2000.

Sedangkan pertimbangan Aliansi mengusulkan nama Laksma TNI Djoko Soemaryono,
karena dinilai track recordnya dalam menangani konflik di Maluku sejak
Desember 1999 cukup baik. Disamping itu karena konflik Maluku tidak selesai
karena ada keterlibatan TNI di sana. Sebab itu perlu Gubernur di Maluku yang
paham cara-cara militer tanpa memandang dari mana asalnya orang tersebut.

Sementara untuk Saleh Latuconsina yang rencananya akan bertemu Presiden
dalam pekan depan, Aliansi mengharapkan, agar bersedia mengundurkan diri
dari jabatannya dengan rendah hati.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Jul 2000 jam 08:16:01 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke