----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Desy Anwar Sangkal Keluar
Morris Lengser Dari Astaga!com
Reporter: Donny B.U.

detikcom - Jakarta, Jonathan Morris telah lengser dari jabatannya sebagai
CEO Astaga!com. Hal tersebut telah diramalkan sebelumnya oleh Rhenald
Khasali, konsultan manajemen bisnis. Benarkah Astaga!.com dilanda masalah
finansial? Lalu apa kabar Desy Anwar?

Ketika dihubungi oleh detikcom Selasa (11/7/2000), Jonathan Morris menolak
anggapan bahwa pengunduran dirinya sebagai CEO (Chief Executive Officer)
Astaga!.com disebabkan karena dia tidak sukses memimpin situs portal berita
tersebut.

"Pergantian saya memang sudah direncanakan sebelumnya," ujar Morris. Kini
yang menjabat sebagai CEO adalah Andrew Hayek yang sebelumnya menjabat
sebagai CFO (Chief Financial Officer) di situs yang sama. "Dia adalah teman
baik saya," tambah Morris dengan nada datar. Hingga berita ini diturunkan
detikcom belum berhasil menghubungi Andrew Hayek.

Akan kemanakah Morris sesudah ini? "Saya akan mengerjakan proyek lain,
tetapi tidak ada kaitannya lagi dengan Batavia Investment (investor yang
mendanai Indonesia Online, induk perusahaan Astaga!com). Morris menegaskan
bahwa Astaga!com akan tetap melaksanakan IPO (initial public offering /
penawaran saham perdana) sesuai jadwal, tetapi tidak dijelaskan kapan
tepatnya.

Tampaknya strategi yang diambil oleh manajemen Batavia Investment untuk
melengserkan eksekutif papan atas Astaga!com sudah dapat diramalkan
sebelumnya. Dengan jatuhnya serangkaian saham dotcom di bursa saham Nasdaq,
mengakibatkan ditunda atau direvisinya pelaksanaan IPO. Investor yang biasa
jor-joran mendanai situs-situs startup di kawasan Asia mulai berhati-hati
dalam mengeluarkan uangnya.

Benarkah lengsernya Morris karena dibawah manajemen dia Astaga!com malah
mengalami krisis finansial? "Hal tersebut tidak benar. Buktinya page views
situs Astaga!com jumlahnya 680 ribu per hari," tandas Morris. Sekedar
informasi, Astaga!com pada permulaan berdirinya telah mengeluarkan dana awal
hingga sebesar US$ 7,5 juta.

"Hal tersebut sudah dapat diramalkan sebelumnya. Saya pernah mewanti-wanti
pelaku bisnis dotcom di Indonesia tanpa terkecuali, bahwa apabila hanya
sebuah perusahaan hanya mengandalkan dari investor dan IPO, maka itulah yang
disebut dengan 'bubble', suatu saat bisa meledak," ujar Rhenald Khasali,
konsultan manajemen bisnis kepada detikcom.

Menurut Rhenald, langkah mundurnya eksekutif papan dari Astaga!com merupakan
hal yang memang sudah sewajarnya apabila ditilik dari manajemen bisnis.
Rhenald menggambarkan bahwa di Amerika hal tersebut sangatlah lumrah.
"Mereka tidak pakai hati. Apabila ada eksekutif yang dinilai tidak berhasil,
maka eksekutif tersebut dipersilakan mundur," tandas Rhenald

Lalu bagaimana dengan kabar Desy Anwar, Executive Producer Astaga!com? "Saya
baik-baik saja, belum lama berselang saya pergi ke Portugal membawa misi
kunjungan persahabatan dari Indonesia", ujar Desy saat dihubungi oleh
detikcom melalui ponsel.

Benarkah Desy telah mengundurkan diri atau keluar dari Astaga!com? "Wah
tidak benar itu. Saya sih tidak memiliki keperluan untuk mengundurkan diri",
ujar Desy. "Saya mengambil cuti sekitar sebulan lalu, sehingga saya kurang
mengikuti perkembangan yang terjadi," tambah dia.

Desy yang ketika dihubungi oleh detikcom sedang beristirahat dirumahnya
seelah bepergian dari luar kota tidak mau menjawab pertanyaan yang berkaitan
dengan manajemen finansial Astaga!com dan Indonesia Online. "Kamu lebih baik
tanya saja langsung ke investornya. Mereka khan yang punya dana", ujar Desy
menutup perbincangan.

Perihal cutinya Desy memang dibenarkan oleh salah satu staf Astaga!com.
Ketika detikcom sebelumnya mencoba mencari Desy di kantornya di kawasan TB
Simatupang Jakarta Selatan, dijawab oleh sekretarisnya bahwa Desy sedang
mengambil cuti.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Jul 2000 jam 12:08:36 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke