---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- PABRIK TOMMY SOEHARTO DIBOM LHOKSEUMAWE, (MeunaSAH, 12/7/2000). Menyusul pemboman kantor Kejaksaan Agung yang diduga melibatkan sejumlah pengawal pribadi Tommy Soeharto, Pabrik bahan kimia PT Humpuss Aromatic, milik anak mantan ditaktor itu di kawasan Blang Lancang, Kecamatan Muara Dua, Aceh Utara, Selasa (11/7) subuh, dibom kelompok tak dikenal. Pemboman itu mengakibatkan dua tanki bahan bakar minyak (BBM) meledak dan terbakar habis. Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat insiden itu aktivitas pabrik tersebut untuk sementara dihentikan. Peristiwa yang ditandai dengan tiga suara dentuman keras yang terdengar hingga radius lima kilometer itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB subuh. Kobaran api dan kepulan asap hitam yang membubung ke udara baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB setelah belasan armada pemadam kebakaran yang tergabung dalam Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (TPKD) Aceh Utara turun ke lokasi. Sejauh ini pihak kepolisian belum berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku peledakan termasuk jenis bahan peledak yang digunakan. Namun, Kapolres Aceh Utara Superintendent Drs Syafei Aksal yang didampingi Perwira Penghubung Penerangan, Senior Inspektur Drs AM Kamal, menduga pelaku masuk ke lokasi pabrik untuk memasang bahan peledak lewat bagian belakang lokasi pabrik. Itu terindentifikasi dari pagar yang robek akibat bekas digunting. Berdasar informasi saksi mata, Kapolres juga menduga bahwa bahan peledak yang meluluhlantakkan dua tanki BBM itu jenisnya berbeda antara satu dengan lainnya. "Suara ledakan pertama, kedua, dan ketiga saling berlainan," ujat Kapolres. Dua tanki ukuran besar yang musnah terbakar setelah sebelumnya meledak, menurut Kapolres, masing-masing nomor enam yang berisikan solar dan nomor delapan berisi minyak tanah. Suara ledakan kedua tanki BBM tersebut, dilaporkan, terdengar hingga radius lima kilometer. Kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp 35 milyar. Lokasi pabrik PT Humpus Aromatic yang menjadi sasaran peledakan, kemarin subuh, terletak sekitar 300 meter dari pemukiman penduduk dan sebuah pos Satgas aparat keamanan. Berkaitan dengan peristiwa itu, Wakil Panglima AGAM Wilayah Pase, Tgk Sofyan Daud membantah pihak GAM yang melakukan. Karena itu GAM tidak bertanggungjawab atas peristiwa tersebut. "GAM juga akan ikut mencari pelakunya," kata Tgk Sofyan Daud. Menurut keterangan dari unsur manajemen PT Humpuss Aromatic, kedua tanki yang meledak itu berkapasitas 8.000 M3. Pada saat meledak, dikabarkan, isi tanki itu hanya sepertiga kapasitas. Selain dua tanki, di lokasi pabrik tersebut juga terdapat 12 tanki BBM lainnya. Termasuk satu unit tabung LPG raksasa. Namun, tanki-tanki lainnya selamat dari sasaran peledakan. Kedua unit tanki yang terbakar berada di dekat lepas pantai selat Malaka. Seluruh isinya yang berwarna hitam tumpah ke daerah sekitarnya. Namun, ledakan tersebut tidak mempengaruhi temperatur LPG yang berada dalam tabung raksasa yang letaknya hanya terpaut jarak 20-25 meter dari tanki yang terbakar. Pada saat dua tanki itu terbakar, tabung raksasa LPG disiram air untuk pendinginan secara terus menerus guna mencegah naiknya temperatur. Jika temperatur naik, maka LPG itu akan meledak dan kekuatan ledaknya sangat dahsyat. "Kalau terjadi, itu bisa seperti granat raksasa. Dampaknya pun tidak dapat kita bayangkan, karena lokasi kilang kita ini sangat dekat dengan kilang LNG PT Arun yang juga memproduksi LNG dan LPG dalam jumlah sangat besar," ungkap sumber itu. Disebutkan, pabrik yang mulai dioperasikan tiga tahun lalu, itu telah mengapalkan 100 kali lebih produksinya. Warga yang tinggal di sekitar lokasi pabrik Aromatic sempat panik dan mengemas-ngemas barangnya untuk menyelamatkan diri. Sebulan sebelum peristiwa ini, kilang Aromatic juga sempat menjadi sasaran penggranatan kelompok tak dikenal namun tidak sampai menimbulkan kerusakan serius seperti kejadian kemarin. *** - -------------------------------------------------- SiaR WEBSITE: http://lawpc42.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Jul 2000 jam 11:43:37 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
