----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Amien Rais: 90% SU MPR takkan ''Impeach'' Gus Dur

Senin, 17 Juli 2000
Jakarta (Bali Post) -

Ketua MPR Amien Rais yakin 90 persen agenda Sidang Umum Tahunan MPR
mendatang tidak mengarah pada impeachment terhadap Gus Dur. Hal itu,
menurutnya, terlihat dari seruan yang disampaikan seluruh fraksi di MPR.
Apalagi, lanjut Amien usai deklarasi fraksi-fraksi MPR di Libra Room, Hotel
Hilton Jakarta, Minggu (16/7) malam kemarin, agenda Sidang Umum Tahunan MPR
bukan agenda pertanggungjawaban Gus Dur, tetapi hanya progress report Gus
Dur selama sembilan bulan menjadi presiden. Progress report itu, katanya,
meliputi ekonomi, politik, hukum dan sebagainya.

Pada kesempatan itu, Amien kembali menegaskan apa yang dikhawatirkan
masyarakat bahwa dalam sidang tahunan nanti akan ada impeachment, sembilan
puluh persen yakin itu tidak akan terjadi. ''Saya kira aman-aman saja,''
tandasnya. Menurutnya, dalam Sidang Tahunan MPR, presiden hanya memberikan
laporan kemajuan (progress report) selama sembilan bulan menjadi presiden.
Nantinya, fraksi-fraksi memberikan nilai. ''Saya kira nilai apa pun sifatnya
korektif, sifatnya memperbaiki,'' katanya. Ia pun mengimbau agar media massa
tidak membuat ''gelap suasana''. Sebab, kalau itu dilakukan, suasana akan
menjadi gelap beneran.

Ditanya bagaimana kalau nilai laporan Gus Dur banyak merahnya? Amien
mengatakan, ibarat guru yang baik tentu tidak langsung men-DO muridnya. Akan
tetapi, katanya, Gus Dur akan diberi kesempatan untuk memperbaiki rapornya.

Rujuk Nasional

Ruang Libra di Executif Club Hotel Hilton Jakarta tadi malam bak tempat
rujuk nasional. Seluruh pimpinan fraksi MPR-RI mem buat kesepakatan bersama
menjelang SU Tahunan Agustus mendatang.

''Pelaksanaan Sidang Umum Tahunan MPR Agustus 200 adalah wahana
konstitusional yang dimaksudkan untuk memperdalam makna kebersa maan dan
kerja sama antara semua lembaga penyelenggara negara dan seluruh komponen
bangsa dalam mengatasi krisis di berbagai bidang yang melanda bangsa, dalam
tempo yang sesingkat-singkatnya,'' kata Ketua F-PDI Perjuangan MPR Soetjipto
yang bertugas membaca kan pernyataan sikap.

Selain Soetjipto, yang menandatangani deklarasi tersebut, Ketua F-PG Fahmi
Idris, F-PP Ahmad Karmani, F-KB KH Yusuf Muhammad, F-Reformasi AM Luthfi,
Sekretaris F-BB Hamdan Zoelva, Ketua F-KKI Sutradara Gintings, F-PDU Asnwai
Latief, F-PDKB Manasse Malo, Ketua F-TNI/Polri Hari Sabarno dan F-UG Marzuki
Usman.

Deklarasi pimpinan fraksi-fraksi MPR itu juga disaksikan pimpinan parpol
masing-masing, di antaranya Ketua Umum PAN Amien Rais, Ketua Umum Partai
Golkar Akbar Tandjung, Ketua Umum PKB Matori Abdul Djalil, Ketua PDI
Perjuangan Arifin Panigoro dan sejumlah pimpinan parpol lainnya. Dalam
deklarasi itu juga disepakati, perbedaan penda pat dan pandangan sama sekali
tidak mengurangi komitmen untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,
keutuhan wilayah dan kedaulatan negara kesatuan RI.

Pimpinan fraksi-fraksi menyerukan agar dalam melakukan kegiatan politik
selalu dilandaskan pada kepentingan rakyat dan negara di atas kepentingan
golongan, kelompok maupun perorangan. Juga diimbau agar semua pihak
menghindarkan diri dari tindakan anarkis, tirani massa dan kekerasan politik
dalam SU Tahunan Agustus nanti. Ditanya mengapa pimpinan fraksi tidak
mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak akan menjatuhkan Presiden KH
Abdurrahman Wahid dalam Sidang Tahunan MPR nanti, Fahmi Idris mengatakan,
itu tidak diagendakan dalam pertemuan.

Sementara itu, Sutradara Gintings mengatakan, terjadinya perbe daan dalam
masyarakat bukan berarti terjadi permusuhan. Akan tetapi, itu memang harus
terjadi kalau bangsa ini mau membangun demokrasi. Hal yang sama juga
diungkapkan Ketua Umum PAN Amien Rais.

Kerja Sama Konsep

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Bulan Bintang (F-BB) MPR Darmansyah
Husein kepada pers di di sela-sela Mulad ke-2 Partai Bulan Bintang (PBB) di
Tasikmalaya, Jawa Barat mengatakan, rencana pertemuan itu sudah digagas
cukup lama untuk menyatukan visi menghadapi tantangan bangsa ke depan,
termasuk menghadapi Sidang Tahunan MPR mendatang. Menurutnya, kompromi dalam
pertemuan itu juga digagas untuk menggalang kerja sama konsep dan aksi untuk
memperbaiki kondisi ekonomi nasional.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra seusai pidato Milad ke-2 PBB mengatakan,
kompromi itu dilakukan untuk mendorong penyelesaian yang dihadapi bangsa. Ia
menampik anggapan kompromi dan pertemuan itu untuk menjamin agar Gus Dur
tidak dijatuhkan pada Sidang Tahunan MPR mendatang. ''Ini tidak ada
kaitannya dengan Gus Dur dan hak interpelasi,'' katanya.

Interpelasi itu, lanjutnya, tidak bisa menjatuhkan Gus Dur, karena persoalan
yang dijadikan alasan adalah penggantian dua menteri. Jadi bukan menyangkut
UUD 45 dan GBHN.

Untuk itu, harus dipisahkan antara kompromi pimpinan fraksi dengan persoalan
yang dihadapi Gus Dur berkaitan dengan interpelasi, karena pertemuan itu
untuk mencari solusi bagi eksistensi bangsa. Selain itu, menurut Yusril,
pertemuan kompromi juga untuk menjamin kelancaran Sidang Tahunan MPR dan
mengantisipasi gejolak yang bisa merugikan bangsa.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Jul 2000 jam 09:10:16 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke